Home / Politik

Jumat, 20 Januari 2023 - 14:46 WIB

Tunggu Perintah Ketum PDI Perjuangan, Gibran Siap Maju DKI-1

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka ingin menjadikan Solo sebagai kota konser untuk mendongkrak perekonomian daerah. (foto: Arsip)

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka ingin menjadikan Solo sebagai kota konser untuk mendongkrak perekonomian daerah. (foto: Arsip)

Kepastian Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun 2024, makin jelas.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengaku dirinya siap, bila mendapatkan perintah dari Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Kendati demikian, ia tak mau terlena dengan wacana pencalonannya untuk kursi DKI-1, Gibran mengaku masih tetap fokus menyelesaikan tugasnya sebagai orang nomor satu di Kota Solo. Ditegaskan dirinya tidak terlalu berambisi.

“Kalau ada tugas ya harus siap to, tapi bukan berarti saya punya ambisi, nggak. Saya itu nunggu perintah itu lho, saya siap kalau ada penugasan bukan berarti aku meh nyagub lho, kalau ada tugas harus siap to. Aku fokus Solo sik (dulu),” ujarnya di Solo, Jumat (20/01/2023).

Sebelumnya Gibran mengaku mengaku sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bogor usai rapat koordinasi Kepala daerah dan Forkopimda, pada Selasa (17/01/2023).

Disinyalir terkait rumor Gibran yang ingin maju di Pemilu Serentak 2024, sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga:  Demokrat Galang Kekuatan Perempuan Pendulang Suara di Pemilu 2024

Terkait pertemuan dengan ayahnya, Gibran mengaku isi pembicaraannya dengan Jokowi memang seputar pemetaan politik di tahun 2024. Ia juga mengaku banyak mendapat wejangan dari Jokowi.

“Nggak (membahas soal haters), ngobrolke sing luwih penting. Misale 2024 (membicarakan yang lebih penting, misalnya 2024),” kata Gibran di Balai Kota Solo, Rabu (18/01/2023).

Soal hal apa saja yang dibisiki Jokowi, ia enggan membeberkan. Menurutnya, wejangan itu merupakan bekal bagi dirinya pribadi yang tidak ada keharusan untuk dibagi dengan orang lain.

Baca Juga:  Pengguna Jasa Buzzer Terbanyak Bukanlah Pemerintah tapi PKS

Gibran menyebut, yang jelas wejangan tersebut tentu berisikan pesan-pesan politik.

“Ya yang namanya bekal kan nggak harus dimakan ya, simpen wae (simpan saja), nek butuh thok lagi dibuka (kalau butuh saja baru dibuka). Banyak-banyak (politik), ya pasca Rakornas, ya pemetaan 2024,” ungkapnya.

Rumor soal pencalonan Gibran sebagai Gubernur DKI Jakarta, memang sudah lama mengemuka ke publik. Namun kian menguat, ketika beberapa waktu belakangan ini ia terlihat sering bolak-balik Jakarta-Solo.

Share :

Baca Juga

Politik

Gelar Bedah Daerah Pemilihan, Ini Jumlah Perolehan Kursi yang Ditargetkan PPP

Politik

ForKim Bekasi Gemakan Tagar #2024GantiAnggotaDPRD

Politik

Puan Tegaskan Wacana Penundaan Pemilu 2024 Tak Masuk Akal

Politik

Ini Dia Alasan PDI Perjuangan Dukung Pemilu dengan Sistem Proporsional Tertutup

Politik

Desak PKS Ganti Chairoman, Aksi Copot Ketua DPRD Kota Bekasi Berujung Ricuh

Politik

Elektabilitas Anies Merangsek ke Tiga Teratas Hasil Survei Capres 2024 Voxpopuli

Politik

Politisi PKS Ini Sebut DPRD Kota Bekasi Kooperatif Dengan KPK Usut Tuntas Kasus Suap

Politik

PAN Tolak Keras Sistem Proporsional Tertutup pada Pemilu 2024