Home / Politik

Kamis, 18 Februari 2021 - 07:16 WIB

Ketua Pansus 12: Wali Kota Bekasi Sangat Fokus Dalam Penanggulangan Penyebaran Covid-19

BEKASI TIMUR – Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Demokrat, Haeri Parani turut angkat bicara mengenai ramainya pemberitaan kegiatan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama keluarganya di Cisarua Puncak Bogor yang menjadi polemik belakangan ini.

Menurut Haeri, selaku mantan Ketua Pansus 12 DPRD Kota Bekasi yang ditugaskan membahas Peraturan Daerah (Perda) tentang Adaptasi Tatanan Hidup Baru (ATHB) di Kota Bekasi, kebanyakan media yang memberitakan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Cisarua Bogor tidak memahami betapa luarbiasanya Wali Kota Bekasi dalam menangani masalah Covid-19 di daerahnya.

“Saya mengikuti betul pemberitaan mengenai acara keluarga pak Wali di Bogor tersebut. Jadi, kebetulan ini saya selaku Ketua Pansus Perda ATHB di Kota Bekasi, dan saya rasa pak wali orang yang luar biasa dan paham sekali soal penerapan Protokol kesehatan,” kata Haeri , Selasa (17/02).

Hal tersebut menurut Haeri, sangat dirasakannya saat memimpin Pansus 12 DPRD Kota Bekasi dalam pembahasan Perda ATHB. Bahkan dirinya tidak menampik adanya peran Wali Kota Bekasi sehingga Perda ATHB Kota Bekasi dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat.

Baca Juga:  ForKim Bekasi Gemakan Tagar #2024GantiAnggotaDPRD

“Sebagai Ketua Pansus 12, saya tahu betul dan menyaksikan dengan mata dan kepala sendiri bagaimana Wali Kota Bekasi sebagai Ketua Satgas Gugus Covid-19 sendiri yang memaparkan visi penanggulangan yang efektif saat rancangan perda tersebut dibahas,” terang Haeri yang juga Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi.

“Dan perlu saya tambahkan, sampai hari ini sejatinya sejak Covid-19 Pak wali begitu konsen menanggulangi dan mengurangi penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi. Bahkan, beliau mengintruksikan kepada ASN termasuk pegawai honorer untuk turun setiap hari hingga ke tingkatan RT/RW dalam rangka memantau prokes di setiap wilayahnya,” tambahnya.

Lebih lanjut Haeri mengaku dirinya tidak mempercayai tudingan bahwasanya Wali Kota Bekasi membikin acara pesta ulangtahunnya di sana.

Baca Juga:  Macet Menahun di Pertigaan Sumir, Anggota DPRD Cuma Bisa Pasang Baliho?

“Tidak mungkinlah beliau itu mau mengumpulkan orang-orang banyak terkait sebuah kegiatan yang beliau sendiri sesungguhnya sangat tahu dan paham hal itu akan timbulkan penyebaran Covid-19. Dan beliau juga sudah memberikan klarifikasi bahwa itu adalah acara keluarga,” tuturnya.

Adapun terkait pernyataan oleh Camat Cisarua, maupun Tim Satgas Covid-19 wilayah setempat terkait pembubaran kegiatan tersebut, Haeri menjelaskan bahwa Wali Kota Bekasi sangatlah responsif untuk membubarkan sejumlah tamu yang saat itu datang ke lokasi.

“Jadi, ketika petugas datang beliau pun langsung bubarkan acaranya, karena memang sesungguhnya kala itu saya berkomunikasi dengan Pak Wali sendiri. Dan beliau sebenarnya memang sudah mau menyampaikan ke teman-teman yang baru datang itu untuk segera pulang,” tutupnya. (mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Dua Gelombang Massa Aksi Geruduk Kantor DPRD Kota Bekasi

Politik

DPD Golkar Jabar: Hanya Ada Satu Musda di Kota Bekasi

Bekasi Raya

Tingkatkan Sinergitas, Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Gelar Rapat Kerja dengan Disdukcapil

Politik

Puluhan Demonstran Geruduk DPRD Kota Bekasi, Ketua Dewan Tak Temui Massa Aksi

Politik

Bertemu Ketum Beringin, Kang Emil Pakai Baju Kuning

Politik

Lebih dari 11 Komisioner KPUD Dicatut Jadi Kader Parpol, KPU Lakukan Klarifikasi

Politik

Koalisi Indonesia Bersatu Sangat Terbuka bagi Parpol Lain yang Ingin Bergabung

Politik

Pengadaan Mobil Pimpinan Dewan Lolos di Tengah Pandemi, Aktivis GmnI: Dimana Empati Ketua DPRD Kota Bekasi?