Surat Terbuka untuk Pj Wali Kota Bekasi soal ‘Siswa Siluman’ di PPDB Online 2024

- Jurnalis

Kamis, 25 Juli 2024 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surat Terbuka untuk Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Surat Terbuka untuk Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad.

Kepada Yth:
PJ Wali Kota Bekasi
Raden Gani Muhamad
di
Tempat

Hal: Adanya 'Siswa Siluman' dalam pelaksanaan PPDB Online Pada Sekolah Menengah Tingkat Pertama Tahun 2024

Salam Patriot!!!

Sebagai wujud Pasal 28 (f) UUD 1945 pertama-tama, perkenalkan saya,
Nama : Lamhot capah S.H.
Alamat : Mustika Jaya - Kota Bekasi
Dengan ini melaporkan serta mempertanyakan Peraturan Wali Kota Bekasi nomor 8 tahun 2024 tentang Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online Kota Bekasi 2024 sudah berakhir. Namun masih menyisakan sekelumit permasalahan. Adapun permasalahan-permasalahan yang saya temukan dalam proses panjang PPDB Online tersebut, khususnya pada tingkat SMP di antaranya:
  1. Bahwa pada Pasal 3 Peraturan walikota Bekasi Nomor 08 Tahun 2024 tentang PPDB Tentang Tata cara Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama bahwa PPDB dilakukan berdasarkan;
    • Objektif
    • Transparan; dan
    • Akuntabel
  2. Bahwa pada Pasal 36  tentang Daya tampung Rombongan Belajar Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 08 Tahun 2024 tentang PPDB Tentang Tata cara Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama,
    • Taman Kanak-Kanak Negeri 15 siswa;
    • Sekolah Dasar Negri 28 siswa;
    • Sekolah Menengah Pertama Negeri 32 siswa.
Faktanya di lapangan, di seluruh SMPN jumlah siswa perombongan belajar berjumlah 40 siswa (per kelas), artinya ada 8 'Siswa Siluman' yang tidak mempunyai landasan atau dasar hukum siswa diterima di sekolah tersebut.

Apakah ada revisi perwal 08 tahun 2024 seperti yang disebutkan pada pasal 36 ayat 2 dan ayat 3 terkait perubahan daya tampung yang ditetapkan Wali Kota?
  • Saya heran dengan sikap diam Bapak selaku Pj wali kota yang membuat Regulasi PPDB Dengan perwal 08 tahun 2024, seolah-olah “mengamini” tindakan Kepala Dinas Pendidikan maupun Sekdis Pendidikan selaku Ketua PPDB yang nyata-nyata menabrak atau mengangkangi regulasi yang bapak buat atau jangan-jangan ‘Siswa Siluman’ tersebut adalah titipan bapak?
  • Kalau pun ada revisi pasal 36 tersebut, kenapa hanya 8 siswa ditambah per kelas, dasarnya apa?
  • Proses Pendaftaran dan Seleksi masih jauh dari kata sempurna. Mengingat prosesnya tidak berjalan secara online. Dan dapat dikatakan seleksinya tidak realtime selection, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan publik terkait pelaksanaan PPDB yang tidak transparan dan Kejanggalan PPDB ini sudah viral dalam pemberitaan media sosial dan di kalangan warga Kota Bekasi.
Dengan terpaksa saya menyampaikan hal ini kepada bapak, agar sekiranya bersedia melakukan bersama  saya untuk inspeksi ke seluruh sekolah SMP Negeri yang ada di Kota Bekasi untuk membuktikan bahwasanya banyak 'Siswa Siluman' yang notabene ujug-ujug sudah masuk sekolah tanpa ikut proses pendaftaran PPDB Online.
Dan sekiranya berkenan, beberapa temuan kami akan kami sampaikan langsung ke Ketua Saber pungli Jabar.

Untuk respon positifnya, saya mengucapkan banyak terima kasih.

Lamhot Capah SH.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau
​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!
Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako
​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?
Wali Kota Bekasi Boyong Donasi Warga Rp2,1 Miliar Bangun RS Rumah Kasih di Manggarai Timur NTT
Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota
Terseret Arus Sejauh 2 Kilometer: Pria Diduga Anggota BNPT yang Lompat ke Kalimalang Bekasi Ditemukan Meninggal Dunia
Abai Tertibkan Prostitusi Panti Pijat ‘Be Glow’, 190 Personel Satpol PP Kota Bekasi Malah Touring ke Bogor
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Gebrakan Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi Rakit Perahu Elektrik hingga Lukisan Daur Ulang Bikin Mensos Gus Ipul Terpukau

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:04 WIB

​Tolak Usulan Wali Kota Bekasi Tutup Ponpes, Yusril Nager: Tindak Tegas Pelakunya, Bukan Lembaganya!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Kadin Kota Bekasi Jajaki Kerja Sama Bulog Karawang Demi Stabilkan Harga Sembako

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:53 WIB

​GMNI Semprot Disnaker Kota Bekasi: Ragu Tindak PT Bodong Penipuan Loker di Jalan Cut Mutia, Tunggu Korban Bertambah?

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Tajam Soal Agenda Jalan-Jalan ke Bogor, Kasatpol PP Kota Bekasi Klaim Pakai Uang Pribadi untuk Pembinaan Anggota

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x