Home / Bekasi Raya

Rabu, 30 Maret 2022 - 20:16 WIB

Kejari Cikarang “OTT” Oknum Auditor “Pemeras” BPK Jabar, Ini Dia Modusnya

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas.

CIKARANG PUSAT- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi ungkap motif pemerasan yang dilakukan dua oknum auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat, yaitu APS dan HF terhadap pejabat Pemkab Bekasi.

“Kasus pemerasan ini bermula dari hasil temuan APS selaku Ketua Tim Audit BPK Jabar saat menjalankan tugasnya,” ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi Ricky Setiawan Anas, Rabu (30/03/2022).

Dijelaskan Kajari, pada bulan Desember 2021 dilaksanakan pemeriksaan rutin oleh BPK Jabar, dan salah satu auditornya adalah APS.

Kemudian sambung Kajari, terhadap temuan BPK Jabar di Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, APS meminta uang senilai Rp20 juta kepada masing-masing puskesmas dengan total 17 puskesmas, dan sejumlah Rp500 juta kepada RSUD Cabangbungin.

Selanjutnya pada tanggal 28 Maret 2022, APS menghubungi dr.M untuk menyerahkan uang kepadanya. Kemudian dr. A (Forum Puskesmas) menyiapkan uang sejumlah Rp250 juta, dan dr.M (RSUD Cabangbungin) menyiapkan uang senilai Rp100 juta karena dihantui rasa takut.

Baca Juga:  Muscam KNPI Langgar Prokes Covid - 19, Wali Kota Diminta Evaluasi Pejabat Camat Bekasi Utara

Pada tanggal 29 Maret 2022, papar Kajari, Tim Kejari Kabupaten Bekasi mendapatkan informasi terkait tindak pemerasan yang dilakukan oleh oknum auditor BPK Jabar tersebut.

“Didapat informasi bahwa benar telah dilakukan penyerahan uang sejumlah Rp350 juta kepada APS yang merupakan Ketua Tim Audit BPK Jabar, sedangkan HF selaku anggota tim,” ujar Kajari.

Pada Rabu 30 Maret 2022 sekira pukul 11.30 WIB, Kajari Kabupaten Bekasi didampingi Kasi Intel, Kasi Pidsus, dan Tim Penyidik melakukan penggeledahan terhadap kamar yang dihuni oknum tersebut di Apartemen Oakwood yang berlokasi di Kecamatan Cikarang Selatan.

Baca Juga:  PD Migas Kota Bekasi Kalahkan Foster Oil & Energy, Kuasa Hukum: Putusan MA Sudah "Inkracht"

“Saat penggeledahan ditemukan uang tunai dalam satu buah tas ransel warna hitam dengan pecahan lima puluh ribu dan seratus ribuan di kamar atas nama FH senilai 350 juta rupiah,” beber Kajari.

Menindaklanjuti hasil penggeledahan tersebut, masih kata Kajari, Tim Penyidik langsung melakukan penangkapan terhadap APS dan FH yang sedang melakukan pemeriksaan di ruangan BPKAD Kabupaten Bekasi.

“Kami langsung membawa dua oknum auditor BPK Jabar itu ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi untuk proses lebih lanjut,”demikian Kajari mengakhiri. (RED)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Gelar Vaksinasi Massal

Bekasi Raya

Sejumlah Organisasi Profesi Wartawan Bersepakat Bentuk Pokja DPRD Kota Bekasi

Bekasi Raya

Tempat Hiburan di Kota Bekasi Wajib Tutup selama Ramadan 1443 H

Bekasi Raya

Ini Dia Maklumat Wali Kota Bekasi Tentang Protokol Kesehatan Covid-19 Yang Berlaku Besok

Bekasi Raya

Mas Tri Apresiasi OPD Atas Lancarnya Pembahasan LKPJ

Bekasi Raya

Protokol Kesehatan di Paradiso Bekasi Hanya Sebatas Cuci Tangan, Disparbud dan Satpol-PP Hanya “Koordinasi”?

Bekasi Raya

Naik 11 Persen, Sidang Paripurna DPRD Tetapkan APBD Kota Bekasi 2023 Hampir Rp 6 Triliun

Bekasi Raya

Tak Usah Berpolemik, Ini Kata Kadinkes Kota Bekasi soal LKM-NIK