KANTAH Kabupaten Bekasi Gelar Musyawarah Ganti Rugi Pembangunan Jalan Tol Cibitung - Cilincing

Sulistyo Adhi | Selasa, 08 Agustus 2017 | 17:52 WIB

Share Tweet




RAKYATBEKASI.COM, KABUPATEN BEKASI - Kantor Pertanahan (KANTAH/dh Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan bertajuk Musyawarah Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk Tol Cibitung - Cilincing di Kantor Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

"Sebanyak 61 bidang tanah yang dilakukan penilaian dan pemetaan oleh tim independen," kata Kepala Seksi Pengadaan Tanah Kantah Kabupaten Bekasi, Agus Susanto kepada RAKYATBEKASI.COM seusai acara, Selasa (07/08).

Setelah dinilai dan dipetakan, terang Agus, proses selanjutnya adalah validasi data tanah yang tentunya harus sesuai data yang dimiliki oleh Kantah Kabupaten Bekasi.

"Setelah prosesi validasi selesai, maka tahapan terakhir adalah pembayaran," terang Agus.

Dalam proses pembayaran tersebut, kata dia, nama penerima pembayaran tanah haruslah sesuai dengan nama yang tertera di sertifikat.

"Pembayaran akan dilakukan oleh Kejaksaan Negeri setempat dan tidak boleh diwakilkan," tandasnya.

Lebih lanjut Agus membeberkan bahwa penilaian juga sedang dilakukan di sejumlah daerah lain yang bidang tanahnya juga akan digunakan pembangunan jalan tol.

"Pembayaran ganti rugi ini tidaklah mesti berbentuk uang atau saham. Tetapi bisa juga dibayarkan dengan penggantian berbentuk rumah tinggal," bebernya.

Terkait jumlah nominal yang akan diterima dalam pembayaran ganti rugi nanti, Agus mengaku bahwa pihaknya yang akan menjembatani agar harga tanah sesuai dengan harga yang berlaku pada daerah setempat.

"Apabila masyarakat tidak setuju, pembayaran dapat dilakukan penundaan," ucapnya.

Ganti rugi pengadaan tanah untuk jalan tol ini, terangnya, mengacu pada kepentingan bersama dengan pembangunan infrastruktur berupa jalan.

"Hal itu sudah sesuai pada aturan perundang-undangan yang berlaku, dan bila masyarakat tidak cepat mengambil maka uang tersebut akan dinyatakan hangus," terangnya.

Agus pun berharap agar proses ganti rugi pembebasan lahan ini dapat berjalan dengan tertib tanpa ada kendala apapun.

"Untuk kelayakan harga tanah, tim penilai independen yang akan melakukan kajian," tutupnya. (red)


Ikuti Perkembangan Berita ini dalam Topik :

Komentar