Home / Politik

Jumat, 23 Desember 2022 - 21:08 WIB

Terkait Dugaan Kecurangan KPU, PDI Perjuangan: Bawa ke Pengadilan Saja!

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari berjabat tangan dengan perwakilan salah satu partai politik (parpol) dalam pengumuman penetapan parpol peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari berjabat tangan dengan perwakilan salah satu partai politik (parpol) dalam pengumuman penetapan parpol peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).

JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu angkat bicara mengenai isu dugaan kecurangan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyangkut verifikasi partai politik (parpol). Menurut Adian, kecurigaan berbagai pihak terhadap KPU bisa diproses secara hukum.

“Semua boleh berbeda dan boleh saling menyampaikan indikasi curiga dan sebagainya, bawa ke pengadilan saja, rumit amat sih,” kata Adian saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga:  Merasa Pantas Jadi Wakil Rakyat, Yusuf Mansur Ngebet Ingin Nyaleg Tahun Ini

“Kalau ada buktinya, adukan. Ada mekanismenya kok. Ada DKPP, bawa saja ke situ,” ujar Adian menambahkan.

Dia menilai prasangka yang tidak menempuh jalur hukum hanya akan menimbulkan kecurigaan terhadap penyelenggara pemilu di tengah masyarakat.

Sebelumnya, KPU dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena diduga melanggar kode etik. Mereka dilaporkan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu Bersih.

Baca Juga:  Paripurna Pencopotan Ketua DPRD Kota Bekasi Dianulir, Sekwan Dituding Tak Piawai

Pasalnya, Komisioner KPU Idham Holik diduga mengancam KPU Daerah untuk meloloskan verifikasi faktual sejumlah partai politik yang tidak layak.

Koalisi itu menduga, kecurangan ini dilakukan untuk meloloskan Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) sebagai peserta Pemilu 2024.

Menurut mereka, dugaan manipulasi data verifikasi faktual tersebut ditempuh dengan melayangkan intimidasi hingga ancaman ke jajaran anggota KPU daerah. (mar)

Share :

Baca Juga

Politik

Tidak Ada Partai Ummat, Ini Dia 17 Parpol Peserta Pemilu 2024

Politik

Ketua Pansus 12: Wali Kota Bekasi Sangat Fokus Dalam Penanggulangan Penyebaran Covid-19

Politik

KPUD Kota Bekasi Beberkan Prinsip Penetapan Dapil pada Pemilu Legislatif 2024

Politik

Golkar, PAN dan PPP Berhimpun dalam Koalisi Bertiga Bersatu, AHY Ditinggal?

Politik

Reses III DPRD Kota Bekasi, Abdul Rozak Kebanjiran Aspirasi

Politik

Terkait Usulan Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak, Ketua Bapemperda: Sudah Masuk Propemperda 2022

Politik

Rakorda Perdana Gelora Kota Bekasi, Koordinasi dan Konsolidasi Pemenangan Partai

Politik

Pro Jokowi Apresiasi Manuver KIB, Potret Politik Cerdas