Home / Politik

Rabu, 8 Desember 2021 - 10:07 WIB

Terkait Usulan Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak, Ketua Bapemperda: Sudah Masuk Propemperda 2022

Ketua BAPEMPERDA (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang

Ketua BAPEMPERDA (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang

KOTA BEKASI – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA) DPRD Kota Bekasi Nicodemus Godjang mengaku bahwa pihaknya sudah menyepakati tiga (3) Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) seperti yang diusulkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi, Makbullah.

“Tiga (3) Raperda tersebut sudah masuk dalam 18 Raperda usulan Propemperda tahun 2022,” kata Nicodemus Godjang yang juga anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi ini kepada rakyatbekasi, Selasa (07/12/2021).

Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa Bang Nico ini juga membeberkan bahwa ketiga raperda tersebut memang dikhususkan untuk perlindungan anak, perempuan dan gender.

“Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan, Raperda tentang Perlindungan Khusus Anak dan Raperda tentang Pengarusutamaan Gender. Ketiganya sudah disepakati dalam pembahasan Bapemperda,” beber pria yang juga menjabat Kepala BP Pemilu DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi mencatat ada 24 kasus pelecehan seksual dan 11 kasus perkosaan atau pencabulan sepanjang bulan Januari hingga bulan November 2021.

Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap kaum perempuan dan anak di bawah umur belum lama ini, menurutnya perlu adanya Peraturan Daerah (Perda) khusus tentang perlindungan perempuan dan anak di bawah umur.

Baca Juga:  PD Migas Kota Bekasi Kalahkan Foster Oil & Energy, Kuasa Hukum: Putusan MA Sudah "Inkracht"

“Harus ada Peraturan Daerah yang mengatur hukuman kepada para pelaku kekerasan seksual kepada perempuan dan anak. Sekarang kita lagi mencoba mengusulkan Raperda tentang perlindungan khusus anak, perempuan dan pengarusutamaan gender kepada DPRD Kota Bekasi. Mudah-mudahan pada 2022 bisa dijadikan Perda,” harap Kepala DPPPA Kota Bekasi Makbullah.

Baca Juga:  Gegara Kinerjanya Lamban, Ketua Bapemperda Minta Plt Wali Kota Bekasi Beri Sanksi Biro Hukum

Lebih jauh Makbullah berharap agar DPRD Kota Bekasi, khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) segera menyelesaikan Peraturan Daerah tersebut, agar kelak anak di bawah umur, perempuan dan arus pengutamaan gender di Kota Bekasi terlindungi. (mar)

Share :

Baca Juga

Politik

Tonase Bertambah Tiap Tahun, Dewan Desak Plt Wali Kota Bekasi Serius Kelola Sampah

Politik

Golkar, PPP dan PAN Sepakat Hilangkan Politik Identitas di Pemilu 2024

Politik

Ini Dia Enam Elemen Pendukung Keberhasilan Pemilihan Umum 2024

Bekasi Raya

Gelora dan HPK Kosgoro Desak Pemkot Bekasi Pikir Ulang Pemutusan Kerjasama LKM-NIK dengan RS Swasta

Politik

Koalisi Indonesia Bersatu Siap Lanjutkan Pembangunan Era Jokowi

Politik

Demokrat Galang Kekuatan Perempuan Pendulang Suara di Pemilu 2024

Politik

Ketua DPRD Kota Bekasi: Tanpa Peran Media Massa, Masyarakat Tidak Tahu Produk Perundangan

Politik

Gabung ke Kosgoro 1957 Sebagai Penasehat , Ridwan Kamil Resmi Jadi Kader Golkar