Home / Nasional

Jumat, 23 September 2022 - 07:10 WIB

Pidato MenPAN-RB Azwar Anas Bisa Bikin Tenaga Honorer Jantungan

Pidato MenPAN-RB Azwar Anas Bisa Bikin Tenaga Honorer Jantungan.

Pidato MenPAN-RB Azwar Anas Bisa Bikin Tenaga Honorer Jantungan.

JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan pernyataan terbaru terkait nasib para tenaga honorer.

Saat berpidato di acara penandatanganan Keputusan Bersama tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas ASN dalam Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Kamis (22/09/2022) kemarin, Azwar Anas tidak langsung bicara soal honorer.

Azwar Anas mengatakan, penandatanganan keputusan bersama tersebut penting sebagai salah satu upaya mewujudkan birokrasi yang netral dan sumber daya manusia (SDM) ASN yang mampu mendukung kesuksesan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 mendatang.

Keputusan bersama ditandatangani langsung MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto, Mendagri Tito Karnavian, dan Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Wibisana.

Setelah sekian kalimat disampaikan, Azwar Anas menyinggung harapan semua pihak tentang birokrasi berkelas dunia.

Baca Juga:  Pemilihan Ketum PBNU Digelar Voting, Cak Imin: Baiknya Musyawarah Mufakat

Namun, kata pria kelahiran 6 Agustus 1973 itu, pemerintah menghadapi dilema-dilema dalam upaya menciptakan birokrasi berkelas dunia.

“Di satu sisi kita mendorong supaya ASN harus bersaing, melayani di era disrupsi dan sebagainya, tetapi ada gelembung-gelembung honorer yang terus tumbuh,” ungkap Azwar Anas yang ditayangkan dalam kanal KemenPAN-RB di Youtube, dikutip Jum’at (23/09/2022).

“Ada honorer yang memang kualitasnya bagus di beberapa daerah, ada yang direkrut karena berbagai macam cara dan kemudian minta diangkat menjadi ASN,” terangnya.

Baca Juga:  Belum Lengkapi Data PSE, Kominfo Beri Google Tenggat Waktu Sebulan

Lebih lanjut, Azwar Anas mengatakan masalah honorer ini merupakan tantangan dalam upaya penataan birokrasi.

Namun, dirinya khawatir ada dampak buruk jika pengangkatan tenaga honorer terus dilakukan oleh pihaknya.

“Nah, ini kalau terus menerus tentu menjadi tantangan kita semua. Jangan-jangan, kalau honorer terus diangkat ini, republik kita jadi republik honorer,” kata Anas.

Dia juga khawatir nasib para sarjana fresh graduate yang pengin menjadi ASN, menjadi tersisihkan gara-gara pemerintah terus-terusan mengangkat honorer.

Azwar Anas menyebut, setiap tahun rata-rata ada 1 juta fresh graduate tamatan perguruan tinggi.

“Ini tidak mendapatkan tempat. Ini tantangan kita semua,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Kominfo: Masyarakat Tak Harus Beli TV Baru untuk Nikmati Siaran Digital

Nasional

Mantan Kanwil BPN DKI Jakarta Merasa Dirugikan Gegara Permen ATR/BPN 11/2016

Nasional

Ketua KPK: Penunjukan Pj Kepala Daerah Rawan Korupsi

Nasional

Belum Lengkapi Data PSE, Kominfo Beri Google Tenggat Waktu Sebulan

Nasional

Warga Negeri Wakal Leihitu Berlebaran Hari Ini

Nasional

PPKM Level 3 Batal, Ruas Tol Ini Terapkan Ganjil Genap Saat Libur Nataru

Nasional

Bamsoet Sebut Usulan PPHN Bakal Berdampak pada Visi dan Misi Capres

Nasional

Berdalih Panel Listrik Berdebu, DPR Hamburkan Rp55 Miliar Buat Beli Lift Baru