Tiga Setengah Jam Diperiksa KPK, Hasto Masih Hirup Udara Bebas

- Jurnalis

Senin, 13 Januari 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto seusai pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (13/01/2025)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto seusai pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (13/01/2025)

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, masih menghirup udara bebas setelah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (13/01/2025) siang. Hasto tidak ditahan usai pemeriksaan tersebut.

Hasto diperiksa selama hampir empat jam. Ia masuk ruang pemeriksaan lantai 2 Gedung Merah Putih sekitar 10.00 WIB dan keluar pukul 13.26 WIB.

Saat keluar gedung, Hasto yang mengenakan jas hitam dengan kemeja putih di dalamnya, memilih bungkam ketika ditanya awak media, terutama soal materi pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih, terima kasih. Tanya penyidik,” ujar Hasto kepada awak media sembari menengadahkan kedua tangannya.

Sementara itu, kuasa hukum Hasto, Maqdir Ismail, menyatakan kliennya siap mengikuti pemeriksaan lanjutan jika diperlukan oleh tim penyidik.

Namun, ia enggan memberikan komentar lebih jauh terkait materi pemeriksaan.

“Selanjutnya, pemeriksaan yang akan datang tentu kami ikuti sesuai kebutuhan dari pihak penyidik,” ucap Maqdir.

Seusai pemeriksaan, suasana sempat memanas akibat desak-desakan antara awak media dan pendukung Hasto yang ingin mengerumuni Sekjen PDI Perjuangan tersebut.

Sebelumnya, kuasa hukum Hasto, A. Patra M. Zen, menyatakan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan hari ini sembari mempersiapkan langkah praperadilan.

“Saya kira kita tunggu saja itu. Tentu kita harapkan, seperti yang kita sampaikan, ini sudah ada permohonan praperadilan,” ujar Patra kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (13/01/2025).

Menurut Patra, dalam praperadilan nanti, hakim tunggal di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menentukan sah atau tidaknya penetapan Hasto sebagai tersangka oleh KPK.

“Praperadilan itu intinya apakah penetapan Pak Hasto sebagai tersangka itu sah atau tidak sah,” jelasnya.

Ketika hendak diperiksa, Hasto tidak menjawab saat ditanya apakah dirinya siap ditahan setelah pemeriksaan. Ia hanya merespons dengan mengangkat tangan.

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, sebelumnya menjelaskan keputusan untuk menahan Hasto akan bergantung pada kecukupan alat bukti yang dikumpulkan tim penyidik.

“Nanti lihat di hari Senin ya. Kita tunggu apakah sudah cukup, apa namanya kecukupan alat buktinya, dan lain-lainnya,” ujar Asep kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (10/01/2025).

Diketahui, Hasto merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024 serta perintangan penyidikan dalam kasus Harun Masiku.


Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Follow WhatsApp Channel rakyatbekasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis
Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang
Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri
Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri
Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas
Badai Skandal Migas Berlanjut, Kejagung Borong Pemeriksaan 4 ASN Pemkot Bekasi Hari Ini
KPK Hanya Berani Tangkap Koruptor Kelas Teri di Kasus BBPJN Sumut? Ini Faktanya!
Dugaan Korupsi KSO PT Migas Menggurita, Kejagung Periksa 3 ASN Pemkot Bekasi dan Petinggi Foster Oil
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

0 Comments

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Regulasi Wajib Halal 18 Oktober 2026 Ditunda, MUI Desak Evaluasi Total dan Minta Umat Islam Makin Kritis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Ketum DPP GMNI Desak Polisi Usut Tuntas Kekerasan dalam Aksi Damai Cipayung Plus Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Skandal Korupsi PT Migas Kota Bekasi: Kejagung Periksa Dua Sekwan DPRD dan Pejabat Kemendagri

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 01:15 WIB

Daftar Lengkap Rotasi Kapolda Terbaru 2026: Kapolri Suyudi Ario Seto Pimpin Sertijab Irwasum di Mabes Polri

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Jumat Keramat, Kejagung RI Periksa ASN Pemkot Bekasi ‘ARJ’ Terkait Dugaan Korupsi KSO PT Migas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Beyond Your Local News

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x