Banjir di Perumahan Pondok Gede Permai Capai 2 Meter, BPBD Berhasil Selamatkan dan Evakuasi Satu Bayi

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kota Bekasi berhasil lakukan penyelamatan 
dan evakuasi seorang bayi  bersama dengan keluarganya, Selasa (04/03/2025).

BPBD Kota Bekasi berhasil lakukan penyelamatan dan evakuasi seorang bayi bersama dengan keluarganya, Selasa (04/03/2025).

Sejumlah warga di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) terpaksa dievakuasi oleh petugas setelah banjir melanda wilayah tersebut akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi dan sekitarnya, serta kiriman air dari wilayah Bogor pada Senin (03/03/2025) malam.

Banjir mengakibatkan genangan setinggi 90 cm di kawasan tersebut, dengan beberapa titik bahkan mencapai lebih dari 2 meter.

Pantauan langsung pada Selasa pagi (04/03/2025) pukul 07.50 WIB menunjukkan satu perahu karet tengah digunakan untuk mengevakuasi warga setempat ke tempat yang lebih aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses evakuasi ini juga melibatkan penyelamatan seorang bayi, yang dievakuasi bersama dengan keluarganya.

Ardi (25), salah satu warga setempat, mengatakan bahwa luapan Air Kali Bekasi mulai memasuki permukiman sekitar pukul 20.00 WIB malam.

“Air datang ke lokasi, perkiraan abis Isya. Air sudah masuk ke rumah,” ujar Ardi.

Ia mengungkapkan bahwa di rumah milik saudaranya, yang memiliki dua lantai, air telah mencapai atap lantai pertama.

“Tinggi udah 2 meter ada lah. Pagi ini saya mau cek, cuma enggak bisa karena air sudah tinggi,” tambahnya.

Ardi juga menyampaikan kekhawatirannya karena anggota keluarganya, termasuk kakaknya yang sedang hamil, dua balita berusia 3 dan 4 tahun, serta seorang kakeknya yang sudah lanjut usia (60 tahun), belum berhasil dievakuasi.

“Semoga bisa segera dievakuasi, karena saya juga belum dapat kabar hingga saat ini dari kakak saya,” tuturnya dengan nada penuh harap.

Sementara itu, petugas di lokasi terus melakukan evakuasi secara bergantian. Prioritas diberikan kepada kelompok rentan seperti bayi, ibu hamil, dan lansia.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi telah melaporkan penyebaran seluruh personelnya ke wilayah-wilayah terdampak banjir.

Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Wiratma Puspita, menyampaikan bahwa personel BPBD telah berada di lokasi-lokasi rawan untuk menangani dampak banjir.

“Saat ini, fokus penanganan dulu,” ujar Wiratma dalam keterangannya, Selasa (4/3/2025).

Ia menjelaskan bahwa kondisi terkini di Kota Bekasi menunjukkan aliran air Kali Bekasi telah meluap ke permukaan dan melewati batas tanggul.

“Kali Bekasi sedang tinggi. Saat ini, enam kendaraan sudah membawa perahu, dan total perahu yang keluar saat ini ada delapan perahu,” jelasnya.

Banjir ini menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Bekasi, dengan koordinasi yang terus dilakukan antara BPBD, jajaran pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga.

Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir diimbau untuk tetap waspada, memantau tinggi muka air, dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan evakuasi dapat berlangsung lancar dan dampak banjir dapat diminimalkan, sehingga warga dapat kembali ke kondisi yang lebih aman.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun
Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan
Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban
PKS TPST Bantargebang Berakhir 26 Oktober, Pemkot Bekasi Tuntut Kompensasi DKI Tetap Rp362 Miliar
Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai
Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai
​Layani 2.000 Komuter Tanpa Atap, Halte Transjakarta B41 Jatiasih Akhirnya Dibangun Oktober Ini via CSR Bank BJB
Loker Palsu di Bekasi Kembali Beroperasi, GMNI Semprot Disnaker dan Sebut Komitmen KDM Hanya Konten Belaka
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Pusaran Korupsi PT Migas Meluas: Kejagung RI Cecar Saksi dari Foster Oil hingga PT SP Dua Hari Beruntun

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Menakar Kursi Pendamping Asep Surya Atmadja: Ini Syarat Calon Wakil Bupati Bekasi agar Tak Ada ‘Dusta’ di Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Waspada Sindikat Loker Bodong di Kota Bekasi, BPKN-RI Buka Posko Pengaduan Korban

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Desain Awal Dinilai Rumit, Disperkimtan Kota Bekasi Kaji Ulang Lokasi Gedung Parkir Pemkot Bekasi 9 Lantai

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Darurat Lahan Parkir di Pusat Pemerintahan, Wali Kota Bekasi Kaji Pembangunan Gedung Parkir 9 Lantai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x