Home / Ekstra

Selasa, 24 Januari 2023 - 18:47 WIB

Polres Metro Jaksel Bebaskan Tahanan Pemilik 37,5 Kg Narkoba Sintetis?

Kadiv Hukum DPP Forza, Hani Sis, SH.

Kadiv Hukum DPP Forza, Hani Sis, SH.

KOTA BEKASI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Anti Penyalahgunaan Napza (Forza) mempertanyakan sikap dari penegak hukum, yang diduga telah membebaskan tersangka bandar Narkoba.

Diketahui bahwa Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan salah satu wanita bernama Nadia Nurhaliza atau NN yang merupakan Pemilik Tembakau Sintetis seberat 37,5 Kilogram.

Pihak kepolisian juga diketahui sudah melakukan penahanan terhadap tersangka selama 120 hari, namun saat ini tersangka saat ini dibebaskan oleh penegak hukum.

Berdasarkan informasi yang kami terima, bahwa berkas tersangka sudah dilimpahkan ke kejaksaan Jakarta Selatan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

Diketahui bahwa tersangka terlebih dahulu diamankan oleh Polsek Pesanggrahan.

Kadiv Hukum DPP Forza, Hani Sis, SH menerangkan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan bertindak tegas dengan adanya penyalahgunaan Narkotika.

“Kami akan menanyakan kepada pihak kepolisian Polres Jakarta Selatan, kasus kepemilikan Narkoba berinisial NN yang sedang ditangani,” jelas Hani kepada awak media, Selasa (24/01/2023).

Hani menduga bahwa tudingan itu sendiri muncul karena berkas kasus itu sendiri tidak naik hingga ke kejaksaan Jakarta Selatan.

“Karena pada saat proses penyidikan dan penyelidikan berkas sudah disampaikan kejaksaan, namun dianggap tidak lengkap itu dikembalikan kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Bahkan informasi dugaan P20 itu sendiri diterbitkan oleh pihak kepolisian, yang seharusnya P19 selama proses penyidikan dan juga Penyelidikan,” papar Hani.

Menurut Hani, dalam proses Penyelidikan dan Penyidikan dilakukan selama 120 hari. Apabila berkas dan dokumen belum lengkap maka akan diperpanjang lagi selama 40 hari, berdasarkan KUHAP.

“Jadi bukan berarti P20, tapi seharusnya P19 dulu. Jadi ada perpanjangan 40 hari. Namun bekal ini tidak dilakukan, tapi terbit P20. Artinya dugaan kami kuat kemungkinan ada oknum yang bermain. Untuk itu, Forza mendesak usut tuntas para permainan oknum Penegak Hukum di kasus tembakau sintetis sebanyak 37,5 Kg barang bukti dengan TSK NN,” tegas Praktisi Hukum tersebut.

Tertanggal 16 Januari 2023 dengan Surat Pengadaan Propam Nomor: SPSP2/322/I/2023/Bagyanduan bahwa Forza telah melaporkan perihal ini ke Kadiv Propam Mabes Polri Republik Indonesia.

Baca Juga:  LSM KOMPI Surati Dirut PDAM Tirta Patriot Terkait Jumlah Eksisting Sambungan Langganan

Menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan.

Baca Juga:  Kominfo: Pembagian STB Gratis Akselerasi "Analog Switch Off"

Sekedar diketahui, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Anti Penyalahgunaan Napza (Forza) Indonesia berkantor di Kota Bekasi.

Share :

Baca Juga

Ekstra

Terlemah Sejak April 2020, Rupiah Tembus Rp15.318 per Dolar AS

Ekstra

Husin Munir: “Kemiskinan Ekstrem” Tak Boleh Ada di Kampung Pancasila

Ekstra

Sebelum Resmi Caplok Twitter, Ternyata Elon Musk Sempat Bertemu Menko Luhut

Ekstra

Revolusi Alutsista Demi Keselamatan TNI dan NKRI

Ekstra

Catat Nih! NIK Resmi Jadi NPWP Mulai Tahun 2023

Ekstra

THR Ludes Gegara Main Slot, Petugas PPSU Ngaku Dibegal

Ekstra

LSM KOMPI Surati Dirut PDAM Tirta Patriot Terkait Jumlah Eksisting Sambungan Langganan

Ekstra

Kata “Mega” Hilang di Twitter, Warganet Diminta Mengadu ke Elon Musk