Home / Nasional

Selasa, 21 September 2021 - 06:51 WIB

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 4 Oktober, Tak Ada Level 4

JAKARTA – Pemerintah resmi memperpanjang Kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali sampai 4 Oktober 2021. Dalam perpanjangan kali ini, tidak ada lagi wilayah level 4 di Jawa-Bali. Semua kabupaten/kota sudah berada pada level asesemen
3 dan 2.

“Saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi wilayah level 4 di Jawa-Bali,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Senin, (20/09/2021).

Pekan lalu, masih ada 3 kabupaten/kota yang masih menerapkan PPKM Level 4 yakni; Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Purwakarta di Jawa Barat serta Kabupaten Brebes di Jawa Tengah. Rincian daftar lengkap status wilayah PPKM selanjutnya akan diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri.

Baca Juga:  DPR RI Sahkan Dua RUU Tentang Pemasyarakatan dan PLP

Pemerintah akan terus memberlakukan kebijakan PPKM selama pandemi Covid-19 masih ada. Hanya saja, level PPKM setiap daerah yang akan berubah sesuai kondisi wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Via Kepala BPK Perwakilan Jabar, KPK Dalami Kasus Suap Ade Yasin

“Pemerintah sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang soal kapan PPKM Jawa-Bali ini akan terus diberlakukan. Saya tegaskan, pemerintah akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa-Bali,” tutup Luhut.

Share :

Baca Juga

Nasional

Jasamarga Berlakukan Uji Coba Ganjil-Genap di Tol Jakarta-Cikampek

Nasional

Mendagri Pastikan Lima Pj Gubernur Tidak Rangkap Jabatan

Nasional

Sebelum Kena OTT KPK, Ade Yasin Terbitkan SE Larangan ASN Terima Gratifikasi

Nasional

Kalahkan LHKPN Jokowi, Harta Kekayaan 5 Menteri Paling Tajir ini Bak Sultan

Nasional

Sebut Utang Indonesia Terkecil di Dunia, Menko Luhut Ngawur

Nasional

Menteri Luhut: Indonesia Sulit Capai Herd Immunity

Nasional

Pemerintah Cabut Subsidi Minyak Goreng Curah Besok, Bikin Sulit Wong Cilik

Nasional

Vaksinasi dari Pemerintah Gratis, Laporkan Jika Dipungut Bayaran