Home / Bekasi Raya / Politik

Jumat, 13 Agustus 2021 - 15:20 WIB

DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Gelar Vaksinasi Massal

KOTA BEKASI – DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi melaksanakan Vaksinasi Massal, dalam rangka mendukung upaya pemerintah dan mempercepat vaksinasi di Covid-19 terus dilakukan guna mencapai kekebalan kelompok atau herd imunity bangsa. Sehingga, Indonesia bangkit dari pandemi.

“Tujuan vaksinasi ini jelas untuk membantu pemerintah mempercepat vaksin. Kami selenggarakan satu hari,” ungkap Ketua DPP PDI Perjuangan Sekaligus Anggota DPR RI Komisi V, Sukur Nababan, Jumat (13/08).

Menurut Sukur, sebanyak 1.000 peserta mengikuti vaksin massal. Kegiatan vaksinasi yang digelar dari pagi hingga sore ini menggunakan vaksin Sinovac.

Baca Juga:  Polrestro Bekasi Kota Gagalkan Penyelundupan 31 Kg Ganja

Sukur menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam setiap kegiatan gotong royong. Menurut Sukur, kegiatan Vaksinasi harus terus berlanjut hingga kekebalan kelompok terbentuk.

Baca Juga:  Koalisi Indonesia Bersatu Tampak Kompak, Golkar-PAN-PPP Resmi Daftar Peserta Pemilu 2024

“Masyarakat sangat antusias sekali untuk mengikuti vaksinasi ini, target kita 1.000 orang selama 1 hari, dan vaksin ini gratis tanpa dipungut biaya apa pun,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Komisi II Geram Dibohongi DPMPTSP Terkait Izin Holywings Bekasi

Bekasi Raya

Kemendagri Izinkan Mutasi di Pemkot Bekasi, 12 Pejabat Dapat Promosi

Bekasi Raya

Bisnis Seragam di Tengah Pandemi, Kejaksaan Diminta Periksa Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Bekasi Raya

Tolak Segala Bentuk Intervensi, Klub-Klub Anggota Desak Tim 9 Segera Gelar Pemilihan Ketua Persipasi

Bekasi Raya

Terkait Peralihan Jadi PPPK, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak BPKSDM Berikan Data Riil Jumlah TKK di Tiap OPD

Bekasi Raya

Kembali Jadi Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Diharapkan Bawa Perubahan

Bekasi Raya

Alasan PKS Ganti Chairoman Dianggap Drama, Mahasiswa: Minta Maaf Dong kepada Warga Kota Bekasi

Politik

Politisi PKS Akui Terima Rp200Juta, Partai Ummat: Kembalikan Uang ke KPK Tak Hilangkan Unsur Pidana