Home / Ekstra

Kamis, 24 September 2020 - 16:09 WIB

SK Bupati Pengangkatan Usep Dianggap Sepihak, Komisi I Rekomendasikan PTUN

Bekasi – Komisi I DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat kerja dengan Direksi PDAM Tirta Bhagasasi dan Tirta Patriot terkait pemisahan aset dan Perjanjian kerjasama serta terkait SK pengangkatan Direktur Utama Tirta Bhagasasi secara Sepihak oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi yang dihadiri oleh Direktur Utama PDAM Tirta Patriot Solihat, Asda I Encu Hermana, Asda III Nadih Arifin, Kabag Ekbang (Ekonomi dan pembangunan) Eka hidayat.

Sedangkan Plt Ketua Badan Pengawas Entah Ismanto dan direksi PDAM Tirta Bhagasasi dipastikan tidak hadir hingga berakhirnya rapat.

Ketua Komisi I Abdul Rozak mengaku bahwa dirinya tidak kecewa dengan ketidakhadiran jajaran direksi PDAM Tirta Bhagasasi. Terlebih Abdul Rozak menegaskan bahwa pihaknya tidak mengakui adanya Direktur Utama di PDAM Tirta Bhagasasi.

“Saya tidak kecewa, karena kami mengundang direksi bukan Dirut, karena kami tidak menganggap Usep sebagai dirut PDAM Tirta Bhagasasi,” ucap Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Abdul Rozak kepada awak media seusai rapat, Kamis (24/09/2020).

Politisi Partai Demokrat Kota Bekasi ini juga membeberkan tentang perjanjian kerjasama pada tahun 2017 tentang keterlibatan Kota Bekasi dalam PDAM Tirta Bhagasasi, serta surat BPKP no S-2072 -PW10/4/2020 tertanggal 14 Agustus 2020 tentang atensi dan saran atas penetapan Direksi dan percepatan penyelesaian masalah pada PDAM Tirta Bhagasasi.

“Surat BPKP sudah jelas menyatakan bahwa kedua kepala daerah memproses pemilihan dan penetapan direksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni PP nomor 54 tahun 2017 dan harus ada seleksi. Hari ini Bupati Bekasi mengambil keputusan sepihak tanpa ada seleksi, sedangkan Kota Bekasi masih punya hak kepemilikan PDAM Tirta Bhagasasi, baik persoalan aset maupun penentuan direksi,” beber pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Demokrat Kota Bekasi ini.

Pria yang akrab disapa dengan panggilan Bang Jack ini juga menyebutkan bahwa dari hasil data yang dibahas yakni; Keputusan Bupati Bekasi tentang penugasan kembali direktur utama Tirta Bhagasasi masa periode 2020-2024 nomor 500 /Kep-332- admrek/2020, maka Komisi I akan merekomendasikan kepada Pemerintah Kota untuk melakukan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Baca Juga:  Ini Dia Hal Terpopuler di Facebook dan Instagram sepanjang Ramadan 2022

“Maka dari itu kami Komisi I bersikap kalau tidak menemui solusi, merekomendasikan melalui Pimpinan DPRD Kota Bekasi kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk menempuh jalur hukum melalui PTUN,” tutup Bang Jack. (Mar)

Share :

Baca Juga

Ekstra

Garuda Indonesia PHK Ribuan Karyawan

Ekstra

Gubernur Anies Resmikan Penggunaan Nama ‘Rumah Sehat’ Gantikan ‘Rumah Sakit’
Gubernur dki jakarta anies baswedan

Ekstra

Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

Ekstra

Catat Nih! NIK Resmi Jadi NPWP Mulai Tahun 2023

Ekstra

Awas Terkecoh Varian Aspal di Pasar, Ini Dia Cara Memilih Kurma Asli

Ekstra

Epic Games Masih Ilegal PSE, Ini Dia 4 Platform Game Lain yang Sudah Dibuka Aksesnya

Ekstra

Kata “Mega” Hilang di Twitter, Warganet Diminta Mengadu ke Elon Musk

Ekstra

Pertalite Jadi Boros, ‘Sudah Jatuh Tertimpa Tangga’, Pertamina Jangan Arogan!