Home / Bekasi Raya

Selasa, 13 September 2022 - 23:43 WIB

Realisasi APBD Kota Bekasi Hingga September Baru Capai 42 Persen, Disperkimtan dan DBMSDA Terendah

BEKASI SELATAN – Realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Bekasi hingga September tahun 2022, masih di bawah 50 persen.

Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi mencatat realisasi belanja daerah baru capai 42,78 persen.

“Data per hari ini, realisasi anggaran belanja capai 42,78 persen. Kalau sekarang sesuai peraturan yang baru terbaginya bukan lagi Belanja Tidak Langsung (BTL) dan Belanja Langsung (BL). Tetapi Belanja Operasional, Belanja Modal dan BTT. Kelompok belanjanya sudah disesuaikan dengan peraturan yang baru,” kata Kabid Perbendaharaan BPKAD Kota Bekasi, Sri Susilawati, Selasa (13/09/2022).

Baca Juga:  Sekretaris Komisi I: Surat Edaran MenPAN-RB Bukanlah Pemberhentian TKK Kota Bekasi Secara Massal

“Intinya sih harusnya memang idealnya penyerapan di atas 50 sampai 60 persen, karena ini sudah masuk di triwulan tiga. Kita hanya memfasilitasi yang masuk dari OPD pada saat pengajuan mungkin baru sebesar ini,” sambungnya.

BPKAD juga mencatat penyerapan anggaran daerah dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bekasi tahun 2022 hingga bulan September 2022, masih di bawah 20 persen.

OPD tersebut yaitu Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi

Berdasarkan data dan catatan dari  Badan Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi, hingga bulan September, realisasi anggaran pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) baru mencapai 11,05 persen.

Baca Juga:  Vaksinasi Gratis Massal Golkar Kota Bekasi Tembus 3000 Peserta

Capaian tersebut paling rendah dibandingkam dengan OPD lainnya. Selanjutnya ada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) dengan realisasi anggaran baru mencapai 15,91 persen.

Sedangkan, realisasi penyerapan anggaran tertinggi yakni Dinas Kepemudaan dan Olah Raga (Dispora) yakni 77,27 persen. Selanjutnya disusul, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) sebesar 67,05 persen.

Sri Susilawati mengatakan, Disperkimtan adalah OPD besar. Selain itu Disperkimtan juga adalah dinas yang berhubungan dengan pembangunan fisik.

“Biasanya setelah ABT, mulai ada penumpukan untuk pembayaraan. Kita ada cute off per 30 November untuk APBD murni 2022. Untuk ABT nanti pada tanggal 15 Desember 2022. Kita harapkan selesai semuanya,” kata Sri Susilawati. (mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Pj Bupati Bekasi Lantik 11 Pejabat Eselon II, Ini Dia Daftarnya

Bekasi Raya

Polrestro Bekasi Kota Gagalkan Penyelundupan 31 Kg Ganja

Bekasi Raya

Iko Uwais Terancam 5 Tahun Penjara Jika Terbukti Bersalah

Bekasi Raya

Polrestro Bekasi Kota Gelar Operasi Prokes Covid-19 di THM

Bekasi Raya

35 Kasus Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan Sepanjang 2021 di Kota Bekasi, DPPPA Dorong Perda Khusus

Bekasi Raya

Dugaan Korupsi Pembangunan USB di SMAN 19, Kejari Bekasi Tetapkan Dua Tersangka

Bekasi Raya

Meski KPK Nyatakan Berkas Telah Lengkap, Jadwal Sidang Rahmat Effendi Belum Juga Ditetapkan

Bekasi Raya

Posko Ormas Tak Tersentuh Petugas dalam Tiga Kali Penertiban Bangunan Liar, Tanya Kenapa?