Pimpin Jabar Pemuda Non-perokok, Wali Kota Bekasi Waswas Soal Vape

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dan awak media lainnya mengenai komitmen Pemkot Bekasi menjaga gaya hidup sehat masyarakat dan antisipasi tren vape, di area Pemerintah Kota Bekasi, Minggu (09/08/2026). (Sumber: Dokumentasi/RakyatBekasi)

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com dan awak media lainnya mengenai komitmen Pemkot Bekasi menjaga gaya hidup sehat masyarakat dan antisipasi tren vape, di area Pemerintah Kota Bekasi, Minggu (09/08/2026). (Sumber: Dokumentasi/RakyatBekasi)

  • Persentase Tertinggi: Kota Bekasi meraih posisi pertama di Jawa Barat dengan 83,10% pemuda tidak merokok.
  • Ancaman Baru: Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara khusus menyoroti ancaman rokok elektrik (vape) bagi generasi muda.
  • Mitigasi: Pemkot Bekasi memperkuat fasilitas olahraga, Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan layanan klinik berhenti merokok di Puskesmas.

​Kota Bekasi mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih persentase pemuda tidak merokok tertinggi di Provinsi Jawa Barat, mencapai angka 83,10 persen.

Namun, di balik capaian positif tersebut, Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi) menyatakan kewaspadaannya terhadap pergeseran gaya hidup anak muda yang kini mulai beralih ke rokok elektrik atau vape. (09/08/2026).

​Strategi Wali Kota Bekasi Jaga Gaya Hidup Sehat

​Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyambut gembira hasil Profil Pemuda 2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa capaian ini tidak boleh membuat Pemerintah Daerah terlena.

​Mengapa Kota Bekasi Bisa Memimpin Persentase Pemuda Non-perokok di Jawa Barat?

​Persentase tinggi anak muda tidak merokok di Kota Bekasi didorong oleh kombinasi kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan penyediaan infrastruktur publik yang mendukung aktivitas positif.

Data Profil Pemuda 2025 menunjukkan Kota Bekasi (83,10%) mengungguli Kota Depok (78,85%) dan Kota Cirebon (78,09%).

​”Angka 83,10 persen ini tentu menggembirakan, tetapi bagi kami yang lebih penting adalah bagaimana angka ini bisa kita pertahankan bahkan ditingkatkan,” kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, dikutip Minggu (09/08/2026).

​Tri menambahkan bahwa tantangan utamanya adalah menjaga anak muda yang saat ini tidak merokok agar tidak terpengaruh oleh lingkungan sekitar untuk mulai mencoba kebiasaan buruk tersebut.

​Untuk menjaga tren positif ini, Wali Kota Tri Adhianto menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan menyediakan pilihan aktivitas positif bagi generasi muda.

​”Karena itu, Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong pembangunan taman, ruang terbuka, fasilitas olahraga, serta pengembangan Sport City sebagai bagian dari upaya menyediakan ruang aktivitas bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” imbuh Tri.

​Bagaimana Upaya Pemkot Bekasi Menghadapi Ancaman Rokok Elektrik (Vape) pada Remaja?

​Pemkot Bekasi mulai mengalihkan fokus edukasi tidak hanya pada rokok konvensional, tetapi juga mencakup bahaya rokok elektrik (vape) yang kini semakin gencar menyasar gaya hidup anak muda. Perubahan perilaku ini dianggap sebagai ancaman laten bagi kesehatan generasi masa depan.

Orang nomor satu di Bekasi ini juga menekankan bahwa strategi edukasi harus beradaptasi dengan tren perilaku remaja saat ini.

​”Edukasi tidak cukup hanya membahas rokok konvensional, tetapi juga perlu memberikan pemahaman mengenai rokok elektrik atau vape yang semakin dekat dengan anak muda,” tegas Tri.

​Selain aspek edukasi, Pemerintah Daerah juga memperkuat pengawasan regulasi. Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) diperketat di lokasi-lokasi strategis yang sering menjadi area interaksi anak-anak dan remaja, seperti lingkungan sekolah dan fasilitas publik.

​Berapa Jumlah Perokok di Kota Bekasi Berdasarkan Data Dinas Kesehatan 2026?

​Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi hingga pertengahan Juni 2026, tercatat sebanyak 3.334 perokok di wilayah tersebut. Data ini dihimpun melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku per tanggal 28 Juni 2026.

​Meskipun persentase pemuda non-perokok tinggi, Dinkes tetap aktif melakukan Skrining Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mengidentifikasi keberadaan perokok secara umum.

