Home / Bekasi Raya

Senin, 20 Juni 2022 - 14:17 WIB

GEMASI Desak Kejaksaan Untuk Periksa Ketua Baznas Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemasi) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Kejaksaan Negeri Bekasi, Senin (20/06/22).

Dalam aksinya, massa aksi menyampaikan adanya dugaan korupsi di tubuh Baznas Kota Bekasi, dimana Ismail Hasyim selaku ketua telah menyetorkan sejumlah uang kepada Wali Kota Nonaktif Rahmat Effendi dengan kode “rekening masjid”.

“Berdasarkan hasil penyelidikan KPK, Ketua Baznas Kota Bekasi Ismail Hasyim telah memberikan uang kepada pepen sebanyak Rp100 Juta,” ujar Koordinator Aksi Dicky Armanda.

Dicky menyebutkan bahwasannya telah terjadi dugaan gratifikasi antara Ketua Baznas Kota Bekasi dengan tersangka Wali Kota nonaktif Rahmat Effendi.

Baca Juga:  Kaleidoskop Bekasi 2022: Karangan Bunga Rp1,1 Miliar, OTT Wali Kota Hingga Palang Pintu Otomatis Senilai Rp585 Juta

“Maka dari pada itu, kami Gemasi mendesak Kejaksaan Negeri Bekasi untuk segera memanggil dan memeriksa Ketua Baznas Kota Bekasi Ismail Hasyim atas dugaan gratifikasi sebesar Rp100 Juta terhadap MEMERIKSA KETUA BAZNAS KOTA BEKASI ISMAIL HASYIM yang diduga melakukan gratifikasi dengan kode “Rekening Masjid” terhadap Wali Kota Nonaktif Rahmat Effendi,” pungkasnya. (mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Anggota DPRD Kota Bekasi Serahkan Bantuan Pokir ke Kader Posyandu

Bekasi Raya

Ratusan Jurnalis Hadiri Media Gathering DPRD Kota Bekasi

Bekasi Raya

Habiskan Anggaran Rp13 Miliar, Pemkot Bekasi Bagikan 262 Unit Baktor

Bekasi Raya

Keluarga Kaya Mendadak Miskin, Panitia Sekolah dan Pemprov Jabar Tutup Mata Manipulasi “KETM”

Bekasi Raya

Pertama Kali di Kota Bekasi, Pemilihan RW ini Digelar Secara Digital

Bekasi Raya

Ketua LPM Cikiwul: Bukan Hamburkan Uang, Itu Kegiatan Forum Komunikasi

Bekasi Raya

Plt Wali Kota Bekasi Serahkan Penghargaan Kepada Sejumlah OPD Sepulang Umroh

Bekasi Raya

PAGAR Kota Bekasi Bakal Polisikan Wenny Haryanto atas Dugaan Ancaman dan Intimidasi