Home / Bekasi Raya

Minggu, 17 April 2022 - 09:51 WIB

Nekat Beroperasi Selama Ramadhan, Satpol PP Segel 21 THM di Bekasi

KABUPATEN BEKASI – Puluhan tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Bekasi, nekat beroperasi di Bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah ini. Padahal pemerintah setempat telah mengimbau mereka agar menghentikan sementara aktivitasnya.

Akibatnya, puluhan tempat hiburan malam itu disegel Satpol PP Kabupaten Bekasi.

“Kegiatan kami melakukan razia dan melakukan penindakan kepada usaha THM yang masih membandel buka di bulan puasa,” kata Kasi Wasdal Satpol PP Kabupaten Bekasi Windhy Mauly, Minggu (17/04/2022).

Dia menjelaskan penutupan dengan menyegel tempat hiburan malam dilakukan dalam rangka menindaklanjuti laporan sejumlah masyarakat yang merasa terganggu atas aktivitas hiburan malam tersebut.

“Banyak tokoh masyarakat maupun lembaga keagamaan yang mengadukan ke pemerintah daerah sehingga dini hari tadi kami lakukan razia,” katanya.

Baca Juga:  KOREKSI Persoalkan Dugaan Rangkap Anggaran Covid-19 dan Bangunan Kesehatan Desa Lambang Sari

Razia yang dilakukan petugas diawali dengan penyisiran sejumlah THM yang berada di kawasan Ruko Thamrin Lippo Cikarang dilanjutkan ke area Tol Cikarang Barat.

“Kami terpaksa menjatuhkan sanksi berupa penyegelan terhadap 21 THM yang melanggar aturan operasional di Bulan Ramadan,” ucapnya.

Windhy mengaku kegiatan penyegelan sempat mendapatkan perlawanan dan penolakan dari salah satu oknum keamanan hingga berimbas kericuhan dan nyaris terjadi baku hantam antara petugas dengan oknum pihak keamanan.

Kericuhan sendiri terjadi saat salah satu oknum keamanan tempat hiburan malam tidak terima tempat kerjanya disegel petugas.

Baca Juga:  Tinjau Kios Terbakar di Terminal Induk, Plt Wali Kota Bekasi Janjikan Bangunan Baru

“Hampir semua kita lakukan penyegelan baik di kawasan Ruko Thamrin maupun tempat lain seperti di samping pintu tol Cikarang Barat maupun beberapa tempat lain,” katanya.

Windhy juga memastikan bahwa petugas tidak akan segan memberi sanksi apabila pengelola THM masih nekat membuka usahanya.

“Kami tidak tebang pilih karena memang sudah peraturan pemerintah dengan dilarangnya pemilik tempat hiburan malam membuka usahanya di Bulan Suci Ramadhan,” katanya.

Dia berharap dengan penyegelan ini, aktivitas ibadah masyarakat khususnya Umat Muslim di Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan lancar dan khusuk tanpa ada gangguan maupun kebisingan dari tempat hiburan malam. (*)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Kang Emil Akui Pergub 44 Tahun 2022 Kurang Ketat Atur Keberadaan Komite Sekolah

Bekasi Raya

Bikin Heboh, Ini Dia Daftar Mutasi 16 Pejabat Eselon II Pemkot Bekasi

Bekasi Raya

Ini Kata Kapolsek Bekasi Timur Terkait Tewasnya Pasien Isolasi, Direktur RSUD CAM Kota Bekasi Bungkam

Bekasi Raya

GmnI Bekasi Akan Laporkan Dugaan Korupsi Dana BLT ke Kejaksaan Negeri

Bekasi Raya

Sambut Hari Ibu, Talk Show Peran Perempuan Digelar di Pura Tirta Buana Bekasi

Bekasi Raya

Kembali Jadi Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Diharapkan Bawa Perubahan

Bekasi Raya

Diduga Libatkan ASN Berpolitik, Ramangsa Institute Laporkan Plt Wali Kota Bekasi ke Bawaslu

Bekasi Raya

Tolak Segala Bentuk Intervensi, Klub-Klub Anggota Desak Tim 9 Segera Gelar Pemilihan Ketua Persipasi