Home / Politik

Kamis, 15 Desember 2022 - 20:41 WIB

PDI Perjuangan dan Golkar Tolak Rancangan 5 Daerah Pemilihan pada Pemilu 2024 di Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Sebanyak 12 Partai Politik yang ada di Kota Bekasi memilih Rancangan 2 (5 Dapil) untuk ditetapkan menjadi Daerah pemilihan Kota Bekasi pada Pemilu 2024 dalam kegiatan “Diseminasi dan Uji Publik Rancangan Penataan Daerah Pemilihan (DAPIL) Pemilihan Anggota DPRD Kota Bekasi dalam Pemilu 2024” yang diselenggarakan KPU Kota Bekasi, Minggu (11/12/2022).

Berbekal pilihan yang sama, sejumlah partai politik menengah dan baru tersebut lantas berlanjut dengan menggelar konsolidasi di Kantor DPC PPP Kota Bekasi, Jl. Chairil Anwar, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/12/2022) siang, dalam rangka mengawal dan mendorong penetapan lima (5) Daerah Pemilihan (Dapil) pada Pileg 2024 mendatang.

Baca Juga:  Ini Dia Tiga Rancangan Daerah Pemilihan di Kota Bekasi dalam Pemilu 2024

Menanggapi hal tersebut, Politisi PDI Perjuangan Nicodemus Godjang mengatakan bahwa banyak wilayah yang tak tercover aspirasi dewannya jika 5 Daerah Pemilihan (Dapil) di Kota Bekasi diterapkan pada Pemilu 2024 mendatang.

“Justru kalo 5 Dapil masyarakat akan sulit menentukan perwakilan dewannya. Kalo saya pribadi maunya sih 1 dapil 1 kecamatan biar cakupannya bisa lebih luas,” ucap Bung Nico sapaan akrabnya yang juga Anggota DPRD Kota Bekasi asal Fraksi PDI Perjuangan, Rabu (15/12/22).

Bung Nico juga menjelaskan bahwa kalau banyak dapil itu bisa mempermudah masyarakat dalam menentukan perwakilannya di dewan. Dan pasti aspirasinya juga tercakup luas.

Bang Nico yang juga Ketua Bapemperda DPRD Kota Bekasi ini menerangkan bila rancangan Dapilnya menjadi 5 itu menandakan proses demokrasi kita menjadi menurun.

“Masa dari 6 Dapil menjadi 5 Dapil, berarti menurun dong. Ingat Kota Bekasi itu wilayahnya kecil hanya 12 kecamatan dengan penduduk mencapai 2.7 juta jiwa. Apa bisa tercover semuanya?,” terangnya.

Baca Juga:  12 Parpol Pilih Rancangan 5 Daerah Pemilihan dalam Uji Publik KPU Kota Bekasi, Tiga Parpol Abstain

Sementara itu Ketua Fraksi Golkar Persatuan DPRD Kota Bekasi Dariyanto membeberkan bahwa partainya telah meengambil sikap dengan memilih Rancangan 3 (7 Daerah Pemilihan) untuk Pemilu 2024 saat kegiatan Uji Publik yang digelar KPU Kota Bekasi pada Minggu (11/12/2022) lalu.

Senada dengan Bung Nico, Dariyanto menjelaskan bahwa jika diperkecil menjadi 5 Dapil, takutnya nanti ada wilayah yang tak punya terwakilan dewan di parlemen untuk menyerap aspirasi warganya.

“Kami dari Golkar kemarin sudah melakukan pleno, dan hasilnya mengambil yang 7 Dapil dengan alasan agar setiap wilayah mempunyai keterwakilannya, agar dewannya bisa fokus di wilayah tersebut,” ucap Anggota DPRD Kota Bekasi dua periode ini.

Sebelumnya diberitakan, dalam kegiatan Diseminasi dan Uji Publik yang diselenggarakan KPU Kota Bekasi pada Minggu (11/12/2022) lalu, 12 Partai Politik memilih Rancangan 2 (5 Dapil) untuk ditetapkan menjadi Daerah pemilihan Kota Bekasi pada Pemilu 2024 mendatang. Kemudian dua parpol memilih Rancangan 1 (6 Dapil) dan Rancangan 3 (7 Dapil) hanya dipilih oleh satu parpol. Sementara sisanya, yakni tiga parpol, abstain. (mar)

Share :

Baca Juga

Politik

Zulkifli Hasan Sebut Airlangga hingga Anies Layak jadi Capres Koalisi Indonesia Bersatu

Politik

Kantongi Restu Nasdem dan PAN, Anies Siap Berlaga di Pilpres 2024

Politik

Bawaslu Minta Partisipasi Masyarakat Awasi Pelaksanaan Pemilu 2024

Politik

Abaikan Hasil Survei, PPP Yakin Lolos Parliamentary Threshold Pemilu 2024

Politik

Ini Dia “Kuda Hitam” Pengganti Sholihin Sebagai Ketua DPC PPP Kota Bekasi

Politik

Ini Dia Janji Ridwan Kamil kepada Airlangga Hartarto

Politik

Punya Kader Paling Banyak, Golkar Optimis Menang Pemilu 2024

Politik

KPU Pastikan Kasus Hukum Tidak Batalkan Status Calon Legislatif