Babak Baru ‘Family Gathering’ Bapenda Kota Bekasi, Pj Gani Klaim Sudah Lakukan Ini

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pasangan Suami Istri dalam satu kedinasan.

Ilustrasi Pasangan Suami Istri dalam satu kedinasan.

KOTA BEKASI – Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad mengatakan proses pengajuan mutasi pegawai di lingkup Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi pada saat ini sudah masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang nantinya akan segera diproses oleh Pemerintah Pusat.

Pasangan Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus suami istri tersebut masih aktif bekerja dalam satu atap kedinasan, yakni Bapenda Kota Bekasi.

Kedua orang tersebut adalah Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi Asep Gunawan yang akrab disapa Asgun dan istrinya Irma Martiana Poedjawati, selaku Kepala Sub Bidang Regulasi Pajak Dan Retribusi Daerah Bidang Perencanaan Dan Pengembangan Pendapatan Daerah Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain pasangan suami-isteri tersebut, berdasarkan penelusuran redaksi rakyatbekasi.com, Sekretaris Bapenda Kota Bekasi Gutus Hermawan Eka Permana ternyata juga memiliki putra dan menantunya yakni; Rizky Gustomi Permana beserta istrinya Metta Nur Amalia yang juga merupakan Pegawai Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di OPD yang sama, yakni Bapenda Kota Bekasi.

“Gini untuk Pak Asgun kan sedang berproses dan Pak Asgun juga sudah melayangkan surat untuk memutasi istrinya dari Bapenda,” ucap Pj Gani saat dihubungi RakyatBekasi.com melalui sambungan telepon, Rabu (07/08/2024).

“Kalau untuk yang Pak Gutus itu kan TKK. Nah kita ini lagi menunggu hasil putusan dari BKN, Supaya nanti tidak menganggu kaitan dengan penempatan TKK, TKK yang sudah diusulkan menjadi PPPK,” tambahnya.

Gani menyatakan, adapun dalam melakukan proses prosedur pemindahan Kepegawaian Pemerintah Daerah. Tentunya, ada proses yang perlu dilalui, baik di setiap tahapannya.

“Sudah berproses, kita enggak diem sudah terdata. Cuman kan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Kalau yang strukturalnya bisa dan sedang berproses, pasti kita pindahin, tinggal nunggu waktu aja,” jelasnya.

Pj Gani juga berpendapat, kalau untuk pegawai TKK sendiri yang diketahui turut menjadi anak dan mantu di satu kedinasan Bapenda, tentunya ada proses yang menjadi catatan tertentu, bilamana hendak dilakukan proses administrasi kepegawaian.

Saat ini, kata PJ Gani, baik Rizky Gustomi Permana dan Metta Nur Amalia berstatus sebagai TKK, mereka sudah diusulkan oleh Pemerintah Daerah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke Menpan RB untuk selanjutnya ditindaklanjuti di BKN.

“Kalau TKK kan, kita yang mengusulkan PPPK itu, kalau ini dirubah, nanti merusak kondisi yang bersangkutan pada saat menjadi PPPK, karena awal diajukan menjadi PPPK kedinasannya ada di Bapenda. Iya jadi masih berproses semua,” jelasnya.

“Dan juga tolong diberikan pemahaman bahwa Pemda itu sudah mengetahui dan sudah mengambil langkah-langkah, yang kebetulan untuk strukturalnya seperti istrinya pak Kepala Bapenda, Pak Asgun sudah melayangkan surat untuk memutasi istrinya, itu udah benar, udah bagus dan sudah saya apresiasi,” imbuhnya

Sedangkan, bagi yang TKK sendiri pastinya juga masih berproses.

“Karena bilamana kita nanti melakukan rotasi dan mutasi malah mengacaukan kondisi eksisting nya yang masih berstatus sebagai TKK, kalau PPPK-nya sudah keluar itu kita mau pindah pindahin nya enak,” pungkasnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bongkar Biang Kerok Banjir Jatibening, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran dan Bangun Long Storage di Crossing Tol
Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak
Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu
Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?
Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas
Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster
KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Bongkar Biang Kerok Banjir Jatibening, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran dan Bangun Long Storage di Crossing Tol

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x