Kemarau Panjang, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Menggila Nyaris Tembus Rp100 Ribu

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cabai rawit dan merah di pasar tradisional.

Cabai rawit dan merah di pasar tradisional.

  • ​Harga cabai rawit merah di Pasar Kranji, Kota Bekasi melonjak hingga Rp90.000 per kilogram pada Selasa (29/09/2026).
  • ​Rata-rata harga komoditas pedas ini di Kota Bekasi menembus Rp86.250/kg, melampaui rata-rata harga Provinsi Jawa Barat (Rp84.200/kg).
  • ​Kenaikan harga dipicu oleh dampak musim kemarau yang mengganggu panen dan tingginya permintaan pasar dari rumah tangga serta pelaku usaha.
  • ​Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggiatkan kerja sama antar daerah penghasil pangan untuk menstabilkan stok dan pasokan komoditas.

KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK kembali mencekik warga Kota Bekasi. Memasuki akhir September 2026, harga cabai rawit merah di sejumlah pasar tradisional meroket tajam hingga nyaris menyentuh angka Rp100.000 per kilogram.

Lonjakan harga komoditas yang sangat signifikan ini memukul daya beli masyarakat, khususnya bagi para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner di wilayah tersebut.

​Lonjakan Harga Cabai Rawit di Kota Bekasi Makin Tak Terkendali

​Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, tren kenaikan ini terpantau jelas di Pasar Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Selasa (29/09/2026) siang, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp90.000 per kilogram.

​Angka ini melonjak tajam dari hari sebelumnya yang berada di posisi Rp87.500 per kilogram. Lonjakan ini juga melompat jauh jika dibandingkan dengan harga sepekan sebelumnya yang masih bertengger di angka Rp80.000 per kilogram.

​Berapa Rata-Rata Harga Cabai Rawit Merah di Berbagai Pasar Tradisional?

​Rata-rata harga cabai rawit merah di tingkat kota kini berada di kisaran Rp86.250 per kilogram. Namun, disparitas harga masih ditemukan di lapangan bergantung pada pasokan di masing-masing pasar tradisional.

​Sebagai perbandingan, pantauan di Pasar Pondokgede mencatat harga yang sedikit lebih rendah yakni Rp82.500 per kilogram.

Secara umum, rentang harga di wilayah perbatasan DKI Jakarta ini sudah berada di atas rata-rata harga cabai rawit merah tingkat Provinsi Jawa Barat.

​Berikut perbandingan harga cabai rawit merah di sejumlah titik:

  • ​Pasar Kranji: Rp90.000/kg
  • ​Pasar Pondokgede: Rp82.500/kg
  • ​Rata-rata Kota Bekasi: Rp86.250/kg
  • ​Rata-rata Jawa Barat: Rp84.200/kg

​Mengapa Harga Cabai di Kota Bekasi Meroket Tajam?

​Faktor cuaca ekstrem berupa musim kemarau dan tingginya tingkat konsumsi masyarakat menjadi biang kerok utama lonjakan harga pangan ini.

Analis Perdagangan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Eko Wijatmiko, membenarkan bahwa kemarau panjang sangat memengaruhi hasil panen daerah pemasok.

​”Terkait kenaikan harga cabai rawit merah penyebabnya diantaranya musim kemarau, kedua permintaan cabai rawit di Kota Bekasi itu tinggi,” kata Eko Wijatmiko kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Selasa (29/09/2026).

​Apa Langkah Pemkot Bekasi untuk Menstabilkan Harga Pangan?

​Menghadapi situasi fluktuatif ini, Pemkot Bekasi melalui instansi terkait langsung mengambil langkah intervensi pasar.

Langkah mitigasi difokuskan pada penguatan kerja sama antar daerah (KAD) dengan wilayah penghasil komoditas guna menjamin distribusi bahan pokok tidak terputus.

​”Harga ini bisa juga fluktuatif, karena kan masuk dari beberapa daerah. Kita telah melakukan beberapa kerjasama antar daerah untuk beberapa komoditas,” ungkapnya.

​Sebagai solusi alternatif jangka pendek, para pedagang di pasar tradisional juga mulai menawarkan cabai rawit merah kering kepada pembeli.

Sayangnya, alternatif ini belum disambut antusias karena minat masyarakat Kota Bekasi terhadap cabai kering untuk kebutuhan memasak harian masih tergolong rendah.

Melambungnya harga cabai rawit merah ini menjadi alarm bagi Pemkot Bekasi untuk terus memastikan rantai pasok pangan tetap berjalan lancar.

Diharapkan stabilitas harga bahan pokok dapat kembali normal dalam waktu dekat agar tidak terus-menerus membebani roda perekonomian warga.

​Ingin terus update dengan perkembangan berita ekonomi, kebijakan publik, dan informasi terkini di kota Anda? Jangan lupa bagikan artikel ini, tinggalkan komentar Anda, dan ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi melalui tautan [Follow WhatsApp Channel RakyatBekasi di sini] agar tidak ketinggalan informasi terbaru!


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Kasus Boarding School Rawalumbu, Disdik Kota Bekasi Bantah Perundungan dan Sebut Hanya Perkelahian Siswa
Darurat Mafia Tanah! Kasus Kayuringin dan Jatiasih Tampar Integritas BPN Kota Bekasi
Tekan Angka Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Salurkan 12.000 Telur untuk Puluhan Balita
Babak Baru Penganiayaan Siswa Boarding School Rawalumbu: Polisi Cek TKP, Pemkot Bekasi Janji Investigasi Paralel
Dikritik DPRD Soal Minim Fasilitas RW, Wali Kota Bekasi: Yang Penting Dengar Keluhan Warga, Bukan Seremonial
Viral Penganiayaan Siswa di Boarding School Rawalumbu, Disdik Kota Bekasi Gelar Investigasi Paralel dengan Polisi
Viral Siswa Dianiaya di Boarding School Rawalumbu, Wali Kota Bekasi Instruksikan Disdik Bertindak Cepat
Wujud Nyata Solidaritas, Pemkot Bekasi Salurkan Bantuan Rp2,1 Miliar untuk Korban Gempa NTT Oktober Mendatang
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:20 WIB

Kemarau Panjang, Harga Cabai Rawit Merah di Kota Bekasi Menggila Nyaris Tembus Rp100 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 10:20 WIB

Viral Kasus Boarding School Rawalumbu, Disdik Kota Bekasi Bantah Perundungan dan Sebut Hanya Perkelahian Siswa

Selasa, 29 September 2026 - 08:45 WIB

Tekan Angka Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Salurkan 12.000 Telur untuk Puluhan Balita

Senin, 28 September 2026 - 14:51 WIB

Babak Baru Penganiayaan Siswa Boarding School Rawalumbu: Polisi Cek TKP, Pemkot Bekasi Janji Investigasi Paralel

Senin, 28 September 2026 - 13:57 WIB

Dikritik DPRD Soal Minim Fasilitas RW, Wali Kota Bekasi: Yang Penting Dengar Keluhan Warga, Bukan Seremonial

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x