Home / Politik

Thursday, 1 July 2021 - 20:56 WIB

Pengadaan Mobil Pimpinan Dewan Lolos di Tengah Pandemi, Aktivis GmnI: Dimana Empati Ketua DPRD Kota Bekasi?

Kota Bekasi – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kota Bekasi nampaknya sedang berbahagia karena akan diberikan mobil dinas baru senilai RP1.080.000.000,- yang saat ini sudah selesai ditenderkan oleh Pemerintah Kota Bekasi dengan nilai HPS Rp837.000.000.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GmnI) Komisariat Ubhara Jaya Christianto Manurung mengaku pihaknya sangat menyayangkan sekaligus mengecam atas lolosnya pengadaan kendaraan operasional pimpinan dewan yang menghabiskan uang rakyat tersebut.

“Berjuta Rakyat sudah berdarah-darah bertahan hidup di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, dimanakah akal sehat, nurani dan empati Ketua DPRD Kota Bekasi?,” ujar aktivis mahasiswa yang akrab disapa Bung Chris ini kepada Awak Media, Kamis (01/07) sore.

Selain itu Bung Chris juga merasa sangat kecewa dengan pernyataan Ketua DPRD Kota Bekasi asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Choiruman J Putro yang mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui tentang dianggarkannya kendaraan operasional pimpinan dewan yang telah dimenangkan oleh PT Astrido Jaya Mobilindo dengan harga penawaran sebesar Rp815.100.000,-.

Baca Juga  Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak Pengembalian Alih Fungsi Lahan RTH

“Dengan kejadian ini, sudah jelas bahwa Check and Balance for Good Governance di Kota Bekasi tidak berjalan. Masa iya Ketua DPRD yang juga Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi tidak mengetahui tentang pengadaan kendaraan operasional pimpinan dewan. Apalagi sudah selesai lelang, itu kan hal yang aneh. Dimana fungsi pengawasannya?,” ucapnya geram.

Baca Juga  Uu Ruzhanul Ulum: "Saya Akan Nyalon Ketua DPW PPP Jawa Barat"

Lebih lanjut Bung Chris membeberkan bahwa di dalam UU NO 23 tahun 2014 “Tentang Pemerintah Daerah”, pada Pasal 149 sudah jelas mengatakan bahwa DPRD Kabupaten/Kota mempunyai fungsi dalam hal Pengawasan.

“Jika memang Choiruman mengaku tidak mengetahui tentang pengadaan tersebut, berarti dia sudah gagal menjalankan tugasnya sebagai Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi,” tutupnya. (mar)

Share :

Baca Juga

Ketua nu jatim hasan mutawakkil alallah di masjid-al akbar surabaya

Politik

NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

Politik

Reses III DPRD Kota Bekasi, Abdul Rozak Kebanjiran Aspirasi

Bekasi Raya

Vaksinasi Gratis Massal Golkar Kota Bekasi Tembus 3000 Peserta

Politik

Bang Oman: Rahmat Effendi Kader Terbaik Partai Golkar Kota Bekasi

Bekasi Raya

Mas Tri: Pusat Perbelanjaan di Kota Bekasi Bakal Dibuka

Politik

Turunnya Pamor Rumah Besar Umat Islam, Warnai Harlah PPP ke 48

Politik

Tolak Wawancara Saat Kunker Ke Kota Bekasi, Anggota DPRD Kabupaten Kaur : “Off The Record”

Politik

Gantikan Sekretaris DPC PPP Kota Bekasi Cabul, Dawam Tak Pernah Dianggap Sholihin