Poin Utama:
- Bunda Literasi Kota Bekasi, Wiwiek Hargono resmi meluncurkan novel dan komik “Ratu Kali Bhagasasi” di Grand Galaxy Function Hall.
- Karya literasi ini bertujuan mengangkat kembali sejarah awal mula Bhagasasi dan peran sungai sebagai urat nadi kehidupan masa lampau.
- Inovasi edukasi melalui media komik ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.
Bunda Literasi Kota Bekasi, Wiwiek Hargono resmi meluncurkan novel dan komik berjudul Ratu Kali Bhagasasi dalam perhelatan Semarak Keluarga Tangguh 2026 di Grand Galaxy Function Hall, Kota Bekasi, Rabu (30/09/2026).
Peluncuran karya literasi yang mengangkat jejak peradaban masa lampau ini turut mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto beserta jajaran Pemkot Bekasi yang hadir di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan Wali Kota Bekasi Terhadap Edukasi Sejarah Lokal Melalui Literasi
Mengapa Sejarah Bekasi Perlu Dikenalkan Lewat Komik “Ratu Kali Bhagasasi“?
Karya Ratu Kali Bhagasasi secara khusus mengangkat Bhagasasi, yakni nama tua dari Kota Bekasi. Buku ini merangkai kisah yang memperkenalkan kembali asal-usul kota dan elemen sungai yang dahulu menjadi sumber kehidupan utama masyarakat lokal.
”Saya ingin anak-anak mengenal kotanya melalui cerita. Karena ketika mereka mengenal sejarah dan budayanya, akan tumbuh rasa memiliki terhadap Kota Bekasi,” kata Wiwiek Hargono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com usai peluncuran di Grand Galaxy Function Hall, Rabu (30/09/2026).
Menurutnya, pengemasan sejarah yang kaku harus diubah menjadi lebih menyenangkan. Oleh sebab itu, format komik sengaja dihadirkan agar materi sejarah tersebut dapat lebih dekat dan memiliki visual yang ramah bagi anak-anak.
Bagaimana Dampak Komik “Ratu Kali Bagasasi” Terhadap Minat Baca Anak?
Kehadiran versi komik ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mendobrak keengganan generasi muda dalam mengonsumsi literatur sejarah.
Ilustrasi yang menarik dapat memancing rasa ingin tahu anak-anak sebelum mereka beralih ke bacaan teks yang lebih berat.
”Tidak semua anak langsung tertarik dengan buku tebal. Karena itu, komik bisa menjadi pintu masuk agar mereka mulai membaca, mengenal cerita kotanya, dan kemudian mencintai literasi,” lanjutnya.
Wiwiek berharap buku sejarah lokal ini tidak sekadar menjadi pajangan, melainkan dapat digunakan sebagai teman belajar di sekolah, perpustakaan rumah, hingga taman bacaan di seluruh lingkungan RW di Kota Bekasi.
Apa Respons Wali Kota Bekasi Terhadap Peluncuran Ratu Kali Bhagasasi?
Langkah inovatif Bunda Literasi ini mendapat respons positif dari kalangan birokrat. Apresiasi khusus juga dilontarkan langsung oleh sang suami yang juga menjabat sebagai Kepala Daerah.
”Saya mengapresiasi terbitnya novel dan komik Ratu Kali Bhagasasi. Anak-anak diajak mengenal asal-usul kotanya, sekaligus belajar tentang keberanian bermimpi, kesabaran menghadapi ujian, dan bagaimana seorang pemimpin mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin baru,” tegas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dalam kesempatan yang sama, Rabu (30/09/2026).
Sebagai informasi, peluncuran karya literasi ini turut disaksikan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe, jajaran pengurus TP PKK Kota Bekasi dan TP PKK Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah istri kepala daerah yang meramaikan kegiatan Semarak Keluarga Tangguh 2026 tersebut.
Kehadiran Ratu Kali Bhagasasi membuktikan bahwa pelestarian sejarah lokal dapat dilakukan dengan pendekatan budaya pop yang modern. Mari bersama-sama dukung peningkatan literasi anak-anak kita sejak dini agar mereka tidak melupakan akar budayanya sendiri.
Bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda di bawah, dan pastikan Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi agar selalu update dengan berita pemerintahan dan layanan publik terkini!
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















