Rakyat Indonesia Wajib Tahu, Kekayaan RI Melonjak Rp 7.543 Triliun di Era Jokowi

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri (kiri) bersama Joko Widodo (Jokowi) yang saat berstatus calon Presiden nomor urut 01 saat kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Selasa (09/04/2019) silam.

Dokumentasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri (kiri) bersama Joko Widodo (Jokowi) yang saat berstatus calon Presiden nomor urut 01 saat kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Selasa (09/04/2019) silam.

JAKARTA – Sepanjang Era Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari tahun 2015, total aset negara juga terus mengalami kenaikan. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan mencatat, nilai aset negara mencapai Rp 11.098,6 triliun pada 2020. Kemudian, pemerintah mencatat total aset negara hingga akhir 2021 mencapai Rp11.454 triliun. Angka ini naik Rp7.543 triliun dari akhir 2014 atau tepatnya akhir pemerintahan Presiden SBY, yakni sebesar Rp 3.910 triliun. Kenaikan aset ini salah satunya ditopang oleh peningkatan investasi jangka panjang yang dilakukan hingga saat ini. Selama pemerintahan Presiden Jokowi, pembangunan infrastruktur marak dilakukan. Dari catatan Kemenkeu, pemerintahan Presiden Jokowi telah membelanjakan APBN sebesar Rp2.779,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Ini nantinya dijadikan modal untuk mengakselerasi transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju. “Untuk berbagai infrastruktur dalam rangka menaikkan daya saing Rp2.779,9 triliun sejak 2015 hingga 2022 sudah kita belanjakan dengan APBN,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR, dikutip Rabu (07/06/2023). Sri Mulyani menyebutkan pembangunan infrastruktur ini bukan semata-mata hanya untuk kemewahan. Namun, untuk meningkatkan produktivitas serta mobilitas di berbagai daerah di Indonesia. “Kenaikan ini adalah sebuah kenaikan yang tentu bertujuan untuk tadi, bukan kemewahan, tetapi menaikkan produktivitas dan mobilitas yang akan meningkatkan daya dari pertumbuhan di masing-masing pelosok di Indonesia,” jelasnya. Tercatat, tol yang beroperasi meningkat 1.885 kilometer hingga tahun 2022. Pada 2014 hanya 802 kilometer tol yang beroperasi, meningkat menjadi 2.100 kilometer pada 2019, dan 2.687 kilometer pada 2022. Kemudian, tingkat pembangunan jalan umum juga meningkat menjadi 549,16 ribu kilometer pada tahun 2022. Sebelumnya, sebanyak 517,75 ribu kilometer jalan umum pada 2014. Tidak hanya itu, pembangkit listrik dan kapasitas bendungan juga tercatat meningkat sejak 2014. Pembangkit listrik meningkat sebanyak 28,2 gigawatt (GW) pada tahun 2022. Sedangkan, kapasitas bendungan bertambah 10,57 miliar m3 pada 2022. Percepatan pembangunan bandar udara (bandara) serta pelabuhan juga terus dikejar. Tercatat pada 2022 ada sebanyak 287 unit bandara di Indonesia, dari yang sebelumnya 237 unit pada 2014. Kemenkeu juga mencatat pembangunan pelabuhan hampir mencapai dua kali lipat dari jumlah pelabuhan tahun 2014. Pada 2014 sebanyak 1.655 unit pelabuhan, meningkat menjadi 2.588 unit pada 2019, dan 3.157 unit pada 2022. (*)

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar
Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif
Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali
OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?
Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!
DPP GMNI Kritik Efisiensi APBN: Jangan Hanya Hemat di Atas Kertas
Antrean Mengular di Sejumlah SPBU? Tenang, Pertamina Jamin Stok BBM Warga Bekasi Aman
Awas Macet! Ini Titik Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Terbaru
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:39 WIB

Indonesia Jadi Salah Satu Negara Pendiri WAICO, Bidik Potensi Ekonomi USD 366 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:33 WIB

Konflik Polri vs Kejagung, Syahrul E Dasopang: Bahaya Keseimbangan Koruptif

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:01 WIB

Tanpa Presiden Prabowo, CEO Danantara dan Menko Zulhas Resmikan PSEL Perdana di Bali

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:56 WIB

OTT Syah Afandin: Akrobat Politik KPK Tutupi Korupsi Raksasa?

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:53 WIB

Sorotan Kritis DPP GMNI: Program Makan Bergizi Gratis Harus Lahirkan Kemandirian Ekonomi Desa!

Berita Terbaru

SANG GUBERNUR PERTAMA: Suasana lalu lintas dan rindangnya pepohonan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (23/07/2026). Jalan protokol bersejarah ini diabadikan untuk menghormati Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, doktor matematika lulusan Swiss sekaligus Gubernur Sulawesi pertama yang merumuskan UUD 1945 dan mewariskan falsafah luhur

Ekstra

Sejarah Jalan Sam Ratulangi: Sang Doktor Jenius dari Timur

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:45 WIB

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Rakyat Bekasi

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x