Home / Bekasi Raya

Senin, 3 Mei 2021 - 19:40 WIB

Dituding Kongkalikong dengan PT GG dan PT FSW, Konspirasi Desak Bupati Bekasi Pecat Kepala DLH

KABUPATEN BEKASI – Mahasiswa dan Pemuda yang mengatasnamakan Konsorsium Pemuda dan Rakyat Bekasi (Konspirasi) menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Senin (3/5/2021).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut Konspirasi menuntut agar Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi segera menyelesaikan persoalan lingkungan hidup yang sudah pada situasi mengkhawatirkan seperti air kali berwarna merah dan hitam yang ditengarai melibatkan dunia industri.

“Kami meminta pemerintah daerah Kabupaten Bekasi agar serius dalam mengkaji usulan perizinan dari pihak perusahaan dan mengawasi berjalannya roda perusahaan agar patuh terhadap peraturan perundang udangan yang berlaku. Pemerintah Tidak Boleh Kalah Dengan Swasta,” Kata koordinator Aksi Abdul Muhaimin.

Selain itu menurutnya, tidak sedikit pemerhati lingkungan melakukan laporan dugaan perusakan lingkungan yang dilakukan oknum pengusaha, baik ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maupun ke Kementerian Lingkungan Hidup, akan tetapi penegakan hukum lingkungan hidup seperti macan ompong.

Baca Juga:  Bansos Kambing DKPPP Kota Bekasi Habiskan Rp6,6M, Ketua Komisi II: Pengadaan dan Data Penerima Riil atau Fiktif?

“Kalau saja Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi mau terbuka, berapa perusahaan yang memiliki AMDAL?, berapa yang diduga cacat administrasi AMDAL? Berapa perusahaan yang bandel hasil monitoring DLH? Tapi yang disayangkan jawaban dari DLH hanya seputar keterbatasan anggaran, aparatur, waktu hingga persoalan regulasi,” pungkasnya.

Lebih lanjut ditambahkan Awe sapaan akrabnya, di Bekasi yang sering menarik perhatian publik terkait dugaan pencemaran lingkungan hidup baik udara maupun air yaitu PT GG dan PT FSW yang berlokasi di Cikarang Barat, beberapa kali masyarakat mendesak pemerintah Kabupaten Bekasi agar mengevaluasi AMDAL nya.

“PT GG yang beroperasi sebagai perusahaan peleburan baja sedangkan PT FSW yang beroperasi di bidang kertas, kami yakin DLH Kabupaten Bekasi mempunyai salinan atau tembusan terkait dugaan pencemaran lingkungan,” tegasnya.

Baca Juga:  Kusnaman Diduga Biayai Pelantikan DPD Golkar Kota Bekasi, Rp100 Juta Itu Duit Siapa?

Atas keresahan yang terjadi, Awe mengatakan bahwa pihaknya yang tergabung dalam KONSORSIUM PEMUDA DAN RAKYAT BEKASI (KONSPIRASI) menuntut:

  1. Bidang Gakum untuk Jujur dan Mempublikasi Berapa Laporan Masyarakat terkait dugaan Pencemaran Lingkungan yang dilakukan oleh pihak perusahaan?
  2. Bidang Gakum untuk Jujur dan Mempublikasi hasil Kinerjanya selama 3 tahun terakhir dalam penegakkan hukum terhadap Perusahaan Pencemar Lingkungan?

Apabila tuntutan ini tidak diindahkan dalam tempo waktu 3x24jam, maka Konspirasi mendesak:

  1. Bupati Kabupaten Bekasi Agar memecat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Bidang Gakum dan Kasi Gakum Dinas Lingkungan Hidup, Karena Tertutup disinyalir kuat melakukan KONGKALIKONG dengan OKNUM PENCEMAR LINGKUNGAN. (mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Oknum PHL Pasar Kranji Dipolisikan

Bekasi Raya

Jabar Juara dan Go Digital Dipertanyakan, PPDB SMA/SMK Jawa Barat 2022 Tercium Aroma Kecurangan

Bekasi Raya

Asda III Tegaskan Seleksi Dirus Perumda Tirta Patriot Digelar Sesuai Aturan

Bekasi Raya

Usai OTT Wali Kota Bekasi, Perselingkuhan Lurah dengan ASN Kecamatan Rawalumbu Bikin Heboh

Bekasi Raya

Ini Saran Wagub Jabar Terkait Pembebasan Lahan Proyek IPA-SPAM Jatiluhur I

Bekasi Raya

Gus Shol Ingatkan Disdik Kota Bekasi Antisipasi Server Lemot Saat Pendaftaran PPDB Online

Bekasi Raya

Wakil Wali Kota Bekasi Ramaikan Deklarasi Sahabat Polisi Indonesia

Bekasi Raya

Benda Diduga Bom Ditemukan Warga Di Tong Sampah Kampung Garapan Caman