​Berikut ringkasan data hasil skrining kesehatan:

  • Jumlah Skrining: Melibatkan 134.723 orang (usia 7 tahun ke atas).
  • Jumlah Perokok Teridentifikasi: 3.334 orang (sekitar 5,2 persen dari total yang diskrining).
  • Dominasi: Jumlah perokok mayoritas didominasi oleh warga dengan kategori usia 18 tahun ke atas.

​Sebagai pembanding, pada tahun 2025 (periode Januari-Juni), jumlah perokok berdasarkan skrining kesehatan di Kota Bekasi mencapai 5.101 orang.

​Apa Saja Upaya Mitigasi Dinkes Bekasi Terhadap Layanan Berhenti Merokok?

​Dinas Kesehatan Kota Bekasi melakukan berbagai upaya mitigasi dan penanganan preventif melalui layanan kesehatan untuk membantu masyarakat Kota Bekasi berhenti merokok.

​Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi, Vevie Herawati, menjelaskan strategi yang diterapkan oleh jajarannya.

​”Secara umum, dalam upaya meminimalisir tingkat angka perokok, Dinkes Kota Bekasi melakukan bebagai upaya mitigasi dan penanganan terkait layanan kesehatan berhenti merokok,” kata Vevie Herawati kepada Jurnalis RakyatBekasi.Com, Rabu (29/07/2026).

​Berikut adalah langkah nyata Dinkes Kota Bekasi:

  1. Peningkatan Layanan Puskesmas: Membuka Klinik Upaya Berhenti Merokok (UBM) di Puskesmas yang menyediakan layanan konseling bagi warga yang ingin sembuh dari ketergantungan rokok.
  2. Sosialisasi Masif: Melakukan edukasi intensif mengenai bahaya rokok konvensional maupun elektrik kepada masyarakat luas.
  3. Regulasi Kuat: Penguatan Perda Kawasan Tanpa Rokok melalui Perda Nomor 15 Tahun 2019 dan pembentukan Tim Pengawas Penyelenggaraan KTR di Kota Bekasi untuk memastikan kepatuhan di lapangan.

​Capaian sebagai kota dengan pemuda non-perokok tertinggi di Jawa Barat merupakan fondasi penting bagi kesehatan masyarakat, namun Pemkot Bekasi secara kritis menyadari perlunya kewaspadaan terhadap tren gaya hidup baru seperti vape demi menjaga masa depan generasi muda di Kota Bekasi.

Ingin mendapatkan update berita terkini mengenai kebijakan Pemerintah Daerah di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi? Ikuti Saluran WhatsApp RakyatBekasi di [channel WhatsApp ] sekarang juga agar selalu mendapatkan informasi tepercaya langsung di ponsel Anda.


Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerbangan Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Imigrasi Bekasi Bebaskan Denda Overstay 5 WNA
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Pemkot Bekasi Siapkan Skenario WFH Darurat Bagi ASN
Pemkot Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Mohammad Yamin, Drainase Dibongkar Sebelum Pengaspalan
Lama Menghilang dari Jalanan, Kapan Bus Trans Beken Beroperasi Lagi? Ini Jawaban Wali Kota Bekasi
PJJ Perdana Disambut Keluhan Internet Nge-Lag, Ini Respons Cepat Wali Kota Bekasi!
GMNI Apresiasi Kebijakan PJJ Pemkot Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pemerataan Akses Belajar Daring
Darurat Abu Vulkanik, Wali Kota Bekasi Resmi Terapkan PJJ 2 Hari untuk Siswa SD dan SMP
Pemkot Bekasi Sabet Peringkat 6 Nasional Inovasi Daerah, Tri Adhianto Tuntut OPD Lebih Progresif
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:03 WIB

Penerbangan Batal Imbas Erupsi Anak Krakatau, Imigrasi Bekasi Bebaskan Denda Overstay 5 WNA

Selasa, 8 September 2026 - 12:29 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Pemkot Bekasi Siapkan Skenario WFH Darurat Bagi ASN

Selasa, 8 September 2026 - 11:59 WIB

Pemkot Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Mohammad Yamin, Drainase Dibongkar Sebelum Pengaspalan

Selasa, 8 September 2026 - 10:46 WIB

PJJ Perdana Disambut Keluhan Internet Nge-Lag, Ini Respons Cepat Wali Kota Bekasi!

Senin, 7 September 2026 - 23:47 WIB

GMNI Apresiasi Kebijakan PJJ Pemkot Bekasi, Ingatkan Pentingnya Pemerataan Akses Belajar Daring

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari RakyatBekasi.Com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x