Home / Ekstra

Minggu, 25 September 2022 - 03:19 WIB

Kenali PCOS, Kelainan Hormon pada Perempuan Saat Usia Subur

Istockphoto

Istockphoto

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) atau sindrom polikistik ovarium adalah kelainan hormonal yang paling sering terjadi pada perempuan remaja dan usia subur di dunia.

PCOS bisa disebut sebagai gangguan hormon yang umum terjadi pada perempuan di usia subur.

“Usia subur itu dari 14 sampai 40 tahun. Saat pubertas terlihat gejala-gejala PCOS,” kata Kelly Dartanto, BSc, ANutr, Registered Associate Nutritionist Ahli gizi teregistrasi dan terakreditasi di lembaga Association for Nutrition dan Kemenkes Inggris, saat webinar yang digelar oleh NoDokter di Jakarta, Sabtu, (24/09/2022).

Masih menurut Kelly, hasil dari sebuah penelitian setidaknya satu dari 10 perempuan terdiagnosa mengalami PCOS. Namun hal ini tidak perlu ditakuti.

Karena, PCOS adalah sebuah sindrom bukan penyakit yang ada di dalam tubuh.

“Dia itu bukan penyakit. Kalau penyakit itu suatu yang biasanya memiliki penyebab yang pasti, gejalanya sudah terindentifikasi dan perawatan yang sesuai. Kalau sindrom adalah sekelompok atau kombinasi gejala yang mungkin tidak selalu memiliki penyebab yang pasti,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gelombang Omicron Mulai Menjalar di Benua Biru, Eropa "Lockdown"

Tidak jarang, setiap perempuan yang terdiagnosa memiliki PCOS memiliki gejala yang berbeda.

Hal ini karena setiap hormon dalam tubuh seorang perempuan tidak sama.

“Makanya gejala-gejala PCOS banyak sekali. Setiap perempuan punya gejala yang berbeda. Kita tidak bisa menyembuhkan, tetapi kita mengatasi gejala-gejalanya,” ujarnya.

Karena itu, bagi para perempuan dewasa yang mengalami PCOS jangan khawatir. Sindrom ini bisa diatasi dengan beberapa cara.

Sulit mendeteksi PCOS di dalam tubuh

Hal yang paling sering dialami para pengidap PCOS adalah kesulitan mendeteksinya ada di dalam tubuh.

Baca Juga:  Sebelum Resmi Caplok Twitter, Ternyata Elon Musk Sempat Bertemu Menko Luhut

Ada waktu terbaik ketika seseorang mau mendeteksi PCOS apakah ada di dalam tubuhnya atau tidak.

“Satu dari 10 perempuan itu ada PCOS. Ini bukan penyakit, ini adalah sindrom. Kesulitannya terdeteksi adalah ketika usia mulai pubertas dari 14 tahun Sampai 18 tahun belum terlihat. Setelah itu baru terdiagnosa mungkin bisa setelah menikah karena belum memiliki keturunan,” tambahnya.

Angka kejadian PCOS bervariasi antara 1,8 persen dan 15 persen tergantung etnis, latar belakang dan kriteria diagnostik yang digunakan.

Pada dasarnya PCOS ditandai dengan gangguan siklus menstruasi, kadar hormon androgen (hormon pria) pada seorang perempuan meningkat hal ini ditandai dengan gejala klinis atau dinilai oleh data laboratorium serta bentuk sel telur seperti gambaran kista-kista kecil pada pemeriksaan USG. (*)

Share :

Baca Juga

Ekstra

THR Ludes Gegara Main Slot, Petugas PPSU Ngaku Dibegal

Ekstra

Layaknya Facebook dan Instagram, WhatsApp Uji Coba Hadirkan Stiker Avatar

Ekstra

Polisi Tahan Roy Suryo Gegara Meme Jokowi

Ekstra

Libur Lebaran, Polda Metro Jaya Tiadakan Aturan Ganjil-Genap 29 April – 8 Mei 2022

Ekstra

Pertalite Jadi Boros, ‘Sudah Jatuh Tertimpa Tangga’, Pertamina Jangan Arogan!

Ekstra

Cegah Penyebaran Covid-19, Sat Intelkam Polrestro Bekasi Kota beri bantuan 500 Masker Kepada DPD PKS

Ekstra

Hotel Harper Cikarang Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadhan

Ekstra

Usai Beli Twitter, Elon Musk akan Menjamu Jokowi di Amerika