Lansia 75 tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dapur Rumahnya

- Jurnalis

Minggu, 21 Januari 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban berinisial AY (perempuan, 75) diketahui meninggal sekitar pukul 18:00 wib oleh kerabatnya berinisial HJJ yang datang kerumah korban karena tidak menjawab teleponnya.

Korban berinisial AY (perempuan, 75) diketahui meninggal sekitar pukul 18:00 wib oleh kerabatnya berinisial HJJ yang datang kerumah korban karena tidak menjawab teleponnya.

KOTA BEKASI – Warga RT 05 RW 06 kelurahan Margajaya dikejutkan dengan penemuan jasad wanita bersimbah darah di dapur rumahnya di Gang Nangka RT 05 RW 06, Kelurahan Margajaya, Sabtu (20/01/24).

Berdasarkan temuan awal dengan kondisi korban, dugaan sementara wanita lanjut usia tersebut merupakan korban pembunuhan. Dugaan itu muncul dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Dari hasil olah TKP, mayat diduga korban pembunuhan ini jenis kelamin perempuan umur lebih kurang 75 tahun dan saat ini berdasarkan keterangan dari keluarga korban tinggal sendirian,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus di lokasi kejadian kepada awak media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, korban ditemukan di ruang tengah kediamannya, dengan luka di bagian kepala belakang.

“Luka-lukanya yang kami temukan sementara yaitu luka di kepala belakang, mengalami pecah ya akibat benda tumpul,” sambungnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, dari hasil olah TKP itu pihaknya mengamankan beberapa barang bukti yang diduga milik pelaku.

“Barang bukti sudah kami amankan yaitu, garpu tanah, dan sendal yang diduga milik pelaku terus kemudian puntung rokok ada, yang semua ini nanti akan kami lakukan penyelidikan dan identifikasi,” ucapnya.

Korban berinisial AY (perempuan, 75) diketahui meninggal sekitar pukul 18:00 wib oleh kerabatnya berinisial HJJ yang datang kerumah korban karena tidak menjawab teleponnya.

Merasa curiga, HJJ bersama dengan YY yang juga merupakan sepupu korban mendatangi rumah korban dan mengetuk rumah korban, namun tidak direspon.

Karena tidak direspon, kedua saksi itu kemudian masuk melewati belakang rumah korban, di situlah korban ditemukan sudah tewas persis di pintu belakang rumah. (Mam)


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Masih HGB? Kenali Perbedaannya dengan SHM dan Kapan Perlu Diurus
Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu
Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor
Cuaca Makin Panas, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Pembangunan Ruang Publik dan Pedestrian Arteri di 2027
Mediasi Buntu! Polisi Bergerak Cepat Usut Kasus Bullying Siswa Alexandria Islamic School Bekasi
Alarm Bahaya! 17.240 Kasus ILI Hantam Kota Bekasi, Balita Jadi Kelompok Paling Terancam
Skandal Sel ‘Mewah’ Lapas Cibinong Terbongkar, Benarkah Jadi Surga bagi Koruptor dan Mantan Wali Kota Bekasi?
Gagal Total! Penertiban Parkir Liar di Jalan Ahmad Yani Cuma Isapan Jempol Kadishub Kota Bekasi
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 19:37 WIB

Rumah Masih HGB? Kenali Perbedaannya dengan SHM dan Kapan Perlu Diurus

Jumat, 25 September 2026 - 18:16 WIB

Kejar Target PAD, Pemkot Bekasi Babat Habis Belasan Reklame Bodong di Jalan Pramuka Rawalumbu

Jumat, 25 September 2026 - 16:28 WIB

Ironi Pengawas Keuangan! Proyek Mangkrak BPKP Bekasi Rugikan Vendor Miliaran, Berujung Ancaman Lapor Tipikor

Jumat, 25 September 2026 - 15:24 WIB

Cuaca Makin Panas, DBMSDA Kota Bekasi Kebut Pembangunan Ruang Publik dan Pedestrian Arteri di 2027

Jumat, 25 September 2026 - 11:17 WIB

Alarm Bahaya! 17.240 Kasus ILI Hantam Kota Bekasi, Balita Jadi Kelompok Paling Terancam

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x