Terkait Wisata Air Kali Malang, Pengamat Lingkungan Hidup Kota Bekasi Bilang Begini

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjadi pemantik diskusi dalam Forum Group Discussion bertajuk

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjadi pemantik diskusi dalam Forum Group Discussion bertajuk "Penataan Kawasan Bantaran Sungai Kali Malang menjadi Objek Wisata" yang diselenggarakan oleh DPC GmnI Bekasi, Sabtu (14/06/2025).

Rencana pengembangan Wisata Air Kali Malang di Kota Bekasi menjadi salah satu agenda besar yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kota.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa proyek ini perlu perencanaan yang lebih matang dan terintegrasi untuk menghindari potensi masalah lingkungan serta kemacetan di masa depan.

Pengamat Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Benny Tunggul, menekankan perlunya pendekatan menyeluruh dalam pengembangan kawasan wisata air agar tetap ramah lingkungan dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika hanya berfokus pada wisata air tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan, risikonya adalah peningkatan populasi pengunjung yang tidak terkendali, sehingga bisa menyebabkan kemacetan dan penumpukan sampah,” ujar Benny usai menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) di Kali Malang, Kota Bekasi, Sabtu (14/06/2025).

Selain sebagai wisata air, kata dia, kawasan sekitar Universitas Islam 45 (UNISMA) dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ekowisata yang mendukung aktivitas masyarakat.

“Di sana bisa dikembangkan sebagai kawasan olahraga berbasis lingkungan, dengan adanya trek jogging, lintasan lari, dan taman kota,” tambah Benny.

Selain itu, integrasi aspek edukasi dan nilai sejarah juga penting untuk menjadikan Kali Malang lebih dari sekadar tempat rekreasi.

“Jangan sampai tempat ini hanya jadi lokasi kumpul-kumpul tanpa ada nilai edukatifnya. Sejak zaman Presiden Soekarno, daerah ini sudah memiliki nilai historis yang patut digali lebih dalam,” tegasnya.

Benny berharap bahwa pengembangan kawasan Kali Malang dapat menjadi ikon nasional yang memiliki daya tarik setara dengan Sungai Han di Korea Selatan, yang dikenal sebagai simbol wisata perkotaan.

“Saya membayangkan Kali Malang bisa berkembang seperti Han River di Korea Selatan, menjadi ruang publik yang mempercantik kota serta menarik wisatawan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, memastikan bahwa pengembangan wisata air Kali Malang sudah masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah.

“Pembangunan wisata air Kali Malang memang sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota Bekasi,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, pemerintah daerah fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya jembatan sebagai akses utama. Pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketersediaan anggaran.

“Kami di DBMSDA juga sedang menyiapkan perencanaan teknis lainnya untuk mendukung pengembangan kawasan wisata air ini ke depannya,” pungkasnya.

Masukan dari para pemerhati lingkungan dan ahli diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam menyempurnakan konsep pengembangan wisata Kali Malang. Dengan pendekatan yang tepat, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras
Wali Kota Bekasi Rombak Total Penataan PKL Alun-alun M. Hasibuan, Lapak Jadi Satu Jalur dan 150 Gerobak Diseragamkan
Wisata Air Kalimalang Kota Bekasi Capai 85 Persen, Dedi Mulyadi Dijadwalkan Gunting Pita 10 November 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:21 WIB

Pria Diduga Anggota BNPT Terjun dan Tenggelam di Kalimalang Bekasi, Tim SAR Sisir Arus Deras

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x