Terkait Outing Class yang Diadukan Wali Murid Ke Wali Kota, Kepsek SDN Bekasi Jaya 8 Bilang Begini

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Sekolah SDN Bekasi Jaya 8 Rosida Marpaung sedang membahas outing class dalam rapat bersama wali murid.

Kepala Sekolah SDN Bekasi Jaya 8 Rosida Marpaung sedang membahas outing class dalam rapat bersama wali murid.

Kepala Sekolah SDN Bekasi Jaya 8 Rosida Marpaung memberikan klarifikasi berkenan pemberitaan keluhan Outing Class yang dikeluhkan oleh orang tua walimurid hingga melaporkan hal itu ke Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melalui pesan Direct Message (DM) via Instagram di Akun Instagram Walikota Bekasi @mastriadhianto.

Meski sebagai catatan, Dinas Pendidikan Kota Bekasi telah mengeluarkan edaran terkait larangan pelaksanaan Kegiatan Outing Class ke luar daerah.

Rosida mengatakan, awal mula perencanaan kegiatan Outing Class ini telah dibahas sejak Juli Tahun 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana, pihak sekolah telah mengadakan Rapat Kerja bersama para guru, terkait program sekolah selama satu tahun mendatang yang nantinya dimuatkan secara program kurikulum sekolah.

“Setelah itu saya rapat bersama para guru di November 2024, hasilnya (outing class) diadakan. Tapi, saya imbau yang bermanfaat, Setelah itu, kami undang orang tua wali murid selaku Komite Sekolah untuk rapat pada tanggal (13/12/2024),” ujar dia melalui keterangannya kepada rakyatbekasi.com, Selasa (25/02/2025).

“Kemudian, terkait outing class itu dilaksanakan atau tidak, (saya bilang) jika dilaksanakan boleh, tidak pun juga boleh. Akhirnya, orang tua wali murid itu sepakat mengadakan Outing Class ke Sky Walk TMII. Dengan, saya meminta orang tua wali murid menjadi panitia dan turut dikolaborasikan dengan pihak sekolah perwakilan guru. Asalkan tidak memberatkan,” tambahnya.

Ia melanjutkan, sehingga terjadilah kesepakatan, antara orang tua wali murid. Selanjutnya, menurut keterangan Komite Sekolah, Orang Tua Wali Murid yang menentukan tempatnya, harganya, maupun tanggalnya dan menentukan Event Organizer (EO).

“Pelaksanaan kegiatannya berlangsung 24 April 2025. Kemudian Bulan Januari 2025 itu datang lah EO ke saya, Untuk melakukan penandatanganan MOU. Datang panitia dari perwakilan guru, Saya bilang saya pelajari dulu, setelah itu di desaklah saya sama pihak EO untuk tandatangan,” imbuhnya.

Sesaat setelah telah melakukan penandatanganan, akhirnya Panitia dari perwakilan Guru memberikan Down Payment (DP) sebesar Rp 18 Juta ke pihak EO. Dengan catatan, harga pelaksanaan kegiatan Outing Class tersebut per siswa itu sebesar Rp 350 ribu.

“Ternyata Surat Edaran larangan Outing Class itu keluar tanggal 3 Februari 2025. Kemudian saya berkomunikasi dengan pihak Disdik agar dibatalkan, untuk cari aman. Keesokannya saya langsung briefing dengan para guru, agar itu dibatalkan,” lanjutnya.

Tetapi, karena uang sebesar Rp18 juta yang sudah masuk ke EO sebagai uang panjar, sontak terjadilah gejolak di internal antara dirinya dengan para guru sekolah .

“Kemudian saya panggil EO, untuk membatalkan itu berdasarkan dari SE Larangan Outing Class. Tapi, kata EO kalau batal, DP hangus. EO kasih keringanan mau lanjut apa reschedule. Kemudian panitia selalu mendesak ke saya, siapa yang mau ganti DP. Akhirnya, saya berkomunikasi lagi ke Disdik,” katanya.

Hingga, pada Senin (24/02/2025) kemarin, Rosida dipanggil oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi Warsim Suryana agar menceritakan ihwal kejadian yang berlangsung seperti apa.

“Kemudian saya rapat lagi sama guru untuk inventarisir setiap siswa sekolah dari kelas 1 – 6. Yang engga setuju hanya beberapa orang, tapi saya tidak mau melanjutkan. Walaupun 95 persen orang tua wali murid setuju, 5 persen tidak. Jadi saya bilang ke orang tua wali murid, maaf kalau harus kecewa secara rapat bersama untuk hal ini dari perwakilan setiap kelas,” tuturnya.

Jumlah Seluruh Siswa di SDN Bekasi Jaya 8 kurang lebih terdapat sebanyak 420 siswa, kata dia, adapun setiap siswa yang dilaporkan akan mengikuti kegiatan Outing Class terdapat sebanyak 300 siswa melalui catatan panitia pelaksana.

Masalah DP Rp18 Juta Masih Belum Ada Solusi

Rosida menyatakan, dikarenakan pihaknya sudah melakukan pembatalan kegiatan Outing Class tersebut, hingga kini pihaknya belum menemukan titik temu solusi terkait bagaimana pihak sekolah bisa membayar uang DP senilai Rp18 Juta tadi.

“Jujur itu semua saya bahas juga. Karena saya juga nggak mau guru saya rugi, saya juga nggak mau rugi, Saya bahas kan itu tadi. Kalau EO tidak bisa mengembalikan DP, karena itu sudah masuk,” katanya.

Kemudian, beberapa opsi sudah diupayakan. Namun belum menemukan solusi terbaiknya atas persoalan tersebut.

“Jadi kita kembalikan ke orang tua murid untuk Rp18 juta dibagi sekian orang, apakah ortu siap dibebankan Rp 5 ribu per orang. Karena, dana bos sekolah engga ada anggaran untuk itu (mengganti DP), itu yang masih dirundingkan. Gaji kami pun tidak mungkin, guru juga gak mungkin,” paparnya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bongkar Biang Kerok Banjir Jatibening, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran dan Bangun Long Storage di Crossing Tol
Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak
Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu
Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?
Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas
Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster
KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Bongkar Biang Kerok Banjir Jatibening, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran dan Bangun Long Storage di Crossing Tol

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x