Home / Ekstra

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 00:43 WIB

Paypal Akhirnya Resmi Terdaftar PSE, Epic Games Masih Cuek Diblokir Kominfo

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan layanan keuangan digital PayPal telah resmi terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

sementara pengembang dan layanan game Epic Games masih belum mendaftarkan sebagai PSE yang beroperasi di Indonesia.

“Iya, (PayPal) sudah (terdaftar). Saat ini sudah lebih dari 9.414 sistem elektronik di Indonesia yang sudah beroperasi saat ini, dan itu di bawah kelola dari 5.600 penyelenggara sistem elektronik lokal dan global, sehingga aksesnya sudah terbuka dan masyarakat kembali bisa gunakan layanan PSE itu,” kata Menteri Johnny saat ditemui di Jakarta, Jumat (05/08/2022).

Lebih lanjut, Menkominfo meminta Epic Games supaya segera mendaftar sebagai PSE di Indonesia agar blokirnya segera dibuka dan kembali bisa diakses oleh pengguna setianya di Tanah Air.

Seperti yang diketahui, Epic Games merupakan PSE yang masih diputus aksesnya oleh Kemenkominfo karena tak kunjung mendaftar hingga batas waktu Jumat (29/07/2022) pukul 23.59 WIB silam.

“Kami meminta Epic Games untuk segera mendaftar, mungkin mereka belum tahu karena berada di luar negeri. Persyaratan pendaftarannya cukup ringan, dilakukan secara online, dengan kewajiban-kewajiban termasuk perlindungan data pribadi pengguna. Jika mengalami kendala teknis, kami siap membantu, kalau mereka berkehendak untuk mendaftar,” jelas Johnny.

Menkominfo mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kedutaan besar negara terkait dimana kantor pusat PSE tersebut berada.

Baca Juga:  Ada DOTA 2, PayPal hingga CS:GO, Ini Dia 6 Aplikasi yang Masih Diblokir Kominfo

Ia menyebutkan, kerja sama tersebut berlangsung dengan baik dan kooperatif, sehingga komunikasi dengan platform tersebut telah terbuka dan terjalin.

“Mudah-mudahan pendaftarannya bisa segera dilakukan, sehingga pengaktifan kembali atau pembukaan blokirnya bisa dilakukan dengan cepat. Namun, jika tidak dilakukan, maka (sesuai) amanat undang-undang, ya, (aksesnya) tidak boleh dibuka,” tegasnya.

Menteri Johnny kemudian mengingatkan bagi PSE terdaftar untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya memberikan perlindungan data pribadi bagi masyarakat yang menggunakan layanannya di Indonesia.

Baca Juga:  Belum Lengkapi Data PSE, Kominfo Beri Google Tenggat Waktu Sebulan

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa menggunakan data pribadi masyarakat di sistem elektronik dengan semena-mena karena peraturan pendaftaran PSE ini.

“Tidak bisa, karena data pribadi masyarakat ada di dalam PSE. Sehingga atas nama masyarakat dan untuk kepentingan masyarakat, Kominfo hadir untuk menjaga agar PSE-nya memberikan perlindungan terhadap data pribadi masyarakat,” katanya.

Saat disinggung soal perkembangan Rancangan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) yang masih digodok di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menkominfo berharap RUU tersebut bisa segera disahkan menjadi undang-undang.

“RUU PDP sedang berlangsung di DPR, saya harapkan, dan DPR saya kira juga berharap bahwa itu bisa diselesaikan dengan cepat. Saat ini DPR masih reses, mudah-mudahan setelah masa sidang prosesnya bisa berjalan kembali sehingga dengan cepat bisa diselesaikan dan ditetapkan sebagai undang-undang,” tutupnya. (mar)

Share :

Baca Juga

Ekstra

Tiba di Polda Metro, Marshel Mengumpat Anj**g ke Awak Media

Ekstra

Simpan 76 Video Syur Dea OnlyFans, Marshel Akui Dirinya Memang Nakal

Ekstra

Zulkah Klaim Kisruh P3SRS Grand Center Point Sudah Selesai Secara Internal

Ekstra

Puasa Ramadan Bermanfaat Redam Gejala Asam Lambung

Ekstra

SK Bupati Pengangkatan Usep Dianggap Sepihak, Komisi I Rekomendasikan PTUN

Ekstra

Kerap Tak Terima BST, MIO Jakbar Harap Pemerintah Perhatikan Nasib Jurnalis

Ekstra

Panglima TNI Tinjau Instalasi Terpusat OTG dan Kelurahan Rorotan di Cilincing

Ekstra

Hotel Harper Cikarang Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan