Home / Bekasi Raya / Opini

Rabu, 4 Agustus 2021 - 16:18 WIB

Dariyanto Klaim Andi Salim Izinkan Pelaksanaan Vaksinasi Massal di DPD Golkar Kota Bekasi

BEKASI SELATAN – Politisi Partai Golkar Kota Bekasi Dariyanto akhirnya angkat bicara terkait berhembusnya kabar tak sedap terkait larangan kepada pihaknya untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi di halaman Kantor DPD Partai Golkar Kota Bekasi, jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, yang sedianya digelar pada Minggu (08/08) mendatang.

Kegiatan vaksinasi gratis tersebut, kata dia, terinspirasi dari Program Vaksinasi Yellow Clinic yang digagas oleh Badan Pelayanan Kesehatan masyarakat DPP Partai Golkar dalam mendukung pemerintah untuk percepatan vaksinasi.

“Vaksinasi masuk dalam program kegiatan DPP Partai Golkar. Kota Bekasi mendapatkan jadwal waktu pelaksanaan vaksinasi dari DPP pada tanggal tanggal 8 Agustus 2021 mendatang,” kata Dariyanto saat dikonfirmasi, Rabu (04/08/2021).

Setelah pihaknya mendapatkan jadwal dari DPP Partai Golkar, lanjutnya, sejumlah pengurus partai berkumpul untuk membicarakan teknis pelaksanaan vaksinasi.

Pada hari Senin lalu, legislator dua (2) periode ini lantas berkomunikasi dengan Andi Salim melalui sambungan telepon guna meminta izin memakai halaman Kantor DPD Golkar Kota Bekasi untuk jadi tempat pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga:  Pengamat: Kalau Area Wiskul GOR Gunakan RTH, Itu Salahi Aturan

“Mohon izin, boleh gak kita pakai itu (halaman DPD Golkar) untuk vaksinasi. Oh yudah pake aja gak apa-apa, jawab Andi Salim. Kalo perlu pakai aja juga gedungnya,” kata Dariyanto seraya mengulang percakapannya dengan Andi Salim.

“Karena sudah diizinkan (oleh Andi Salim), makanya kemudian kita tetapkan lokasi pelaksanaan vaksinasi di halaman Kantor DPD Golkar Kota Bekasi,” terang Ketua Fraksi Golkar Kota Bekasi ini.

Setelah tempat pelaksanaan vaksinasi disepakati, kata dia, pihaknya kemudian menyurati Yellow Clinic Badan Pelayanan Kesehatan masyarakat DPP Partai Golkar dan juga berkomunikasi dengan Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi Aria Girinaya.

Lebih lanjut Dariyanto membeberkan bahwa kegiatan vaksinasi yang bakal digelar pihaknya mendapat respon yang positif dari warga masyarakat Kota Bekasi.

Baca Juga:  Kementerian LH Tetapkan Koordinator Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Bekasi Sebagai Tersangka

“Hingga hari ini, sudah 373 calon peserta vaksinasi yang mendaftar secara online. Jumlah tersebut belum termasuk para pengurus PL dan PK Golkar Kota Bekasi yang mendaftar secara offline,” bebernya.

Tak lupa Dariyanto juga menegaskan bahwa kegiatan vaksinasi DPD Golkar Kota Bekasi tetap akan dilangsungkan sesuai dengan jadwal yangb sudah ditetapkan, yakni pada Minggu tanggal 8 Agustus 2021 mendatang, kecuali jika ada perintah lain dari atasan di partai.

“Ketua umum kami, Pak Airlangga Hartarto adalah Ketua Penanganan Covid-19 Nasional. Kami selaku kader Golkar harus mendukung program percepatan vaksinasi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, beredar informasi di sejumlah media online bahwasanya Andi Salim selaku pembeli Gedung DPD Golkar Kota Bekasi tidak memberikan izin pelaksanaan vaksinasi tersebut di Kantor DPD Golkar Kota Bekasi yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, karena status hukumnya masih bermasalah. (Mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Tertinggi Kedua di Jabar, Aktivitas Masif Warga Picu Lonjakan Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi

Bekasi Raya

Ini Dia Rincian Gratifikasi “Rekening Masjid” yang Diterima Wali Kota Nonaktif Rahmat Effendi

Bekasi Raya

Cek Izin Operasional, DPMPTSP dan Dinas Teknis Geruduk Holywings Bekasi

Bekasi Raya

Tolak Segala Bentuk Intervensi, Klub-Klub Anggota Desak Tim 9 Segera Gelar Pemilihan Ketua Persipasi

Bekasi Raya

DPRD Kota Bekasi Jalin Sinergitas dengan OPD dalam Perencanaan Pembangunan Tahun 2023

Opini

Kado Pahit 76 Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Bekasi Raya

Jaga Kondusifitas Saat Mudik Lebaran, Mas Tri Wajibkan Beberapa OPD Tidak Libur

Bekasi Raya

Bansos Kambing DKPPP Kota Bekasi Habiskan Rp6,6M, Ketua Komisi II: Pengadaan dan Data Penerima Riil atau Fiktif?