Aliansi Ormas dan LSM se-Kota Bekasi Tolak Radikalisme serta Terorisme

Sulistyo Adhi | Kamis, 13 Juli 2017 | 13:39 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI — Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) dan LSM di Kota Bekasi bersepakat bergabung dalam Aliansi Ormas dan LSM se-Kota Bekasi demi menolak keras paham radikalisme dan terorisme dalam kegiatan temu kangen sekaligus halal bi halal dengan Rukun Warga (RW) 23 Perumahan Century II, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (12/07/2017).

Kegiatan yang digagas oleh Forum Bekasi Rempug (FBR) ini menghasilkan perwujudan sikap dari aliansi Ormas dan LSM dalam mempertahankan keutuhan NKRI dan juga upaya antisipasi terhadap bahaya radikalisme dan terorisme di lingkungan masyarakat.

Tak kurang dari sebelas (11) ormas dan LSM seperti FBR, Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas), Pemuda Pancasila (PP), Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI), Laskar Merah Putih, Somasi, FWB, Topan RI, dan FPMM sanggup duduk bersama dalam payung Aliansi Ormas dan LSM se-Kota Bekasi untuk saling bersinergi dalam menjaga keamanan, kondisifitas dan ketertiban di Kota Bekasi tercinta.

Ketua Korwil FBR Kota Bekasi, Noval Said berharap kedepannya tidak ada lagi istilah kaum pendatang. Karena menurut Noval, istilah tersebut justru menjadi penghalang bagi jalinan silaturahmi dalam menjaga ketertiban dan keamanan yang selama ini telah terbangun di Kota Bekasi.

“Siapa saja yang sudah meminum air di Bekasi berarti dia sudah menjadi orang Bekasi yang harus ikut peduli dan bertanggungjawab dalam ikut menolak paham radikalisme dan terorisme di sekitar kita,” ujar Noval.

Sementara itu masih di tempat yang sama, keberadaan aliansi Ormas dan LSM menurut tokoh masyarakat Marhaban Sigalingging, mampu hadir sebagai kontrol sosial, keamanan dan kenyamanan lingkungan dari pengaruh buruk faham radikalisme dan terorisme.

“Keberadaan dan kehadiran Aliansi Ormas dan LSM se-Kota Bekasi sudah sepatutnya diapresiasi warga demi terciptanya solidaritas dalam menjaga keamanan bersama,” tutur Marhaban yang juga Pemerhati Ormas dan LSM di Kota Bekasi.

Hal senada pun diucapkan oleh Anwar Saddat selaku Ketua Aliansi Ormas dan LSM se-Kota Bekasi, yang berharap agar organisasi yang dipimpinnya dapat terus berkomitmen dalam menolak paham radikalisme dan terorisme di Kota Bekasi.

“Demi menjaga agar keamanan dan ketertiban warga dapat terwujud, diperlukan peran serta aktif seluruh elemen masyarakat. Jadi bukan hanya dari kami saja,” pungkasnya. (Sofie/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar