Home / Bekasi Raya

Friday, 15 October 2021 - 14:39 WIB

Tuntut Tindak Tegas Pelanggar Prokes, Pemkot Bekasi Digeruduk Pendemo

BEKASI – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Kota Bekasi Bersatu menggelar aksi demonstrasi seraya mengingatkan agar para pemangku jabatan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi Covid-19.

Massa aksi yang menggeruduk Plaza Kantor Pemerintahan Kota Bekasi ini menuntut Ketua Satgas Covid-19 agar segera menindak pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Sholihin yang merupakan anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Persatuan yang dengan sengaja mengumpulkan masyarakat hingga berkerumun dan abai menerapkan protokol kesehatan.

“Kita juga kritisi yang melanggar Prokes, salah satunya Sholihin, berkerumun dan tidak menjaga 3 M,” ucap Hasan di sela aksi, Jumat (15/10/2021) siang.

Baca Juga  Akibat Bapenda Lalai, Kota Bekasi Kehilangan Potensi PAD Rp2 Miliar Lebih

Diketahui bahwa sempat beredar video dan foto Sholihin nampak berkumpul bersama warga dan melepas masker di aplikasi pesan (WhatsApp), terakhir diketahui ibu-ibu paguyuban senam yang kebanyakan berseragam “Teman Sholihin”.

Menanggapi hal tersebut, Sholihin yang juga Ketua DPC PPP Kota Bekasi ini berkelit bahwa dirinya hanya diundang oleh Ibu-Ibu.

“Saya sampaikan keberadaan saya di acara itu diundang sama ibu-ibu senam, disitu saya memberikan edukasi terkait vaksinasi sekaligus saya mengajak warga siapa tau ada yang belum divaksin agar ikut program vaksinasi,” ucap Sholihin berkelit saat dihubungi awak media.

Baca Juga  Macet Menahun di Pertigaan Sumir, Anggota DPRD Cuma Bisa Pasang Baliho?

Lebih lanjut Sholihin mengatakan alasan dirinya melepas masker karena diminta oleh Ibu-Ibu yang ingin mengenali wajahnya.

“Ibu ibu senam yang meminta saya membuka masker sementara dengan alasan biar kenal wajah saya.,” ungkapnya.

Menanggapi adanya aksi demonstrasi yang mengkritisi pelanggaran protokol kesehatan dirinya sebagai anggota DPRD Kota Bekasi sekaligus Ketua DPC PPP Kota Bekasi, Sholihin mengatakan bahwa demonstrasi itu bagian dari demokrasi dan sah- sah saja.

“Demo bagian dari demokrasi, dan menyampaikan pendapat di muka umum sah-sah saja di negara demokrasi,” singkatnya. (red)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

MUKOTA ke V KADIN Kota Bekasi Bakal Digelar, Sengaja Langgar Protokol Kesehatan?

Bekasi Raya

Dugaan Korupsi Pembangunan USB di SMAN 19, Kejari Bekasi Tetapkan Dua Tersangka

Bekasi Raya

Sebut Mitigasi Risiko Adalah Inisiatif Disdik Kota Bekasi, Krisman Asbun?

Bekasi Raya

Partai Golkar Kota Bekasi Gelar Vaksinasi Gratis bagi 2.000 Warga

Bekasi Raya

Bansos Kambing Sudah Didistribusikan Akhir November, Kepala DKPPP Kota Bekasi Mengaku Januari 2022, Data Penerima Fiktif?

Bekasi Raya

Kadin Kota Bekasi Dorong Pihak Swasta Segera Realisasikan Dana CSR

Bekasi Raya

Ruko 3 Lantai Langgar GSB, Wasbang Jatisampurna Kecolongan?

Bekasi Raya

Kades Lambangsari Bantah Adanya Anggaran Ganda Penanganan Covid-19