Home / Bekasi Raya

Kamis, 30 Desember 2021 - 06:58 WIB

IFC Desak Komisi I Panggil EO Media Gathering DPRD Kota Bekasi

Kota Bekasi – Praktisi hukum yang juga Ketua Indonesian Fight Corruption (IFC) Intan Sari Geni SH, ikut menanggapi terkait pemberitaan sebuah kwitansi yang berisi dugaan aliran fee program Media Gathering DPRD Kota Bekasi yang digelar pada pertengahan November 2021 lalu.

“Meski dibungkus dengan kalimat ‘uang titipan’, namun persepsi publik bisa saja sudah mengarah bahwa itu (aliran uang) adalah sebuah komisi atau fee dari proyek jasa berjudul Media Gathering,” tuturnya, Kamis (30/12/2021).

Intan menambahkan, kalau melihat dari isi kwitansi yang beredar tersebut terlihat sejumlah nama dan nomor rekening. Ini bisa diurai siapa orang tersebut apakah benar sebagai pemilik EO yang mendapat proyek gathering di DPRD Kota Bekasi.

Baca Juga:  Anggaran Sekretariat DPRD Kota Bekasi Rawan Jadi Bancakan Oknum TKK Humas

“Gampang kok, lihat siapa dan sebagai apa itu nama yang tertera dalam kwitansi. Apakah ada hubungannya dengan proyek acara gathering DPRD. Jika memang ada hubungannya, ya itu masuk dugaan gratifikasi,” ucapnya.

“Kalau menilik rekam jejak aktivis politik yang disebut-sebut namanya di kwitansi itu sebagai penerima uang titipan tersebut, ya saya menduga itu ada korelasinya. Kita tahu betul lah siapa dia itu, emang agak ‘nakal’,” cibir Intan.

Intan mengancam akan melakukan langkah hukum agar kasus tersebut terang benderang.

Senada dengan kecurigaan sejumlah awak media, Intan meyakini bahwa kwitansi tersebut ada korelasinya dengan proyek kegiatan media gathering. Apalagi Intan mengaku dirinya sangat kenal betul dengan sepak terjang oknum aktifis partai yang namanya ada pada kwitansi tersebut.

“Maka dari itu, Sekwan DPRD atau Komisi 1 DPRD Kota Bekasi segera memanggil pihak perusahaan EO tersebut. Kalau tidak dilakukan, biar kami sebagai elemen masyarakat yang akan melaporkan ke Kejaksaan Negeri Bekasi, agar terang benderang,” tutupnya.

Baca Juga:  Komisi III Desak Bapenda Kota Bekasi Gali Potensi Pendapatan Parkir dan Reklame

Berdasarkan penelusuran kami, selain tandatangan AS di atas materai Rp10 ribu, ada juga tandatangan saksi berinisial AR yang merupakan kakak kandung AS. Lucunya, AP yang ternyata istri dari AR juga dituliskan menerima transferan melalui rekening BCA milik AP. (Mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Persipasi Siap Berlaga di Liga 3 Musim 2022/2023, Mas Tri: Optimis Lolos ke Liga 2

Bekasi Raya

Ini Dia Alasan Dinkes Kota Bekasi Belum Gelar Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat untuk Nakes

Bekasi Raya

BEM Universitas Mitra Karya Sosialisasikan Program Beasiswa di Kecamatan Bekasi Timur

Bekasi Raya

Guru Ngaji Deprok di Lantai Baznas Kota Bekasi, Ketua Komisi II: “Ini Pengelolaan Yang Gagal”

Bekasi Raya

Ngopi Akhir Tahun ala Disdik Tanpa Kadis dan Sekdis

Bekasi Raya

Ruko 3 Lantai Langgar GSB, Wasbang Jatisampurna Kecolongan?

Bekasi Raya

Tuding Akomodir Zonasi Fiktif, Warga Geruduk SMAN 4 Bekasi

Bekasi Raya

Gegara Setor Rp100 Juta, Warganet Kaskus Boikot Baznas Kota Bekasi