Ini Dia Catatan Evaluasi Komisi I Terhadap Pj Wali Kota Bekasi

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna HUT Kota Bekasi ke 27 dipenuhi hujan interupsi oleh para Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Minggu (10/03/2024).

Rapat Paripurna HUT Kota Bekasi ke 27 dipenuhi hujan interupsi oleh para Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi, Minggu (10/03/2024).

KOTA BEKASI – KOTA BEKASI – Penghelatan Rapat Paripurna HUT Kota Bekasi ke 27 dipenuhi hujan interupsi oleh para Anggota Komisi 1 DPRD Kota Bekasi yang berisi kritikan kepada Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad yang dicap sulit berkomunikasi meski sebagai rekan mitra kerja.

Baca Juga:  Komisi 1 Kritik Gaya Kepemimpinan Pj Gani dalam Paripurna HUT Kota Bekasi ke 27

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bekasi Faisal mengatakan bahwa pihaknya yakni Komisi 1 DPRD Kota Bekasi sebenarnya sudah cukup merasa kecewa terhadap Pj Wali Kota Bekasi.

“Mengingat sistem kerja pemerintah hari ini ada di bidang kami, tapi sekali pun kami tidak pernah dilibatkan untuk hal-hal yang kami anggap penting. Terlebih kita sama-sama tahu, walaupun bapak bukan lahir dari pemilihan, tadi setidaknya tupoksi bapak sama dengan kepala daerah lain,” ucap Politisi Kalimalang asal Fraksi Golongan Karya (Golkar) ini dalam interupsinya di Sidang Paripurna, Minggu (10/03/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Maklumat Plin Plan, Tempat Hiburan Malam di Kota Bekasi Resmi Dilarang Beroperasi

“Artinya karena bapak tidak berasal dari pemilihan, berarti bapak tidak bisa mengerti betul isu Kota Bekasi itu seperti apa,” sambungnya.

Faisal menjelaskan, Komisi 1 DPRD Kota Bekasi kerap kali menjadi tempat curhat dari segala aspirasi masyarakat terkait persoalan Kota Bekasi.

“Jadi bayangkan, bang Anim sudah berharap mendapatkan Adipura terus menerus ternyata kepala dinasnya masuk dalam daftar mutasi (soal isu Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkot Bekasi yang kini tengah santer terdengar),” ujarnya

Baca Juga:  Alim Ulama dan Ormas Tolak Maklumat Maksiat, Pj Wali Kota Bekasi Jangan Sembarangan Bikin Kebijakan

Atas dasar tersebut, lanjut dia, Faisal mengaku bahwa pihaknya mengaku tidak pernah diajak diskusi sedikitpun oleh Pj Wali Kota Bekasi terkait mutasi dan rotasi pejabat.

“Artinya mungkin bapak (Pj Wali Kota Bekasi) masih ingat, saya pernah WhatsApp (WA) bapak, sedikit pun bapak tidak balas WA saya. Bahkan sumpah kami, untuk menjaga Dapil dan masyarakat, jadi kalau bapak merasa disambut dengan sendirian. Ya kami juga berharap, mungkin hak angket kami juga bisa berjalan sendirian pak,” keluhnya.

Terlebih kata dia, persoalan kisruh polemik Pembukaan Tempat Hiburan Malam (THM) di Bulan Ramadhan yang sempat menjadi persoalan, bisa menjadi opsi pembelajaran diri untuk Pj Wali Kota Bekasi.

Baca Juga:  Polemik Pj Wali Kota Bekasi, Isu Mutasi Pejabat Eselon II Sarat dengan Kepentingan?

“Jadi alangkah idealnya, pelajaran semalam itu menjadi pembelajaran bapak, bahwa ternyata berdiskusikan dengan stakeholder yang lebih mengetahui wilayah itu menjadi solusi terbaik. Artinya kami dari Komisi 1 berharap kedepan, tata kelola pemerintahan bisa lebih terkombinasikan lagi dengan kami, terlebih pada hal sebenarnya harus diselesaikan oleh Kepala Daerah,” tandasnya.

Dengan adanya interupsi yang disampaikan, kata dia, semoga bisa menjadi masukkan di sisa waktu kepemimpinan Pj Wali Kota Bekasi sebagai Kepala Daerah, sebelum nantinya secara resmi tidak menjabat kembali.

Baca Juga:  Kota Bekasi Bebaskan Maksiat di Bulan Ramadhan, Habib Alwi Tolak Maklumat

“Mudah-mudahan dengan diskusi dengan kami kedepan, bapak bisa lebih banyak masukkan terkait sisa tugas bapak sebagai Pj di Kota Bekasi,” pungkasnya.

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Berita Terkait

Rapat Ilegal ala Politisi Kalimalang Demi Amankan ‘Titipan’ PPDB Online 2024
Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2024, Polisi Temui Masih Banyak Pelanggar
Bau Pungli di Pelatihan KMD, 292 Guru se-Kota Bekasi Dicekek Rp2 Juta
Operasi Patuh Jaya 2024 akan Digelar Besok, Polisi Incar 14 Pelanggaran Ini
Ngopi Darat ala PENA’98 bersama eks ‘FORKOT’ di Bumi Patriot
Polisi Amankan Komplotan Curanmor di Kota Bekasi, Hasilnya Buat Judi Online
Jadi Sarang Mafia Pendidikan, Massa Aksi Segel Disdik Kota Bekasi
PPDB Online 2024 Belum Berhasil, Legislator Sindir Kadisdik Sibuk Nyalon Wali Kota

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 14:25 WIB

Rapat Ilegal ala Politisi Kalimalang Demi Amankan ‘Titipan’ PPDB Online 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 11:02 WIB

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2024, Polisi Temui Masih Banyak Pelanggar

Senin, 15 Juli 2024 - 00:56 WIB

Bau Pungli di Pelatihan KMD, 292 Guru se-Kota Bekasi Dicekek Rp2 Juta

Minggu, 14 Juli 2024 - 18:23 WIB

Operasi Patuh Jaya 2024 akan Digelar Besok, Polisi Incar 14 Pelanggaran Ini

Sabtu, 13 Juli 2024 - 16:51 WIB

Ngopi Darat ala PENA’98 bersama eks ‘FORKOT’ di Bumi Patriot

Berita Terbaru