Home / Advertorial

Kamis, 4 Agustus 2022 - 11:06 WIB

Sardi Effendi Desak Kenaikan Anggaran BOSDA SD dan SMP di KUA-PPAS 2023 Kota Bekasi

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi.

KOTA BEKASI – Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi mendesak agar KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara ) Tahun Anggaran 2023 mendatang memperjelas penganggaran BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) SMP Negeri yang dianggarkan sebesar Rp90 ribu per siswa dinaikkan menjadi Rp100 ribu.

Begitu juga BOSDA Sekolah Dasar Negeri yang sedari dulu dianggarkan sebesar Rp30 ribu per siswa, kata dia, juga harus ada dinaikkan.

Kenaikan anggaran BOSDA tersebut menurut Bang Sardi sapaan akrabnya, dimaksudkan agar kegiatan operasional sekolah dapat berjalan dengan baik.

“Saya minta Inspektorat Kota Bekasi membuat mekanisme dan mengawal pencairan BOSDA ini langsung ke sekolah-sekolah. Mekanisme pencairan agar langsung ke sekolah SMP dan SD Negeri, jangan lagi terkonsentrasi di Dinas Pendidikan Kota Bekasi,” ujar Bang Sardi kepada rakyatbekasi.com, Kamis (04/08/2022).

Lebih lanjut mantan Ketua Komisi IV ini mengatakan bahwa jika pencairan BOSDA masih terkonsentrasi ke Dinas Pendidikan, tentunya akan menambah beban sekolah-sekolah yang saat ini kondisinya masih kekurangan tenaga pengajar atau guru. “Agar langkah-langkah strategis dapat diambil oleh para Kepala Sekolah, agar segala macam persoalan dan permasalahan yang terjadi di sekolah dapat segera diatasi,” bebernya.

“Ini momentum yang sangat tepat untuk membenahi mekanisme pencairan BOSDA yang ruwet dan berbelit-belit, karena bertepatan dengan berbagai persoalan saat pelaksanaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) yang dihadapi sekolah negeri dapat teratasi dengan pencairan BOSDA yang tepat waktu,” terangnya.

Selain Inspektorat Kota Bekasi, Bang Sardi juga mendesak Dinas Pendidikan Kota Bekasi agar turut mendukung dalam membenahi persoalan BOSDA dengan mempersiapkan para kepala sekolah untuk menerima langsung pencairannya di sekolah masing-masing.

Baca Juga:  PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 2 Pekan

“Masa kalah dengan kabupaten dan kota lain yang BOSDA-nya sudah langsung dicairkan ke sekolah-sekolah. Karena ujung tombak peningkatan mutu pendidikan ada di sekolah, tempat para guru mengajar dan mendidik,” pungkasnya. (ADV)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Aminah Perjuangkan Pembangunan Puskesmas Bagi Warga Jatiasih – Jatisampurna

Advertorial

Masuki Musim Hujan, Ketua Fraksi Demokrat Tanyakan Dugaan Pelanggaran Kota Bintang

Advertorial

Komisi III Desak Bapenda Kota Bekasi Tingkatkan Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak

Advertorial

Sesuai RPJMD Kota Bekasi, Herpur Dorong Pembangunan Puskesmas Di setiap Kelurahan

Advertorial

Bang Jack Akan Panggil Kepala DPMPTSP Kota Bekasi Terkait Reklame Bodong

Advertorial

Aminah Desak Pemkot Bekasi Serius Tangani Banjir di Kecamatan Jatiasih

Advertorial

Haeri Parani Desak Pemkot Bekasi Wujudkan Target RTH

Advertorial

DPRD Kritisi Penerapan Aturan Perda Di Kota Bekasi