Home / Bekasi Raya

Selasa, 15 November 2022 - 15:11 WIB

Ada Enam Siswi SDN Jatirasa III Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru, Kepala Sekolah Bilang Begini

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono (tiga dari kanan), Kepala Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sugito (tengah), Kepala Sekolah SDN Jatirasa III, Tri Surisniati (tiga dari kiri).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Daradjat Kardono (tiga dari kanan), Kepala Seksi Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Sugito (tengah), Kepala Sekolah SDN Jatirasa III, Tri Surisniati (tiga dari kiri).

JATI ASIH – Kepala Sekolah SDN Jatirasa III, Tri Surisniati mengatakan bahwa Oknum guru yang merupakan pelaku pencabulan siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jatirasa III, Kecamatan Jati Asih Kota Bekasi, dinyatakan buron sejak satu minggu yang lalu.

Atas kejadian itu, Sri mengaku dirinya juga telah dipanggil oleh Dinas Pendidikan (Disdik) dan melakukan kordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

“Saat saya menghadap ke Disdik Minggu lalu memang pelaku sudah tidak lagi mengajar. Saat saya menghadap juga Disdik sudah mengeluarkan surat pemberhentian kepada pelaku,” kata Sri sapaan akrabnya kepada awak media, Selasa (15/11/2022).

Tri juga mengaku, bahwa selain satu korban yang sudah melaporkan kejadian pelecehan yang dilakukan oleh Oknum guru ke Polres Metro Bekasi Kota, diketahui ada 6 korban yang mengaku dilecehkan oleh Oknum Guru AD.

“Saat ini pelaku sudah tidak ada sejak satu Minggu lalu. Dari hasil pendataan kita ada 6 orang korban,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Tri membantah bahwa dirinya melakukan langkah perdamaian kepada pihak korban. Melainkan dirinya hanya ingin menyelamatkan nama baik sekolah, agar anak-anak didiknya tidak ikut trauma.

Baca Juga:  BMPS Kota Bekasi: Yayasan Tagih Tunggakan SPP Siswa adalah Hal Yang Wajar

Kemudian, dirinya juga membantah bahwa dirinya tidak ada hubungan keluarga dengan pelaku AD. Dirinya hanya sebatas merekomendasikan pelaku menjadi guru sementara.

“Saya jadikan guru Si AD (pelaku-red) karena kekurangan guru mengajar di Sekolah yang ia pimpin. Saya jadikan guru sementara ya, karena saya sedang memetakan Desember nanti juga akan ada guru,” jelasnya.

Atas kejadian yang menimpa siswi SDN Jatirasa III yaang menjadi korban pelecehan, Tri meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Kota Bekasi atas kejadian tersebut.

Baca Juga:  Kementerian LH Tetapkan Koordinator Tempat Pembuangan Sampah Ilegal di Bekasi Sebagai Tersangka

“Saya akan mengawal korban hingga pulih. Bagi pelaku juga kita minta untuk dicari dan ditangkap agar dapat bertanggungjawab atas perbuatannya. Dari KPAD dan DP3A akan mendampingi koran untuk menghilangkan trauma,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dunia pendidikan Kota Bekasi kembali tercoreng akibat ulah oknum Guru Tenaga Kerja Kontrak (TKK) berinisial AD yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap murid SDN Jatirasa III Kota Bekasi yang berinisial KN (7), Senin (14/11/2022).

Menurut pengakuan SJ orang tua dari KN (7), anaknya mendapat tindakan pelecehan seksual dengan cara memasukan jari ke dalam kemaluan korban. (mar)

Share :

Baca Juga

Bekasi Raya

Lurah Sibuk Ngobrol Saat Apel, Haeri Parani: Dukung dan Apresiasi Sikap Tegas Mas Tri

Bekasi Raya

Google Vonis Holywing Forest Bekasi Tutup Permanen

Bekasi Raya

Demi Klaim Asuransi, Ini Dia Kronologi Modus Tabrak Lari KLX Hingga Tercebur ke Kalimalang

Bekasi Raya

9.667 DUK Tunggu Kebijakan Plt Wali Kota Bekasi Usai Mutasi

Bekasi Raya

Ngopi Akhir Tahun ala Disdik Tanpa Kadis dan Sekdis

Bekasi Raya

Ini Dia Alasan Wali Kota Bekasi Anggarkan Rp1,1 Miliar untuk Karangan Bunga

Bekasi Raya

Buka Pelayanan Adminduk untuk Warga di CFD, Disdukcapil Kota Bekasi Makin Keren

Bekasi Raya

Muscam KNPI Langgar Prokes Covid – 19, Wali Kota Diminta Evaluasi Pejabat Camat Bekasi Utara