Alamak! 20.000 Lulusan SMA Tambah Angka Pengangguran di Kota Bekasi Setiap Tahun

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berdialog dengan penjaga booth perusahaan pencaker di Job Fair Blue Plaza yang digelar 2024 silam.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berdialog dengan penjaga booth perusahaan pencaker di Job Fair Blue Plaza yang digelar 2024 silam.

​BEKASI – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi menyoroti tantangan serius dalam penyerapan angkatan kerja baru. Setiap tahun, angka pengangguran di Kota Bekasi menghadapi penambahan signifikan yang didominasi oleh puluhan ribu lulusan SMA dan sederajat.

​Berdasarkan catatan laporan yang terhimpun, lulusan sekolah menengah ini menjadi kontributor utama pengangguran baru di kota yang dikenal sebagai pusat jasa dan perdagangan tersebut.

Kontribusi Lulusan SMA pada Angkatan Kerja Baru

​Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kota Bekasi, Muhammad Iqbal Bayuaji, mengonfirmasi bahwa lulusan SMA/sederajat secara krusial menambah jumlah pencari kerja setiap tahunnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Yang jelas angka pengangguran baru, kita dari lulusan SMA aja udah berapa orang. Angka fix nya saya enggak tahu pasti, tapi prakiraan ada 20 ribuan lebih itu setiap tahun secara angkatan kerja,” ucap Iqbal saat dikonfirmasi, Selasa (18/11/2025).

Ribuan pencari kerja banjiri Job Fair yang digelar di Blue Plaza pada 2024 silam.

​Ia menjelaskan bahwa angka perkiraan 20.000 tersebut berfokus pada lulusan SMA yang langsung masuk ke angkatan kerja. Data ini belum mencakup fresh graduate dari jenjang S1 atau mereka yang belum terdefinisi sebagai angkatan kerja.

​”Totalnya (gabungan S1 dan SMA) belum saya cek. Yang baru dicek itu untuk yang angkatan kerja SMA atau sederajat aja secara krusial. Meski ada juga yang lanjut kuliah mereka,” sambungnya.

Tantangan Pendataan Pengangguran di Kota Bekasi

​Iqbal mengakui bahwa pendataan angka pengangguran di Kota Bekasi memiliki tantangan tersendiri. Ia menyebut laporan angka pengangguran bersifat sangat dinamis, sehingga menyulitkan proses sinkronisasi data yang presisi.

​Menurutnya, kendala ini juga dipengaruhi oleh faktor pelaporan dari institusi pendidikan dan individu.

​”Kesulitan ini juga didukung karena setiap sekolah juga ada yang tidak melaporkan. Karena laporan secara pribadi, atau (mereka) malu apabila kalau ditanyakan oleh dinas,” katanya.

​Hal ini menyulitkan Disnaker dalam memetakan secara total jumlah Angkatan Kerja (AK) dan Bukan Angkatan Kerja (BAK) yang terbaru.

Perbandingan Data BPS Tahun 2024

​Sebagai gambaran, Iqbal merujuk pada data Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bekasi pada tahun 2024.

Data tersebut menunjukkan angka pengangguran terbuka di Kota Bekasi berjumlah 104.170 jiwa.

​Sementara itu, laporan BPS yang sama mencatat jumlah penduduk yang berstatus bekerja sebanyak 1.214.160 jiwa.

Adapun yang masuk kategori Bukan Angkatan Kerja (BAK) atau belum bekerja sama sekali memiliki jumlah 720.966 jiwa.

Job Fair Jadi Upaya Tekan Angka Pengangguran

​Dalam menekan laju pengangguran tahunan, Iqbal menegaskan bahwa Disnaker Kota Bekasi terus berupaya menggelar berbagai program penyerapan tenaga kerja. Salah satu solusi andalannya adalah penyelenggaraan Job Fair atau bursa kerja.

​Kegiatan ini, lanjutnya, kerap dilakukan baik oleh Disnaker sendiri maupun melalui kerja sama strategis dengan pihak swasta.

​”Harapannya, dapat mengurangi tingkat angka pengangguran, maupun bisa menambah bagi para pekerja yang bekerja di Kota Bekasi sebagai Kota jasa dan perdagangan, membuka lapangan kerja maupun memperluas kesempatan kerja,” jelas Iqbal.

​”Meski belum bisa masif secara menyeluruh, tetapi peran Pemerintah sudah ada untuk menetralisir tingkat pengangguran di setiap generasi,” pungkasnya.

​Info Loker: Temukan informasi lowongan kerja terbaru di Kota Bekasi melalui saluran resmi Disnaker atau portal pencari kerja terpercaya.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x