Home / Bekasi Raya

Jumat, 14 Oktober 2022 - 07:20 WIB

Ini Dia Terobosan Bapenda Kota Bekasi untuk Tingkatkan Realisasi Pendapatan Pajak Daerah

Kabid Wasdal Bapenda Kota Bekasi Agustinus Prakosa (Batik Merah Tengah) seusai menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Batang, Kamis (13/10/2022).

Kabid Wasdal Bapenda Kota Bekasi Agustinus Prakosa (Batik Merah Tengah) seusai menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Batang, Kamis (13/10/2022).

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus memacu peningkatan pendapatan daerah melalui pajak bumi dan bangunan (PBB) melalui sejumlah terobosan.

Salah satunya adalah pemasangan stiker pemberitahuan belum memenuhi kewajiban bagi wajib pajak yang menunggak di Kota Bekasi.

“Kami ingatkan bagi wajib pajak yang menunggak tahun ini, kita akan pasang banner atau stiker bertuliskan bangunan ini belum menunaikan kewajiban wajib pajak,” ungkap Kepala Bidang Wasdal Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi Agustinus Prakoso, Kamis (13/10/2022).

Namun demikian lanjut Agustinus, hal tersebut tentu telah melalui proses administrasi terlebih dahulu seperti surat peringatan atau lainnya terkait kewajiban pajak.

Baca Juga:  Dituding Kongkalikong dengan PT GG dan PT FSW, Konspirasi Desak Bupati Bekasi Pecat Kepala DLH

Jika wajib pajak masih membandel, kata dia, maka pihaknya akan memasang stiker pemberitahuan tersebut di tempat usaha atau bangunannya.

Diceritakan oleh Agustinus, Kota Bekasi kini telah memiliki berbagai terobosan dalam mempermudah wajib pajak untuk melunasi kewajibannya di mana saja dan kapan saja, melalui aplikasi ataupun minimarket.

Melalui terobosan itu masyarakat bisa cepat membayar pajak PBB.

“Tahun ini ada program penghapusan sanksi administrasi, jadi wajib pajak tidak membayar denda, hanya membayar pokok saja,” bebernya.

Lebih lanjut Agustinus mengatakan bahwa pihaknya kini langsung mendatangi kantor pusat wajib pajak yang membuka usaha restoran cepat saji di pusat perbelanjaan di Kota Bekasi.

Baca Juga:  DP3A Kota Bekasi Catat 202 Kekerasan Anak Terjadi di 2021

“Kami bisa mengumpulkan sekira Rp4 miliar piutang wajib pajak restoran yang terbayarkan dengan datang langsung ke kantor pusatnya, ” Kata Agustinus.

Tak hanya restoran cepat saji, lanjut Agustinus, sejumlah apartemen yang belum menunaikan kewajiban pajak seperti; Apartemen Kemang View, maka pihaknya akan melakukan penagihan pajak dengan melibatkan Jaksa pembela negara (JPN).

“Nilai dua apartemen di wilayah Bekasi Selatan belum membayar pajak cukup fantastis lebih dari Rp5 miliar. Kami sudah coba tagih bersama JPN, semoga dalam waktu dekat terbayarkan,” terangnya.

Sebagai informasi, Agustinus mengungkapkan bahwa realisasi tagihan wajib Pajak Bumi Bangunan di Kota Bekasi hingga September 2022 sudah di atas 70 persen. (mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Tak Harus ke Hotel, Prostitusi Online Berkedok Rumah Kost kini Marak di Kota Bekasi

Bekasi Raya

Unggul Tipis 2-1 di Laga “Derby Bekasi”, Persipasi Melaju ke Babak Final Liga 3 Seri 1 Jawa Barat

Bekasi Raya

Abaikan Siswa yang dirumahkan, Anggota DPRD Kecam Dinas Pendidikan Kota Bekasi

Bekasi Raya

MI Al-Muhajirien Gelar Vaksinasi Sinovac Bagi Siswa Usia 6-12 Tahun Saat Pembagian Rapor

Bekasi Raya

Arisan ala Sahabat Nuryadi Darmawan (SND), Kuatkan Silaturahmi dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Bekasi Raya

Bikin Heboh, Ini Dia Daftar Mutasi 16 Pejabat Eselon II Pemkot Bekasi

Bekasi Raya

Terkait Peralihan Jadi PPPK, Komisi I DPRD Kota Bekasi Desak BPKSDM Berikan Data Riil Jumlah TKK di Tiap OPD

Bekasi Raya

9.667 DUK Tunggu Kebijakan Plt Wali Kota Bekasi Usai Mutasi