rakyat bekasi Ngerti'in Bekasi

Koswara: IMB "Green River City" Bekasi Belum Terbit

Kamis, 26 April 2018 | 07:13 WIB

RAKYATBEKASI.COM, KOTA BEKASI - Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk membuka kembali kasus dugaan penjualan aset Patal Bekasi senilai Rp 160 miliar.

Menurutnya pindah tangannya aset negara ke pihak swasta tersebut angka ecek-ecek dan menyangkut aset milik Negara, sangat mencurigakan aset negara bisa sampai lepas dan berpindah tangan ke swasta, bahkan potensi kerugiannya ditaksir sampai Rp 60 milliar.

"Kami mencurigai, alotnya mega skandal Patal karena melibatkan banyak pihak “penguasa”. Negara seolah kalah di hadapan swasta, ini sangat memalukan, apalagi melihat fakta nama-nama yang sempat menjadi tersangka seperti Dirut PT ISN Leo Pramuka, Direktur Keuangan Widjaja Kresno Brojonegoro dan seorang karyawan bernama Efrizal. Juga tidak dicekal dan tidak ditahan," ujar Jajang.

baca juga: [Bongkar Dugaan Skandal Gratifikasi Patal "Green River City" Bekasi]

Lebih lanjut Jajang meminta Kejagung RI tidak lembek dalam menangani kasus ini, jika perlu usut sampai ke akar. Siapa saja yang terlibat, termasuk pejabat di Pemerintah Kota Bekasi yang juga turut memberikan legal pembangunan serta sport centre kepada PT Artha Bangun Pratama diatas tanah milik PT ISN.

"Padahal saat itu statusnya masih dalam penyidikan Kejagung," imbuhnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi Koswara Hanafi dalam rilisnya, membantah dirinya terlibat dugaan penggelapan lahan dan gratifikasi pembangunan perumahan Green River City yang berlokasi di jalan Agus Salim Bekasi Timur.

Koswara menjelaskan bahwa rekomendasi Siteplan yang dikeluarkan oleh pihaknya bukan merupakan bukti kepemilikan lahan, namun Badan Petanahan Negara (BPN) sebagai lembaga yang berhak mengeluarkan surat administrasi kepemilikan lahan yang sah.

[Dzikron Berkelit Saat Ditanya Dugaan Skandal Gratifikasi Patal "Green River City" Bekasi]

Koswara mengatakan bahwa terbitnya rencana tapak/siteplan (rekomendasi) kawasan Green River City oleh pihaknya berdasarkan rekomendasi-rekomendasi yang sebelumnya telah terbit, seperti;

  1. Seperti rekomendasi TKPRD Nomor 018/Rekom:TKPRD/IV/2012 tanggal 27 April 2012.
  2. Izin lokasi nomor 503/Kep 283/BPPT/VI/2012 tanggal 21 Juni 2012.
  3. Rekomendasi pail banjir No.551.1/750/Dishub/5/2012 tanggal 17 April 2012.
  4. Berita acara AMDAL nomor.660.1/1027/BPLH.AMDAL/VI/2012 tanggal 6 Juni 2012.
  5. Rekomendasi AMDAL Lali No.551.1/750/Dishub/V/2012 tanggal15 Mei 2012.
  6. Rekomendasi peruntukan penggunaan lahan nomor 653/2391/Distako/Rekom.PPL.416/VII/2012 tanggal 27 Juli 2012.

" Bahwa rekomendasi rencana tapak/siteplan diregistrasi dengan nomor 653/2759/Distako/Rekom.Gunlah.452/VIII/2012 tanggal 27 Agustus 2012 an.Pt Artha Bangun Pratama seluas 160.500 m2 ," ungkapnya.

Koswara juga menambahkan bahwa rekomendasi rencana tapak yang dimohon an.Pt Artha Bangun Pratama pada waktu itu, berdasarkan bukti kepemilikan penguasaan tanah adalah AJB No.26/2012 seluas 160.500 m2.

Pt Artha Bangun Pratama memperoleh sertifikat dari Pt.Industri Sandang Nusantara, Pt Artha Bangun Pratama merupakan Perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh Pt Industri Sandang Nusantara (BUMN) dan Pt Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) BUMN, sehingga dasar pemberian rekomendasi sudah berdasarkan dokumen tanah yang jelas di tahun 2012.

Berkaitan permasalahan tindak pidana yang sudah dilakukan penyidikan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) bahwa proses penerbitan rekomendasi rencana tapak/siteplan dimohon sebelum proses penyidikan pada tahun 2013.

" Rekomendasi rencana tapak dijadikan sebagai salah satu persyaratan untuk diterbitkan izin mendirikan bangunan (IMB), sedangkan sampai saat ini IMB belum diterbitkan oleh Pemerintah Kota Bekasi karena mempertimbangkan proses hukum oleh Kejagung ," tambahnya.

" Kita sudah jawab dan saya berharap tidak ada tudingan yang tidak berdasar lagi, " pungkasnya. (tian)


Kategori : Bekasi,
Topik : Bekasi,
Editor : Sulistyo Adhi

twitter

© 2015 Rakyatbekasi.com. All Rights Reserved. | Info Iklan - Redaksi - Tentang rakyatbekasi.com