Dinilai Tidak Etis, MUI Kota Bekasi Kritik Penyelenggaraan Lomba Balap Lari Malam di Bulan Ramadhan

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi menyampaikan kritik terhadap penyelenggaraan acara Lomba Balap Lari Malam bertema Mendadak Atlet , yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (25/03/2025) di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bekasi pukul 19.30 WIB.

Acara ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Bahrain dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketua MUI Kota Bekasi, KH. Saifuddin Siroj, mempertanyakan keputusan Pemerintah Kota Bekasi yang memberikan izin pelaksanaan kegiatan tersebut tanpa mempertimbangkan waktu pelaksanaannya yang bertepatan dengan prosesi ibadah Salat Tarawih di bulan suci Ramadhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sedang dalam suasana Ramadhan. Pemerintah sebagai pengelola kegiatan kemasyarakatan yang berwenang memberikan izin seharusnya mempertimbangkan banyak aspek sebelum menyetujui kegiatan ini,” ujarnya kepada awak media.

Kurangnya Pelibatan MUI dalam Keputusan

Saifuddin Siroj mengungkapkan bahwa MUI Kota Bekasi tidak dilibatkan dalam proses persiapan maupun pengambilan keputusan terkait acara tersebut.

Ia juga menyatakan tidak mengetahui secara rinci mekanisme penyelenggaraan dan pertimbangan yang diambil oleh pemerintah setempat.

“Saya tidak tahu persis bagaimana mekanismenya, karena MUI tidak diajak berdiskusi. Kalau pemerintah punya persyaratan tertentu, itu mungkin keputusan mereka. Namun, tetap saja, waktu pelaksanaannya harus dipertimbangkan lebih matang,” tambahnya.

Masalah Waktu Penyelenggaraan

Saifuddin menyoroti bahwa acara tersebut dijadwalkan pada pukul 19.30 WIB, waktu yang bertepatan dengan pelaksanaan Salat Tarawih bagi umat Muslim.

Ia menyarankan agar waktu pelaksanaan kegiatan diundur hingga setelah ibadah selesai, sekitar pukul 20.30 WIB, demi menghormati umat yang sedang beribadah.

“Kenapa tidak diundur saja waktunya? Salat Tarawih biasanya selesai sekitar pukul 20.30 WIB. Dengan menggeser waktu acara, maka umat yang beribadah tidak terganggu, dan kegiatan tersebut tetap dapat berlangsung tanpa masalah,” sarannya.

Penilaian Etis dan Imbauan MUI

Lebih lanjut, Saifuddin menilai bahwa kegiatan yang niatnya positif bisa saja dianggap tidak positif jika tidak disesuaikan dengan situasi.

Ia berharap pemerintah mempertimbangkan aspek etika dan menghormati suasana ibadah Ramadhan.

“Kaum Muslimin sedang beribadah, tetapi di sisi lain ada kegiatan yang ramai seperti ini. Hormati sedikit saja, undur waktu pelaksanaannya. Ini soal etis atau tidak etis di saat umat tengah beribadah,” paparnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bekasi sebelumnya telah mengeluarkan Maklumat Bersama yang ditandatangani oleh Wali Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, dan Komandan Kodim 0507/Bekasi untuk mengatur pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M di Kota Bekasi. Beberapa poin penting dalam maklumat tersebut adalah:

  1. Menghormati Bulan Suci Ramadhan – Kaum Muslimin dan Muslimat dianjurkan untuk menyemarakkan bulan Ramadhan dengan kegiatan ibadah ritual maupun sosial dan menjauhkan diri dari perbuatan yang mengurangi pahala puasa.
  2. Memperkokoh Persaudaraan – Baik ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan), dan ukhuwah wathoniyah (persaudaraan tanah air).
  3. Menjaga Keamanan dan Ketertiban – Melarang kegiatan yang dapat mengganggu kesucian Ramadhan, termasuk peredaran narkoba, minuman beralkohol, perjudian, dan kegiatan asusila.
  4. Menghindari Gangguan Selama Ramadhan – Menghormati mereka yang menjalankan ibadah puasa serta menghindari kegiatan yang dapat mengganggu keamanan, kenyamanan, dan kesucian bulan Ramadhan.

Maklumat Bersama Pemkot Bekasi Selama Ramadhan

MUI Kota Bekasi berharap agar penyelenggara kegiatan Lomba Balap Lari Malam dan Nobar dapat mempertimbangkan saran yang diberikan, terutama terkait waktu pelaksanaannya.

Dengan menggeser waktu acara, diharapkan kegiatan tersebut tetap dapat berjalan lancar tanpa mengganggu umat yang sedang menjalankan ibadah Tarawih.

“Kegiatan ini punya niat positif, tetapi cara dan waktunya harus disesuaikan dengan situasi. Pemerintah perlu lebih bijak dalam melihat hal semacam ini agar harmoni sosial dan suasana Ramadhan tetap terjaga,” tutup Saifuddin.

Dengan kritik dan saran yang diberikan, diharapkan semua pihak dapat bekerja sama untuk menciptakan suasana yang kondusif, damai, dan penuh toleransi selama bulan suci Ramadhan.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bongkar Biang Kerok Banjir Jatibening, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran dan Bangun Long Storage di Crossing Tol
Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak
Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu
Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?
Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas
Korupsi PT Migas Kota Bekasi Kian Mengerucut: Kejagung Kembali Cecar Saksi HR dari Foster
KADIN Fest Bekasi 2027 Siap Boyong Slank hingga Tipe-X ke Harapan Indah
​Hari Santri 2026: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tekankan Pengawasan Ketat dan Keteladanan di Lingkungan Pesantren
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Bongkar Biang Kerok Banjir Jatibening, Wali Kota Bekasi Instruksikan Pelebaran Saluran dan Bangun Long Storage di Crossing Tol

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Naik Motor, Wali Kota Bekasi Cek 9 Titik Rawan Banjir dan Jalan Rusak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Waspada! Kandungan Mikrobiologis Sejumlah Depot Air Minum Isi Ulang Melampaui Baku Mutu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Dinding Kaca Mulai Dibongkar, Kapan JPO Stasiun Bekasi Bisa Diakses Penumpang KRL?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Krisis Lahan Parkir ASN, Disperkimtan Usulkan CCTV dan Benahi Penerangan Rooftop GOR Patriot yang Minim Fasilitas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x