DPRD Minta PJ dan Wali Kota Bekasi Terpilih Bangun Komunikasi agar Harmonis dan Sinergis

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi Nuryadi Darmawan.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi Nuryadi Darmawan.

Pilkada Kota Bekasi hampir dapat dipastikan dimenangkan oleh pasangan Tri Adhianto dan Abdul Harris Bobihoe setelah rekapitulasi di seluruh kecamatan yang ada di wilayah setempat.

Hal ini tentunya harus disambut dengan persiapan terkait keberlangsungan Kota Bekasi. Saat ini, Kota Bekasi dipimpin oleh seorang Penjabat Walikota (PJ), Raden Gani Muhamad, yang notabene sebagai pengganti kepemimpinan sementara.

Jika melihat APBD Kota Bekasi tahun 2025, maka yang merencanakan adalah PJ Walikota. Dan hal ini harus dijalankan oleh Walikota terpilih nantinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, kesinambungan pembangunan harus berjalan, dan untuk memastikan jalannya pemerintahan dengan baik, PJ Walikota Bekasi disarankan untuk berkomunikasi dengan Walikota terpilih jika akan melakukan mutasi atau rotasi jabatan aparatur di pemerintahan Kota Bekasi.

“Jadi harus ada komunikasi yang baik jika menginginkan ke depan jalannya pemerintahan akan tetap lancar. APBD kan sedang dalam proses penganggarannya, tentunya oleh PJ dan DPRD. Hasilnya juga harus dijalankan oleh Walikota terpilih. Karena itu, saya berharap ada komunikasi yang baik antara PJ dan Walikota serta Wakil Walikota terpilih jika akan melakukan rotasi atau mutasi pejabat. Seperti halnya di pusat, ketika Pak Jokowi akan diteruskan kepemimpinannya oleh Pak Prabowo Subianto,” kata Wakil Ketua I DPRD Kota Bekasi, Nuryadi Darmawan.

Dirinya menambahkan bahwa sebagai pejabat sementara yang salah satu tugasnya memastikan agar pemerintahan tetap berjalan sembari menunggu pejabat definitif, PJ diharapkan tidak mengesampingkan komunikasi dengan Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

“Sebagai ASN, saya yakin PJ Kota Bekasi Raden Gani netral. Saat ini Pilkada sudah selesai, saatnya merajut komunikasi demi Kota Bekasi. Terlebih ini menyangkut pembangunan ke depan,” terangnya.

Nuryadi Darmawan mendesak agar jalannya pemerintahan ke depan berjalan dengan baik, maka perlu dirumuskan dengan Walikota terpilih. Hal ini supaya tidak lagi dilakukan mutasi atau rotasi pada saat ada Walikota definitif.

“Bayangkan jika Walikota baru nanti begitu menjabat langsung mutasi lagi, ini kan tidak kondusif. Jadi saya sarankan agar jika akan dilakukan mutasi maka berkomunikasi dengan Walikota terpilih. Sehingga ke depan mutasi atau rotasi hanya dilakukan pada jabatan kosong saja,” tambahnya.

Senada dengan Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, pengamat kebijakan publik Adi Siregar dari The Urban Institut menilai bahwa tidak ada salahnya PJ Walikota membina hubungan baik dengan Walikota terpilih. Hal ini untuk kondusifitas pemerintahan ke depannya.

“Harus dijalin komunikasi yang baik, agar nanti jalannya pemerintahan juga menyejukkan ASN. Jangan sampai ada persepsi jika ada sekat antara ASN yang dilantik PJ dengan ASN yang nantinya dilantik Walikota terpilih. Saya berharap ini bisa dipahami oleh PJ dan juga Walikota terpilih ke depan, mau siapapun Walikotanya,” ungkapnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi
Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!
Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027
Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Tertibkan Fasilitas Mangkrak, Dishub Kota Bekasi Prioritaskan Halte Jalur Trans Patriot dan Bongkar Halte Sepi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:19 WIB

Bos Summarecon Terjaring OTT KPK, Nasib Proyek Sky Train Bekasi dan TOD Rp 78 Miliar Tetap Jalan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Realisasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai Masih Menggantung di ABT 2027

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x