Home / Opini

Senin, 23 Mei 2022 - 21:36 WIB

Pendidikan Untuk Semua Kalangan di Tengah Kesenjangan

Oleh: Muhamad Jufri, SE., MM.

Pendidikan didesain sedemikian rupa sehingga siapa pun bisa mendapatkan kesempatan belajar. Negara tidak boleh membeda-bedakan atau menghambat kesempatan warga negaranya dalam menikmati layanan pendidikan.

Ada tiga bentuk kesenjangan dalam pendidikan, yaitu; kesenjangan struktural, kesenjangan kultural, dan kesenjangan spasial.

Beragam ikhtiar pemerintah menekan kesenjangan dilakukan sejak lama dan hasilnya cukup menggembirakan.

Sebagai contoh, kesenjangan akses jenjang pendidikan menengah atas dan pendidikan tinggi semakin mengecil.

Ditilik dari aspek mutu pendidikan, Indonesia masih perlu berjuang lebih keras. Di tingkat regional, ASEAN misalnya, capaian siswa Indonesia dalam membaca, matematika, dan sains, terendah kedua, dengan juru kunci Filipina (PISA 2018).

Wakil Rektor Universitas Mitra Karya dan Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Bekasi, Muhamad Jufri, SE., MM.

Mutu pendidikan sangat ditentukan faktor Status Sosial Ekonomi (SSE) orang tua. Disertasi Suharti (2013) menunjukkan, sekitar 66 persen prestasi siswa ditentukan SSE.

Dengan demikian, sisanya, 34 persen dipengaruhi peran sekolah yang berbagi dengan peran teman bermain, lingkungan, dan faktor lainnya.

Sistem masuk sekolah negeri yang masih mengandalkan prestasi juga berkontribusi dalam memperlebar kesenjangan. Siswa berprestasi yang biasanya dari keluarga mampu, bisa menikmati sekolah negeri yang secara rerata lebih baik kualitasnya dibandingkan sekolah swasta (Newhouse & Beegle, 2006).

Baca Juga:  Perumda Tirta Patriot Berbagi Berkah Ramadan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

Sistem PPDB, apakah solusi ?

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 sudah diambang pintu, bahkan sudah ada beberapa yang sudah membukanya, untuk mematangkan persiapannya.

Kemendikbud Ristek telah membuat aturan mengenai penerimaan peserta didik baru tahun 2022 atau 2023 untuk para orang tua yang ingin mendaftarkan anaknya.

Aturan yang dibuat untuk penerimaan peserta didik baru tahun 2022 ini merupakan hal yang harus diperhatikan oleh para orang tua agar tidak ketinggalan informasi mengenai mekanisme PPDB.

Share :

Baca Juga

Opini

Akselerasi Tri Adhianto di Tengah Pusaran Politik Kota Bekasi

Opini

Imperialisme Berbaju Covid-19, Bangkit Melawan atau Diam Tertindas

Opini

Harapan Kader Pada Muscab ke VIII PPP Kota Bekasi

Opini

Mudik Pelik Di Tengah Pandemi

Opini

Nikmatnya Jadi Siswa “KETM” di Kota Bekasi, Pasti Masuk di SMA Negeri Favorit

Opini

Lima Tahun Ruang Kelas SDN Bojong Menteng VII Tak Juga Diperbaiki, Siapa Lalai?

Opini

Kado Pahit 76 Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia

Opini

Balada Cebong, Kampret dan Kadal Gurun di Bumi Nusantara