Sambangi Inspektorat Kota Bekasi, Tim Monev Pertanyakan Pembayaran Honor November dan Desember 2024

- Jurnalis

Senin, 23 Desember 2024 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bekasi mendatangi Inspektorat Daerah Kota Bekasi untuk memperoleh kejelasan mengenai honor mereka yang belum dibayarkan, Senin (23/12/2024).

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bekasi mendatangi Inspektorat Daerah Kota Bekasi untuk memperoleh kejelasan mengenai honor mereka yang belum dibayarkan, Senin (23/12/2024).

Sejumlah perwakilan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bekasi mendatangi Inspektorat Daerah Kota Bekasi untuk memperoleh kejelasan mengenai honor mereka untuk bulan November dan Desember 2024 yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Menurut salah seorang anggota Tim Monev, Kiman, pihaknya merasa seperti dipingpong dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ke Inspektorat Daerah (Itko) dan kembali lagi ke DLH.

“Hasil audensi kita tadi dengan Itko, Itko bilang prinsipnya Itko bukan mempersulit, tergantung pada pengguna anggaran (DLH),” ujar Kiman usai beraudensi dengan Itko kepada rakyatbekasi.com, Senin (23/12/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap tahunnya, kata Kiman, Tim Monev dibayar selama 11 bulan dengan nominal sebesar Rp3,3 juta per bulan, dipotong pajak.

“Tahun 2024 ini baru dibayar 9 bulan, tinggal November dan Desember 2024 yang belum dibayar,” katanya.

Tim Monev sendiri beranggotakan sekitar 250 orang, terdiri dari 115 tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta sisanya dari unsur pemerintah.

“Tim Monev ini sudah berjalan sejak 2016, tidak pernah terjadi seperti ini. Kok pada tahun ini bisa sembilan bulan (honornya) belum dibayar, kita nggak tahu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kiman berharap agar Pj Wali Kota Bekasi dapat mendengar harapan pihaknya sehingga sisa honor tahun 2024 bisa segera dibayarkan.

“Langkah selanjutnya kita berharap mungkin ke PJ Wali Kota Bekasi agar bisa menemukan solusi untuk kami sehingga sisa honor kami selama dua bulan bisa dicairkan,” pungkasnya seraya berharap.

Langkah Tim Monev mendatangi Inspektorat Daerah ini dilakukan setelah mereka merasa tidak mendapatkan kejelasan dari DLH.

Selama ini, mereka telah menjalankan tugas mereka dengan baik dan berharap hak mereka dapat dipenuhi tepat waktu. Tim Monev dibentuk untuk memonitor berbagai kegiatan di TPST Bantargebang, termasuk persampahan, lingkungan, pendidikan, dan pembagian BLT pada masyarakat.

“Kami berharap keadilan bisa ditegakkan dan hak-hak kami sebagai anggota Tim Monev bisa terpenuhi. Setiap bulan, kami menerima honor sebesar Rp3,3 juta yang dipotong pajak, dan pembayaran dilakukan setiap tiga bulan,” tutup Kiman penuh harap.

Dengan adanya permasalahan ini, diharapkan pihak terkait dapat segera memberikan klarifikasi dan solusi agar honor Tim Monev dapat dibayarkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga mereka bisa menjalankan tugas mereka dengan lebih tenang dan fokus.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x