- Tahapan seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi telah selesai dilakukan oleh panitia seleksi.
- Pemkot Bekasi saat ini tengah menunggu persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Gubernur Jawa Barat.
- Proses administrasi ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2026 agar pelantikan pejabat definitif tidak terhambat.
- Terdapat empat kandidat Sekda yang dinyatakan mumpuni: Arief Maulana, Dede Tito Ismanto, Dinar Faizal Badar, dan Muhammad Solikhin.
TAHAP AKHIR SELEKSI TERBUKA Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi kini tinggal menunggu persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Gubernur Jawa Barat.
Pemkot Bekasi menargetkan seluruh proses administrasi ini selesai pada akhir Oktober 2026. Hal ini dilakukan agar pengisian jabatan eselon tertinggi di birokrasi tersebut tidak mengalami kekosongan pasca purna tugasnya Sekda saat ini, Junaedi, pada 1 November mendatang.
Kapan Proses Seleksi Sekda Kota Bekasi Selesai?
Seluruh tahapan seleksi calon Sekda oleh panitia seleksi (pansel) dipastikan telah rampung. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Anjar Budiono, menegaskan bahwa langkah selanjutnya adalah pengajuan persetujuan teknis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sudah selesai. Kita tinggal mengajukan persetujuan teknis ke BKN, sama nanti turunnya persetujuan,” ucap Anjar Budiono kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Senin (12/10/2026).
Pihaknya optimistis tahapan krusial ini dapat diselesaikan dalam dua pekan ke depan. Target waktu ini ditetapkan agar pelantikan pejabat definitif bisa segera dilaksanakan tanpa melewati batas waktu.
“Mudah-mudahan di dua minggu ini selesailah, artinya akhir bulan selesai. Mudah-mudahan minggu terakhir,” tambahnya.
Siapa Saja Kandidat Kuat Sekda Kota Bekasi?
Empat kandidat telah berhasil melewati saringan ketat administrasi dan penelusuran rekam jejak. Anjar menjamin keempat birokrat tersebut memiliki kompetensi yang layak untuk menduduki kursi Sekda.
“Ya, itu mumpuni semua,” tegas Anjar saat disinggung soal kelayakan para calon.
Keempat nama yang bersaing adalah:
- Arief Maulana (Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi)
- Dede Tito Ismanto (Staf Ahli Wali Kota Banjar Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan)
- Dinar Faizal Badar (Asisten Administrasi Umum Kota Bekasi)
- Muhammad Solikhin (Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi)
Usulan penunjukan Sekda ini akan segera diajukan oleh Wali Kota Bekasi kepada instansi berwenang. Pemkot Bekasi berharap estafet kepemimpinan birokrasi berjalan mulus.
”Kita berharap pergantian kepemimpinan birokrasi di lingkungan Pemkot Bekasi dapat berlangsung tanpa jeda jabatan pelaksana tugas (Plt) Sekda. Mudah-mudahan langsung selesai, tepat pelantikan,” tutur Anjar.
Apa Harapan Wali Kota Bekasi terhadap Sekda Baru?
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menaruh harapan besar pada sosok Sekda terpilih. Sekda yang baru dituntut untuk mampu membangun konsolidasi dan komunikasi yang baik antara kepala daerah dan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN).
Tri menegaskan bahwa posisi Sekda sangat strategis. Selain sebagai motor penggerak birokrasi, Sekda juga berperan sebagai penghubung komunikasi kepala daerah, guna memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik di Kota Bekasi semakin optimal.
Demikian informasi terbaru seputar seleksi Sekda Kota Bekasi. Jangan lewatkan update berita terkini lainnya, bagikan artikel ini, dan mari berdiskusi di kolom komentar. Pastikan juga Anda mengikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar tidak tertinggal berita penting seputar Bekasi!
Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















