PPDB Online Gagal, GmnI Bekasi Hadiahkan Disdik Pocong

Sulistyo Adhi | Senin, 17 Juli 2017 | 15:21 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) cabang Bekasi kembali menggelar aksi unjuk rasa menyikapi semrawutnya PPDB Online yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Sebagai penghargaan serta apresiasi atas kegagalan Dinas Pendidikan, GMNI memberikan hadiah berupa “Pocong”.

Aksi yang dilakukan di depan kantor Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Senin (17/7/2017) siang, mengungkapkan kebobrokan sistem dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru. Hadiah pocong menandakan gagalnya Disdik Kota Bekasi dalam menjalankan PPDB Online 2017.

“Pocong ini kami persembahkan untuk Kadisdik Kota Bekasi, Ali Fauzi. PPDB Online memang sudah selesai. Tapi ada kekeliruan pada masalah penambahan Rombel (rombongan belajar),” ujar Ketua GMNI cabang Bekasi, Halasson dalam orasinya.

Halasson berujar bahwa gagalnya PPDB Online 2017 akibat adanya dugaan permainan nakal pejabat di lingkaran Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

“Anggaran 4 miliar rupiah belum keluar, jangan bohongi masyarakat. Disdik banyak pemain-pemain nakal. Terlalu banyak Pejabat saat ini yang hanya mencari untung saja, tidak memikirkan rakyat,” ungkap Halasson.

Kendati begitu, Sekretaris Disdik Kota Bekasi, Inayatullah menampik kekisruhan yang terjadi dan menolak jika PPDB disebut gagal.

“Kalau dikatakan gagal itu juga gagalnya dimana? Ini kan terjadi di tingkat SMA dan SMK Negeri di Kota Bekasi yang sudah menjadi wewenang Pemerintah Provinsi,” kilahnya. (ael/tian)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar