Home / Bekasi Raya

Kamis, 4 November 2021 - 10:23 WIB

Dugaan Korupsi Pembangunan USB di SMAN 19, Kejari Bekasi Tetapkan Dua Tersangka

BEKASI SELATAN – Pihak Kejaksaan Negeri Kota Bekasi telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di SMA Negeri 19 Kota Bekasi dengan pagu anggaran sebesar Rp 3,8 Miliar.

Sebelumnya, UK sudah ditetapkan tersangka oleh Pihak Kejari pada tanggal 1 Oktober 2021 setelah itu dari hasil pengembangan Kejari, lanjut, menetapkan MZ yang tadinya sebagai saksi kini ditetapkan tersangka ke dua, pada tanggal 29 Oktober 2021.

“Kini kami sudah menetapkan dua tersangka yang berinisial UK beserta MZ, keduanya dan sudah kita lakukan penahanan, UK di tahan di lapas kelas IIA Bulak Kapal dan MZ dititipkan di Polrestro Bekasi Kota. Sekarang ini masih dalam pemeriksaan tim penyidik,” kata Kajari melalui Kasi Intel Kejari Kota Bekasi, Yadi Cahyadi yang juga didampingi Kasi Pidsus Restu Andi saat Konferensi Pers, Rabu (03/11/2021).

Baca Juga:  Ini Dia 8 Poin Pembahasan di Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi

Yadi menerangkan, bahwa dari hasil penghitungan oleh pihak Auditor ditemukan kerugian Keuangan Negara atas Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 19 Kota Bekasi tahun anggaran 2019 dengan kerugian negara kurang lebih sebesar Rp.700.000.000

“Akibat perbuatan tersangka negara dirugikan sebesar Rp.700 juta anggaran pembangunan Unit Sekolah Baru tersebut,” tegas nya.

Selain itu, Yadi memaparkan, dalam penyidikan itu sudah disampaikan SPDP kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk memantau perkembangan dan penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kota Bekasi

Baca Juga:  185 Ribu Vaksin Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Gelar Vaksinasi "Door to Door"

“MZ salah seorang pegawai swasta bekerja sama dengan UK diduga memalsukan beberapa tanda tangan agar proses pekerjaaan dipermudah,” bebernya.

“Kedua tersangka, masing-masing berinisial UK dan MZ dikenakan pasal 2 juncto, pasal 3 juncto, pasal 9 juncto, pasal 18 UU no 20 tahun 2001 sebagaimana telah diubah atas UU no 31 tahun 1999, tentang tidak pidana korupsi dengan ancaman hukuman kurungan paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara,” jelasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Polrestro Bekasi Kota Gelar Operasi Prokes Covid-19 di THM

Bekasi Raya

Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bekasi Tunggu Instruksi Kemendagri

Bekasi Raya

Sertijab Kapolres Bekasi Kota, Kombes Pol Hengki Janji Tingkatkan Disiplin, Komitmen dan Loyalitas

Bekasi Raya

Pengamat: Kalau Area Wiskul GOR Gunakan RTH, Itu Salahi Aturan

Bekasi Raya

Kantor DPRD Kota Bekasi Belang Jelang Idul Fitri, PPK Tutup Mata

Bekasi Raya

Ini Dia 8 Poin Pembahasan di Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi

Bekasi Raya

Dua Gelombang Massa Aksi Geruduk Kantor DPRD Kota Bekasi

Bekasi Raya

Ketua Bapemperda Kota Bekasi Ajukan Raperda Inisiatif Peningkatan Pelayanan RSUD Tipe D