Gusur 88 Bangli di Medansatria, Pemkot Bekasi Kucurkan Rp4 Miliar Bangun Ruang Terbuka Hijau

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah alat berat jenis ekskavator dioperasikan untuk membongkar salah satu bangunan liar (Bangli) dalam operasi gabungan yang dipimpin oleh Pemkot Bekasi di sepanjang aliran Kali Irigasi lahan PJT, Jalan Tanah Apit, Medansatria, Kota Bekasi, Selasa (06/10/2026). Penertiban ini menyasar 88 bangunan untuk normalisasi kawasan.

Sebuah alat berat jenis ekskavator dioperasikan untuk membongkar salah satu bangunan liar (Bangli) dalam operasi gabungan yang dipimpin oleh Pemkot Bekasi di sepanjang aliran Kali Irigasi lahan PJT, Jalan Tanah Apit, Medansatria, Kota Bekasi, Selasa (06/10/2026). Penertiban ini menyasar 88 bangunan untuk normalisasi kawasan.

  • ​Pemkot Bekasi resmi menertibkan 88 bangunan liar (bangli) di Jalan Tanahfit RW 09, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria.
  • ​Lahan milik Perum Jasa Tirta (PJT) tersebut akan disulap menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan fasilitas pedestrian.
  • ​Wali Kota Bekasi telah mengalokasikan anggaran senilai Rp4 Miliar dari APBD untuk penataan kawasan ini.
  • ​Langkah penertiban dikebut untuk mengendalikan banjir di musim penghujan dan menyongsong Porprov Jawa Barat 2026.

​PEMERINTAH KOTA (PEMKOT) BEKASI resmi menertibkan 88 bangunan liar di kawasan Jalan Tanahfit RW 09, Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria, Selasa (06/10/2026).

Penertiban di atas lahan milik Perum Jasa Tirta (PJT) ini dilakukan untuk menyulap kawasan kumuh menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan jalur pedestrian.

Langkah tegas ini merupakan bagian dari strategi taktis daerah dalam mengendalikan banjir menyambut musim penghujan di penghujung tahun 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Transformasi Kawasan oleh Pemkot Bekasi: Dari Bangli Menjadi RTH

​Upaya Pemkot Bekasi dalam menata wajah kota semakin terlihat jelas. Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bekasi, unsur kewilayahan, hingga aparat keamanan diterjunkan langsung untuk meratakan puluhan bangunan tak berizin.

​”Pelaksanaan ini berdasarkan Peraturan Daerah K3 tentang ketertiban umum, kebersihan, dan keindahan. Tujuannya adalah untuk menata kawasan. Yang lebih penting lagi, atas arahan Pak Wali Kota, setiap wilayah melakukan penataan kawasan yang tujuannya untuk membantu pengendalian banjir, apalagi saat ini kita mulai memasuki musim penghujan tahun 2026,” kata Camat Medansatria Budi Rahman kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com di lokasi penertiban, Selasa (06/10/2026).

​Apa Rencana Pemkot Bekasi Pasca Penertiban Bangli di Medansatria?

​Kawasan bekas bangli tersebut dipastikan tidak akan dibiarkan terbengkalai menjadi lahan kosong. Area bantaran kali irigasi ini akan segera disulap menjadi taman interaktif dan fasilitas pejalan kaki yang nyaman.

​”Setelah penertiban, akan dilakukan pembangunan pedestrian dan taman. Jadi kawasan ini nantinya akan menjadi ruang publik yang lebih tertata dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.

​Berapa Anggaran yang Disiapkan Wali Kota Bekasi untuk RTH Medansatria?

​Guna merealisasikan proyek ruang publik tersebut, Wali Kota Bekasi telah menginstruksikan pengalokasian dana hingga miliaran rupiah.

Pemkot Bekasi memastikan sumber pembiayaan sepenuhnya disokong oleh kas keuangan daerah.

​”Anggarannya sudah disiapkan oleh Pak Wali Kota melalui APBD kurang lebih Rp 4 miliar,” ungkap Budi Rahman.

