Home / Bekasi Raya

Kamis, 5 Agustus 2021 - 14:17 WIB

Tetap Komersil di Tengah Pandemi Covid-19, Mahasiswa UNISMA Bekasi Tuntut Transparansi Anggaran Wisuda Online XLII

KOTA BEKASI – Universitas Islam “45” Bekasi akan mengadakan Wisuda Online XLII pada, Sabtu (6/11/2021). Namun hal tersebut mendapat kritikan pedas dari sejumlah wisudawan dikampus tersebut.*

Salah satu calon wisudawan pada universitas tertua di Bekasi tersebut, Faly Marlian Putra membeberkan adanya dugaan penggelapan dana wisuda yang dilakukan oleh pihak kampus itu sendiri dikarenakan tidak adanya transparansi anggaran wisuda sebesar Rp 1,7 juta.

Dugaan tersebut semakin mencuat dengan sangat sulitnya menemui pihak rektorat untuk mempertanyakan transparansi anggaran wisuda. Padahal hal tersebut sudah diatur dalam Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik No.14 tahun 2008.

“Awalnya sebelum pandemi, kita mahasiswa yang hendak mengikuti wisuda dimintai uang pendaftaran sebesar Rp 1,7 jt, saya pikir itu hal yang wajar karena wisuda seperti biasa (offline). Namun dengan adanya pandemi, perhelatan sakral ini jadi tertunda berlarut-larut, dan pada akhirnya pihak rektorat memutuskan wisuda diselenggarakan online karena melihat kondisi dan situasi,” ungkapnya kepada rakyatbekasi, Kamis (05/58/2021).

Meskipun dirinya berstatus mahasiswa aktif dan bahkan juga namanya tercatat di Departemen Pendidikan Tinggi (DIKTI), Faly mengaku dirinya sangat sulit bertemu dengan pihak rektoriat untuk sekedar berdiskusi.

Baca Juga:  Macet Menahun di Pertigaan Sumir, Anggota DPRD Cuma Bisa Pasang Baliho?

“Rektoriat sangat sulit ditemui agar bisa duduk bersama untuk mendiskusikan tentang transparansi dan komersialisasi anggaran wisuda Universitas Islam ’45 Bekasi,” bebernya.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi ini mengatakan bahwa dirinya beserta para alumni yang bakal diwisuda tahun ini, hanya diberikan kompensasi pengurangan biaya wisuda sebesar Rp 300ribu. Kompensasi pengurangan biaya wisuda yang hanya sebesar Rp300 ribu tersebut, menurutnya sangat tidak rasional dan juga tidak manusiawi.

Baca Juga:  Bikin Heboh, Ini Dia Daftar Mutasi 16 Pejabat Eselon II Pemkot Bekasi

“Saya dihubungi oleh pihak penyelenggara, bahwa kami diberikan keringanan biaya wisuda hanya sebesar Rp 300ribu di tengah memburuknya perekonomian masyarakat akibat pandemi covid-19 yang tak kunjung usai,” bebernya.

Sementara itu terpisah, Ketua Penyelenggara Wisuda 2021 Universitas Islam ’45 Bekasi Arif mengaku pihaknya tidak bisa melaksanakan transparansi anggaran wisuda seperti yang dipinta, dikarenakan pihaknya harus melakukan perhitungan secara umum.

“Ya tidak bisa mas, itu kan kita harus lakukan penghitungan secara global. Mas nya pun kalau tidak mau daftar wisuda online, ya tidak dipermasalahkan,” ucapnya berkelit. (Yud/mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

AQUA Bekasi Gelar Vaksinasi Gotong Royong Bagi Karyawan dan Keluarga

Bekasi Raya

Belum Tertagihnya Kompensasi PAD Empat Pengembang Pasar di Kota Bekasi, Komisi III Desak Pemkot Tegas

Bekasi Raya

Ada Enam Siswi SDN Jatirasa III Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru, Kepala Sekolah Bilang Begini

Bekasi Raya

35 Kasus Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan Sepanjang 2021 di Kota Bekasi, DPPPA Dorong Perda Khusus

Bekasi Raya

Pelayanan Baznas Kota Bekasi Tak Manusiawi, Ketua Komisi IV: Miris

Bekasi Raya

Bisnis Seragam di Tengah Pandemi, Kejaksaan Diminta Periksa Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Bekasi Raya

Ini Kata Kapolsek Bekasi Timur Terkait Tewasnya Pasien Isolasi, Direktur RSUD CAM Kota Bekasi Bungkam

Bekasi Raya

Tak Ada Dewan Yang Hadir Saat Didemo, HMI Bekasi: Kami Yang Minta Mas Tri Hadir