Sambangi Bawaslu, Ketua NasDem Kota Bekasi Serahkan Sampling Barbuk Penggelembungan Suara

- Jurnalis

Kamis, 21 Maret 2024 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD NasDem Kota Bekasi Aji Ali Sabana.

Ketua DPD NasDem Kota Bekasi Aji Ali Sabana.

KOTA BEKASI – Ketua DPD NasDem Kota Bekasi Aji Ali Sabana menyambangi Gedung Bawaslu Kota Bekasi untuk melaporkan dugaan penggelembungan suara yang terjadi di Dapil 1 Bekasi Timur dan Bekasi Selatan, Rabu (20/03/2024) kemarin.

[irp posts=”9540″ ]

Ali menyebutkan bahwa kedatangannya ke Bawaslu merupakan kedatangannya kali kedua. Kedatangannya kali ini turut membawa sampling sejumlah bukti untuk diserahkan ke Bawaslu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kehadiran saya ke Bawaslu sebagai warga negara yang baik menyikapi adanya indikasi penggelembungan suara di Dapil 1 khususnya Kecamatan Bekasi Selatan,” ujar Ketua DPD NasDem Kota Bekasi Aji Ali Sabana kepada rakyatbekasi.com saat ditemui di lokasi, Rabu (20/03/2024) kemarin.

Ia menyebut, berdasarkan data fakta yang pihaknya miliki, diketahui, telah terjadi tindak kecurangan penggelembungan suara.

[irp posts=”9341″ ]

Dimana, kata dia, ada sampling 10 TPS, seperti C 1 Plano dan C1 Salinan yang disandingkan dengan D Hasil. Alhasil, ditemukan adanya selisih suara, yang merugikan Nasdem dan ada indikasi penggelembungan suara dari alat bukti yang ditunjukkan pihaknya.

“InsyaAllah syarat-syarat ini akan saya konsultasi dengan DPP Partai Nasdem untuk kita tindak lanjut dan kita gugat di MK. Baik digugat secara administratif maupun pidana,” katanya.

Sampling barang bukti indikasi penggelembungan suara dalam Pemilu 2024.

[irp posts=”9573″ ]

“Ketika ada perubahan komposisi suara dari Plano atau C salinan atau D hasil, itu artinya melanggar undang-undang Pemilu. Ada pidana pemilu itu yang kita lakukan supaya penggelembungan suara jangan didiamkan. Karena 1 suara itu penting dan kalau yang digelembungkan ratusan TPS itu merugikan semua,” sambungnya.

Laporan kedua yang disampaikan kali ini, kata dia, tentunya sudah melalui kajian dan uji coba pilah-pilah data yang dilakukan pihaknya. Akhirnya disimpulkan telah mencukupi data dan dapat pastikan valid.

“Tentu yang terlapor adalah penyelenggaraan di tingkat Kecamatan dan juga KPU. Kalau kita cermati ini tidak hanya dilakukan di tingkat kecamatan. Tetapi ini dilakukan secara sistematis terukur dan massif, engga mungkin PPK berani melakukan itu tanpa ada instruksi,” jelasnya.

[irp posts=”9545″ ]

Selain itu, sebagai bentuk sampling barang bukti. Ia mengaku membawa sampling sebanyak 10 TPS yang dinilai merugikan Partai NasDem maupun partai lainnya. Dirugikan ketika ada indikasi kecurangan atau perubahan komposisi suara di TPS.

Sebab dalam dugaan penggelembungan suara ini, kata dia, bukan hanya Caleg dan Partai saja yang merugi. Namun hal tersebut merugikan masyarakat yang sudah menitipkan suaranya di TPS.

“PPK yang kita laporkan adalah Bekasi Selatan yang lengkap dan Bekasi Timur juga. Keduanya dengan laporan yang sama. Kalau Bawaslu tidak ada tindak lanjut, berarti ada apa? Kita tunggu klarifikasi dari Bawaslu,” pungkasnya.

[irp posts=”9536″ ]

Visited 67 times, 2 visit(s) today

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat
Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!
DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD
Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor
Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan
Pekan Depan, 25 Petugas Dishub Kota Bekasi Digembleng Kemenhub
Tragedi Maut Tewaskan Pedagang di Bekasi, Sopir Mobil MBG Resmi Tersangka
Kenaikan Gaji Semu? RSUD Jatisampurna Diduga Akali Iuran BPJS Kesehatan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18 WIB

Banjir Duren Jaya: Warga Desak Pemkot Bekasi Evaluasi Camat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:43 WIB

Semen Padang FC Ngotot Kandang di Patriot: Kami Fatsun Wali Kota Bekasi!

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:53 WIB

DPP PDI Perjuangan Pecat Nyumarno, KPU Kabupaten Bekasi Tunggu Surat DPRD

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:38 WIB

Proyek Pedestrian Rp7,6 Miliar Jalan Sudirman Lanjut Usai Insiden Pipa PGN Bocor

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:13 WIB

Kemenhaj Kota Bekasi Pantau Kesehatan Jemaah Haji Selama 20 Hari Pasca Kepulangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x