​Ia juga menegaskan bahwa tidak ada tanah milik warga yang terdampak, mengingat seluruh lahan yang ditertibkan murni merupakan aset milik negara.

​”Pemerintah hanya melakukan penataan kawasan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Harapannya kawasan ini menjadi lebih tertib, bersih, dan memberikan manfaat bagi warga,” jelasnya.

​Mengapa Penataan Kawasan Dikebut Menjelang Akhir Tahun 2026?

​Selain sebagai langkah antisipasi pencegahan musibah banjir bandang, wajah baru Kota Bekasi sedang dipersiapkan secara matang untuk perhelatan olahraga skala regional.

Waktu pelaksanaan yang cukup mepet menjadi tantangan birokrasi tersendiri bagi Pemkot Bekasi.

​”Kita juga menyongsong Porprov Jawa Barat 2026 yang akan diselenggarakan di Kota Bekasi. Mudah-mudahan semuanya berjalan aman, nyaman, kondusif, dan sesuai arahan pimpinan,” ujarnya.

​Kendati demikian, Budi mengakui realisasi pembangunan fasilitas RTH sangat bergantung pada kecepatan tahapan administrasi pengadaan barang dan jasa.

​”Kalau benar-benar bisa dimanfaatkan tahun ini, tentu kita melihat proses pelaksanaannya. Karena sekarang sudah Oktober. Kalau melalui proses lelang, tahapan administrasinya juga membutuhkan waktu. Namun saya yakin pemerintah akan melaksanakan program ini secara tuntas,” tuturnya menutup wawancara.

​Penataan aset Perum Jasa Tirta ini diharapkan tidak hanya mengusir kesan kumuh, tetapi juga secara signifikan mampu mengurangi titik rawan banjir di Kecamatan Medansatria.

Peningkatan kualitas lingkungan perkotaan yang asri dan representatif akan terus menjadi prioritas jangka panjang bagi Pemkot Bekasi ke depannya.

​Bagaimana pendapat Anda tentang pembangunan RTH baru di Medansatria ini? Bagikan tanggapan Anda di kolom komentar dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar selalu update berita politik dan pemerintahan terbaru seputar Bekasi!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Timnas Juara ASEAN Cup 2026: Tri Adhianto Bagikan Doorprize Saat Nobar di Plaza Patriot Candrabhaga
Tegas! Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangli di Irigasi Medansatria Sepanjang 900 Meter
Awas SiLPA Membengkak! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Desak OPD Kebut Serapan Belanja Daerah Akhir Tahun
Wali Kota Bekasi Lantik 12 Juru Sita Bapenda, Siap Sita Aset hingga Sandera Pengemplang Pajak
Wali Kota Bekasi Rombak Total UMKM Alun-Alun M. Hasibuan: Gerobak Diseragamkan, Koperasi Dibentuk!
Didesak DPRD, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Siapkan Penataan Pasar Bantargebang Usai Rampungkan Pasar Baru
Akhiri Drama Dualisme, Kadin Kota Bekasi Rombak Paradigma Organisasi Jelang Rapimnas
Telan APBD Murni, Pembangunan Gedung Perpustakaan Modern Kota Bekasi Capai 82 Persen, Intip Wajah Barunya!
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Gusur 88 Bangli di Medansatria, Pemkot Bekasi Kucurkan Rp4 Miliar Bangun Ruang Terbuka Hijau

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Timnas Juara ASEAN Cup 2026: Tri Adhianto Bagikan Doorprize Saat Nobar di Plaza Patriot Candrabhaga

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Tegas! Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangli di Irigasi Medansatria Sepanjang 900 Meter

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Wali Kota Bekasi Lantik 12 Juru Sita Bapenda, Siap Sita Aset hingga Sandera Pengemplang Pajak

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Bekasi Rombak Total UMKM Alun-Alun M. Hasibuan: Gerobak Diseragamkan, Koperasi Dibentuk!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x